Latest Post

REALITANUSANTARA.COM

Padang – DPRD Provinsi Sumatera Barat resmi memulai pembahasan arah kebijakan anggaran daerah untuk tahun depan melalui rapat paripurna penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Agenda tersebut digelar di ruang sidang utama DPRD Sumbar, Senin (6/7/2026), sebagai tahapan awal penyusunan APBD Tahun 2027.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, didampingi Wakil Ketua DPRD Evi Yandri dan Nanda Satria. Hadir dalam kesempatan itu Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Sekretaris DPRD Maifrizon, Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Darul Idris, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Sumbar Muhidi menegaskan bahwa penyusunan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 merupakan langkah strategis untuk memastikan arah pembangunan daerah tetap selaras dengan kebijakan pembangunan nasional.

Menurutnya, dokumen tersebut disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025–2029, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, serta memperhatikan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Kerangka Ekonomi Makro serta Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2027 yang ditetapkan pemerintah pusat.

Muhidi menjelaskan, sinkronisasi antara program pembangunan daerah dan nasional menjadi semakin penting di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah. Kondisi tersebut diperberat dengan tingginya kebutuhan anggaran untuk penanganan dampak bencana di Sumatera Barat yang diperkirakan mencapai sekitar Rp33 triliun.

Ia menilai, kemampuan APBD provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota tidak akan mampu menanggung seluruh kebutuhan pembiayaan tersebut tanpa dukungan pemerintah pusat.

"Karena itu, penyelarasan arah kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan dengan prioritas nasional menjadi langkah strategis agar dukungan anggaran dari pemerintah pusat dapat dioptimalkan," ujar Muhidi.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menjelaskan bahwa penyampaian Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 merupakan amanat peraturan perundang-undangan, sebagaimana diatur dalam Pasal 89 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Mahyeldi mengatakan, dokumen KUA-PPAS Tahun 2027 menjadi penjabaran tahun kedua pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 4 Tahun 2025 tentang RPJMD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025–2029.

Selain itu, dokumen tersebut juga disusun selaras dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025–2045 yang telah mengakomodasi kebijakan nasional Asta Cita sebagai arah pembangunan jangka panjang sekaligus mendukung visi dan misi kepala daerah.

"Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 yang kami sampaikan hari ini merupakan penjabaran tahun kedua RPJMD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025–2029 dan selaras dengan arah pembangunan jangka panjang daerah, sekaligus mengakomodasi kebijakan Asta Cita serta program dan kegiatan yang mendukung visi dan misi kepala daerah," kata Mahyeldi.

Ia menambahkan, sesuai ketentuan yang berlaku, kepala daerah wajib menyampaikan rancangan KUA dan PPAS kepada DPRD paling lambat pada minggu kedua Juli. Selanjutnya, dokumen tersebut akan dibahas bersama DPRD untuk memperoleh kesepakatan paling lambat pada minggu kedua Agustus sebelum menjadi dasar penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027.

Pembahasan KUA-PPAS ini menjadi tahapan penting dalam menentukan arah kebijakan fiskal daerah, prioritas pembangunan, serta alokasi anggaran untuk berbagai sektor strategis di Sumatera Barat pada tahun 2027.

Melalui pembahasan tersebut, DPRD dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat diharapkan dapat menyusun kebijakan anggaran yang lebih efektif, adaptif terhadap tantangan pembangunan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk percepatan pemulihan pascabencana, peningkatan infrastruktur, penguatan pelayanan publik, pengembangan ekonomi daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang terus memperkuat kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu proses produksi dan distribusi air bersih. Komitmen tersebut ditegaskan dalam upacara bendera yang diikuti seluruh karyawan di halaman kantor Perumda Air Minum Kota Padang, Senin (8/6/2026).

Upacara dipimpin oleh Direktur Umum Perumda Air Minum Kota Padang, Afrizal Kuning, selaku pembina upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Teknik Andri Satria, jajaran manajemen, para kepala bagian, serta seluruh karyawan dari berbagai unit kerja.

Dalam amanatnya, Afrizal Kuning menegaskan bahwa perubahan cuaca yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir menjadi tantangan serius bagi perusahaan penyedia layanan air bersih. Curah hujan yang tinggi maupun kondisi cuaca yang tidak menentu dapat memengaruhi kualitas air baku, proses pengolahan, hingga kelancaran distribusi air kepada pelanggan.

Karena itu, ia meminta seluruh unit kerja meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi, dan memastikan seluruh sistem operasional berjalan optimal agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.

"Seluruh unit kerja harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan operasional yang dipengaruhi perubahan cuaca," tegas Afrizal.

Selain kesiapan operasional, Afrizal juga menekankan pentingnya komunikasi yang cepat, terbuka, dan akurat kepada masyarakat. Menurutnya, penyampaian informasi yang benar terkait kondisi pelayanan merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan pelanggan.

Ia menginstruksikan seluruh karyawan agar aktif memberikan informasi yang valid mengenai gangguan pelayanan, jadwal perbaikan, maupun perkembangan penanganan di lapangan sehingga masyarakat memperoleh kepastian informasi.

"Seluruh karyawan harus menyampaikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat terkait pelayanan air bersih agar komunikasi dengan pelanggan berjalan dengan baik," ujarnya.

Afrizal juga mengajak seluruh insan Perumda Air Minum Kota Padang untuk terus menjaga semangat kerja, meningkatkan disiplin, memperkuat kolaborasi antarbidang, serta menghadirkan berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Menurutnya, pelayanan prima hanya dapat terwujud apabila seluruh karyawan memiliki komitmen yang sama untuk bekerja secara profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

"Terus jaga semangat kerja, tingkatkan kinerja, dan hadirkan inovasi yang mampu mendorong kemajuan perusahaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan," tambahnya.

Usai pelaksanaan upacara, suasana berubah menjadi haru ketika manajemen Perumda Air Minum Kota Padang menggelar acara pelepasan sejumlah karyawan yang memasuki masa purnabakti. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian para pegawai yang selama bertahun-tahun telah berkontribusi dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Padang.

Manajemen Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para karyawan purnabakti atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas.

Menurut manajemen, kontribusi para pegawai tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Perumda Air Minum Kota Padang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga keberlanjutan penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Melalui penguatan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, peningkatan kualitas komunikasi dengan pelanggan, serta penghargaan terhadap sumber daya manusia yang telah mengabdi, Perumda Air Minum Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan air bersih yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kota Padang.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Padang Pariaman – Kabar membanggakan datang dari Nagari Limau Puruik, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman. Perpustakaan Nagari Limpur Jaya berhasil meraih Juara I Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2026, sekaligus memperoleh hak untuk mewakili Kabupaten Padang Pariaman pada ajang lomba perpustakaan tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Prestasi tersebut disambut penuh rasa syukur oleh Pemerintah Nagari Limau Puruik. Keberhasilan ini dinilai sebagai buah dari kerja keras, kebersamaan, dan kolaborasi seluruh unsur masyarakat dalam membangun budaya literasi di nagari.

Wali Nagari Limau Puruik menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil yang sangat membanggakan dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan serta budaya membaca di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, ini merupakan keberkahan dari Allah SWT dan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Nagari Limau Puruik. Prestasi ini bukan hanya milik pemerintah nagari, tetapi milik seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan, masukan, kritik, dan semangat kepada kami,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan Perpustakaan Limpur Jaya tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang selama ini turut berkontribusi dalam pengembangan perpustakaan dan peningkatan literasi masyarakat.

Pemerintah Nagari Limau Puruik menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman dari Fraksi Partai Golkar, , yang dinilai konsisten berkolaborasi dengan pemerintah nagari melalui berbagai masukan dan dukungan demi kemajuan Nagari Limau Puruik.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Camat V Koto Timur Budi Sahputra, ST. MT yang selama ini terus memberikan arahan, pendampingan, serta motivasi kepada pemerintah nagari dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

Selain itu, penghargaan diberikan kepada seluruh unsur nagari, mulai dari BAMUS, Kerapatan Adat Nagari (KAN), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), TP-PKK, Karang Taruna, perangkat nagari, sekretaris nagari, para kepala seksi, kepala urusan, staf pemerintahan, hingga para wali korong yang telah bekerja sama dan bahu-membahu memberikan yang terbaik bagi kemajuan nagari.

Perhatian khusus juga diberikan kepada pengelola Perpustakaan Limpur Jaya beserta seluruh tim yang telah bekerja tanpa mengenal lelah dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan penilaian lomba hingga akhirnya berhasil meraih prestasi tertinggi di tingkat kabupaten.

“Keberhasilan ini merupakan hasil dedikasi dan kerja keras tim pengelola perpustakaan yang telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan sangat baik. Mereka menjadi garda terdepan dalam membangun budaya literasi di Nagari Limau Puruik,” tambahnya.

Pemerintah nagari juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh masyarakat yang telah mendukung pengembangan perpustakaan melalui sumbangan buku, di antaranya Herman Harun dan Syamsuardi War. Kontribusi tersebut dinilai sangat membantu dalam menambah koleksi bacaan dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan bagi masyarakat.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman,  Agusriadi, S.Pdi memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Perpustakaan Limpur Jaya meraih juara pertama tingkat kabupaten.

Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap literasi di Nagari Limau Puruik telah membuahkan hasil yang nyata.

“Prestasi ini patut diapresiasi karena lahir dari kerja sama seluruh unsur nagari. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas perpustakaan dan budaya literasi masyarakat. Kami optimistis Nagari Limau Puruik mampu memberikan hasil terbaik saat mewakili Kabupaten Padang Pariaman di tingkat Provinsi Sumatera Barat,” ujar Agusriadi.

Meski berhasil meraih juara tingkat kabupaten, Pemerintah Nagari Limau Puruik menegaskan bahwa perjuangan belum berakhir. Saat ini fokus utama adalah mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat Provinsi Sumatera Barat yang akan datang.

Pemerintah nagari berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar Perpustakaan Limpur Jaya mampu kembali menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Padang Pariaman di tingkat provinsi.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Nagari Limau Puruik. Semoga dengan kebersamaan, kekompakan, dan semangat yang terus terjaga, kita dapat meraih hasil terbaik pada lomba tingkat Provinsi Sumatera Barat nanti,” tutupnya

Editor : Ayu



REALITANUSANTARA.COM

Padang – Kepemimpinan Kepolisian Daerah Sumatera Barat memasuki babak baru. Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy resmi mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polda Sumbar tersebut diharapkan mampu semakin memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Ranah Minang.

Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum penting untuk melanjutkan berbagai program strategis yang telah berjalan sekaligus memperkuat transformasi Polri yang Presisi melalui pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya.

Dengan pengalaman panjang di institusi Kepolisian, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy diharapkan mampu membawa Polda Sumatera Barat semakin responsif dalam menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang. Mulai dari penegakan hukum yang berkeadilan, penguatan keamanan lalu lintas, pemberantasan tindak kriminal, hingga peningkatan pelayanan publik yang cepat dan humanis menjadi fokus yang terus dikedepankan.

Selain menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kepemimpinan baru ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta menjaga kerukunan masyarakat di tengah keberagaman budaya Sumatera Barat.

Masyarakat Sumatera Barat pun menaruh harapan besar agar Polda Sumbar di bawah kepemimpinan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy dapat terus menghadirkan rasa aman, meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri, serta memberikan pelayanan yang semakin prima kepada masyarakat.

Dengan semangat pengabdian, profesionalisme, dan pendekatan yang humanis, Polda Sumatera Barat diharapkan semakin kokoh sebagai institusi yang hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat demi terwujudnya Sumatera Barat yang aman, tertib, damai, dan sejahtera.


Editor : (RF)

REALITANUSANTARA.COM

Katingan, Kalimantan Tengah – Aparat penegak hukum berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai bandar narkotika dan disebut terkait dengan kasus tewasnya tiga anggota kepolisian saat menjalankan tugas di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam pengungkapan kasus yang sebelumnya menyita perhatian publik. Selama beberapa waktu, terduga pelaku dikabarkan menjadi buronan sebelum akhirnya berhasil dilacak dan diamankan oleh aparat dalam operasi yang berlangsung di sebuah permukiman.

Berdasarkan informasi yang beredar, proses penangkapan berlangsung dengan pengamanan ketat. Setelah diamankan, terduga pelaku langsung dibawa petugas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap secara terang keterlibatannya dalam perkara tersebut.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh proses hukum akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penyidik juga masih terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan maupun rangkaian peristiwa yang menyebabkan gugurnya tiga anggota polisi tersebut.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat karena melibatkan gugurnya personel kepolisian saat menjalankan tugas. Aparat berkomitmen menuntaskan penyidikan hingga seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum.

Masyarakat diimbau untuk menunggu informasi resmi dari kepolisian dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, mengingat proses penyidikan masih terus berlangsung.

Editor :(RF). 

Sumber informasi: post AKBP rovanrichardmahenu




REALITANUSANTARA.COM

Padang – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga lewat aksi nyata yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat meresmikan satu unit rumah hasil program bedah rumah bagi warga yang membutuhkan, Jumat (3/7/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, di kediaman penerima bantuan, Ibu Iche Trisnawati. Momen tersebut berlangsung penuh kehangatan dan rasa syukur, disaksikan jajaran pejabat Polda Sumbar serta masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya program sosial tersebut. Menurutnya, bedah rumah ini merupakan bentuk kepedulian Polri yang tidak hanya berfokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Alhamdulillah, hari ini kita dapat bersama-sama meresmikan rumah Ibu Iche Trisnawati. Semoga rumah ini menjadi tempat tinggal yang nyaman, aman, serta membawa keberkahan bagi beliau dan keluarga," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat harus mampu memberikan solusi dan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menjelaskan bahwa program bedah rumah merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Program tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian Polri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak.

"Melalui program ini, Polda Sumbar ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membantu meningkatkan kualitas hidup warga yang membutuhkan," ujarnya.

Program bedah rumah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi pengingat bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan harapan dan kebahagiaan bagi masyarakat.

REALITANUSANTARA.COM

Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri kegiatan Reuni Perak 25 Tahun Alumni SMU Negeri 2 Padang Angkatan 2001 (Smundoe 01 Padang) yang digelar di Pangeran Beach Hotel, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para alumni untuk kembali bersilaturahmi, mengenang masa-masa sekolah, sekaligus memperkuat kontribusi bagi pembangunan Kota Padang.

Dalam sambutannya, Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan alumni yang telah menyukseskan penyelenggaraan reuni. Menurutnya, reuni bukan sekadar ajang melepas rindu dengan teman seangkatan, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan yang telah terjalin sejak masa sekolah.

Ia berharap kebersamaan yang terbangun melalui reuni ini dapat terus dipelihara dan menjadi energi positif untuk melahirkan berbagai gagasan serta kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Fadly juga mengajak seluruh alumni untuk menjadikan momentum reuni sebagai bentuk penghormatan kepada para guru yang telah berjasa mendidik dan membentuk karakter para siswa hingga berhasil meniti karier di berbagai bidang.

"Reuni seperti ini bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menghargai jasa para guru yang telah memberikan ilmu, bimbingan, dan nilai-nilai kehidupan kepada kita semua," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Fadly Amran turut memaparkan arah pembangunan Kota Padang melalui visi pemerintahannya. Ia menjelaskan bahwa kalimat pertama dari visi Kota Padang adalah menggerakkan segala potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota pintar (smart city) dan kota sehat.

Menurutnya, visi tersebut hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk para alumni sekolah yang kini telah berkiprah di berbagai daerah dan profesi.

"Semangat membangun Kota Padang harus menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk alumni Smundoe yang memiliki potensi besar untuk ikut memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah," katanya.

Fadly juga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada para alumni yang datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk menghadiri reuni tersebut. Kehadiran mereka dinilai menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan serta kecintaan terhadap almamater dan Kota Padang.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah hadir dari berbagai daerah di Indonesia. Kami menyadari bahwa peran alumni sangat berarti bagi Pemerintah Kota Padang dalam mendukung pembangunan di Kota Padang," tutur Fadly.

Reuni Perak Smundoe 01 Padang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Berbagai rangkaian kegiatan digelar untuk mempererat hubungan antaralumni, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Padang di masa mendatang.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Padang — Pemerintah Kota Padang resmi meluncurkan Program Padang Mandiri Benih Padi sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong kemandirian benih melalui pemberdayaan penangkar lokal. Program ini menjadi salah satu bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Melayani yang difokuskan pada peningkatan sektor pertanian berkelanjutan.

Peluncuran program tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran di areal persawahan Kelompok Tani Desa Baru, Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini turut dirangkai dengan penyerahan bantuan benih padi bersertifikat kepada sejumlah kelompok tani sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas produksi pertanian.

Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran vital sebagai salah satu penopang utama ketahanan pangan Kota Padang. Menurutnya, keberadaan benih unggul yang berkualitas menjadi faktor kunci dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.

“Ketahanan pangan dimulai dari ketersediaan benih yang berkualitas. Karena itu, melalui Program Padang Mandiri Benih Padi, kita ingin memastikan petani memiliki akses terhadap benih unggul yang mampu meningkatkan hasil panen secara optimal,” ujar Fadly.

Ia menjelaskan, Kota Padang memiliki luas baku sawah mencapai 4.358 hektare yang tersebar di sejumlah kecamatan. Potensi besar ini perlu didukung dengan ketersediaan benih padi yang memadai agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat dari waktu ke waktu.

Selain memastikan ketersediaan benih, program ini juga bertujuan untuk menciptakan kemandirian benih di tingkat lokal. Pemerintah Kota Padang mendorong lahirnya lebih banyak penangkar benih lokal yang mampu memproduksi benih padi berkualitas sesuai kebutuhan petani setempat.

Dengan adanya penangkar lokal, rantai distribusi benih diharapkan menjadi lebih efisien, harga lebih terjangkau, dan petani tidak lagi terlalu bergantung pada pasokan dari luar daerah. Hal ini juga diyakini akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat yang bergerak di sektor pertanian.

Program Padang Mandiri Benih Padi juga diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian, mulai dari perubahan iklim, peningkatan biaya produksi, hingga kebutuhan akan varietas padi yang adaptif terhadap kondisi lahan di Kota Padang.

Fadly menambahkan, pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi petani melalui berbagai program pendukung lainnya, seperti pelatihan, pendampingan teknis, serta bantuan sarana dan prasarana pertanian.

“Kita ingin pertanian di Kota Padang semakin maju, modern, dan mandiri. Jika petani kuat, maka ketahanan pangan daerah juga akan semakin kokoh,” tambahnya.

Peluncuran program ini mendapat sambutan positif dari para petani dan kelompok tani yang hadir. Mereka berharap program tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan hasil produksi padi serta kesejahteraan petani di Kota Padang.

Melalui Program Padang Mandiri Benih Padi, Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung pembangunan ekonomi masyarakat berbasis agrikultur.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Jakarta — Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang melakukan langkah strategis dalam memperkuat upaya menjaga harmoni sosial dan toleransi antarumat beragama melalui kunjungan koordinasi dan konsultasi ke pemerintah pusat, Rabu (1/7/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, bersama jajaran FKUB Kota Padang. Agenda utama rombongan adalah melakukan koordinasi dengan Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama Republik Indonesia guna membahas berbagai strategi penguatan kerukunan dan pencegahan potensi konflik sosial berbasis keberagaman.

Dalam pertemuan itu, berbagai isu strategis terkait kehidupan beragama di daerah menjadi pembahasan utama, termasuk penguatan dialog lintas agama, peningkatan peran tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan bahwa menjaga kerukunan umat beragama merupakan fondasi penting dalam menciptakan stabilitas sosial yang berkelanjutan di Kota Padang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan pemerintah pusat menjadi kunci utama dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

“Kerukunan umat beragama adalah modal besar bagi pembangunan daerah. Kota Padang terus berkomitmen menciptakan ruang hidup yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun budaya,” ujarnya.

Selain melakukan koordinasi dengan PKUB Kemenag RI, pada hari yang sama rombongan Pemko Padang dan FKUB juga melanjutkan agenda konsultasi ke Direktorat Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Kunjungan ke Kemendagri ini bertujuan memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas sosial, ketahanan masyarakat, serta mengantisipasi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula berbagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan sosial di daerah, termasuk penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan peran kelembagaan FKUB, serta optimalisasi deteksi dini terhadap potensi gangguan sosial yang dapat mengancam kerukunan masyarakat.

Maigus Nasir menambahkan, kunjungan ini merupakan bagian dari program kerja berkelanjutan Pemko Padang bersama FKUB dalam membangun sistem penguatan toleransi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan dinamika sosial masyarakat.

Ia berharap, hasil koordinasi dan konsultasi dengan pemerintah pusat ini dapat menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan dan program yang lebih efektif untuk menjaga serta meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama di Kota Padang.

“Melalui koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat, kami berharap dapat memperkuat langkah-langkah strategis dalam menciptakan kehidupan masyarakat Kota Padang yang semakin rukun, harmonis, dan penuh toleransi,” tutupnya.

Kunjungan ini menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kota Padang bersama FKUB untuk terus menjaga kondusivitas daerah melalui penguatan nilai-nilai toleransi, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - PT Hayati Pratama Mandiri, Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sumatera Barat, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 dengan menggelar rangkaian kegiatan yang sarat makna, mulai dari syukuran, penghargaan bagi karyawan senior, aksi sosial, hingga berbagai kompetisi olahraga. Perayaan ini menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk memperkuat nilai kebersamaan, loyalitas, serta kepedulian sosial yang telah menjadi bagian dari budaya kerja Hayati selama puluhan tahun.

Puncak peringatan HUT ke-56 berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan di Ruang Serbaguna Hayati, Rabu (1/7/2026). Acara tersebut dihadiri Komisaris PT Hayati Pratama Mandiri Hendry Ali, Chief Operating Officer PT Hayati Pratama Mandiri Hendri Faezal, jajaran manajemen, serta para tamu undangan dari berbagai perusahaan pembiayaan (finance company) yang selama ini menjadi mitra strategis perusahaan.

Momentum perayaan tahun ini tidak hanya menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang perusahaan, tetapi juga bentuk rasa syukur atas pertumbuhan dan kontribusi Hayati dalam mendukung mobilitas masyarakat Sumatera Barat selama lebih dari lima dekade.

Dalam peringatan HUT kali ini, salah satu agenda yang paling menyentuh adalah pemberian apresiasi kepada para karyawan yang telah mengabdikan diri selama lebih dari dua dekade. Sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas dan dedikasi mereka, perusahaan secara resmi melepas 15 orang karyawan untuk menunaikan ibadah umrah.

Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru. Para karyawan yang mendapatkan penghargaan tersebut merupakan insan Hayati yang telah bekerja lebih dari 20 tahun dan dinilai telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan perusahaan hingga berada pada posisi saat ini.

Program pemberangkatan umrah ini menjadi simbol komitmen PT Hayati Pratama Mandiri dalam menghargai pengabdian karyawan. Manajemen menilai bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga dari bagaimana perusahaan menghormati dan memberikan apresiasi kepada sumber daya manusia yang menjadi fondasi utama perusahaan.

Selain syukuran dan penghargaan kepada karyawan senior, HUT ke-56 Hayati juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh keluarga besar perusahaan. Tahun ini, manajemen menyiapkan tujuh agenda utama sebagai bagian dari rangkaian perayaan.

Kegiatan tersebut meliputi aksi donor darah, kegiatan sosial berupa pembagian 350 paket sembako kepada masyarakat sekitar lingkungan kantor, turnamen mini soccer, pertandingan badminton, lomba domino, kompetisi e-Football, serta permainan tradisional congklak yang mempertemukan karyawan Main Dealer dengan dealer-dealer Hayati di berbagai wilayah.

Khusus kegiatan sosial berupa donor darah dan pembagian paket sembako dijadwalkan berlangsung pada Kamis (2/7/2026). Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar sekaligus memperkuat semangat berbagi dalam momentum ulang tahun perusahaan.

Sementara itu, berbagai kegiatan olahraga dan kompetisi internal dirancang untuk mempererat hubungan antarkaryawan serta membangun budaya kerja yang sehat dan produktif. Melalui kompetisi ini, perusahaan ingin menumbuhkan semangat sportivitas, kerja sama tim, kolaborasi, dan rasa memiliki yang semakin kuat terhadap perusahaan.

Komisaris PT Hayati Pratama Mandiri Hendry Ali mengatakan, usia ke-56 merupakan perjalanan panjang yang penuh tantangan sekaligus pencapaian yang patut disyukuri. Menurutnya, keberhasilan perusahaan hingga saat ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh karyawan, dukungan para mitra bisnis, serta kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh dari waktu ke waktu.

“Hari ulang tahun ke-56 ini bukan sekadar perayaan bertambahnya usia perusahaan, tetapi menjadi momentum untuk mensyukuri setiap perjalanan yang telah kita lalui bersama. Keberhasilan Hayati selama ini lahir dari kerja keras, loyalitas, dan kebersamaan seluruh insan Hayati serta dukungan para mitra yang selalu berjalan bersama kami,” ujar Hendry Ali.

Ia menambahkan, pemberangkatan umrah bagi karyawan senior merupakan bentuk penghargaan tertinggi perusahaan atas dedikasi yang telah diberikan selama puluhan tahun.

“Pada tahun ini kami ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan yang telah mengabdikan dirinya selama lebih dari 20 tahun melalui pemberangkatan umrah. Ini merupakan bentuk terima kasih perusahaan atas dedikasi yang telah diberikan,” katanya.

Hendry juga menegaskan bahwa kegiatan sosial dan olahraga yang digelar sepanjang bulan Juli mencerminkan semangat kebersamaan yang terus dibangun oleh perusahaan.

“Berbagai kegiatan olahraga, donor darah, hingga pembagian sembako menjadi cerminan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang terus kami bangun. Semoga di usia ke-56 ini Hayati semakin maju, semakin dipercaya masyarakat, serta terus memberikan manfaat bagi pelanggan, karyawan, mitra bisnis, dan masyarakat luas,” tuturnya.

Melalui perayaan HUT ke-56 ini, PT Hayati Pratama Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh dan berinovasi di tengah dinamika industri otomotif yang semakin kompetitif. Dengan fondasi kebersamaan, loyalitas, dan kepedulian sosial yang kuat, Hayati optimistis mampu terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi pelanggan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Memasuki usia ke-56, Hayati berharap dapat terus menjadi perusahaan yang adaptif terhadap perubahan, mampu menjawab kebutuhan pelanggan, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi dan sosial di Sumatera Barat.

Editor : Ayu

 

REALITANUSANTARA.COM

Padang – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai lingkungan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat saat keluarga besar Ditlantas memberikan kejutan ulang tahun kepada Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., yang berulang tahun pada 2 Juli 2026.

Momen sederhana namun penuh makna tersebut diawali dengan pemberian kue ulang tahun oleh perwakilan Bhayangkari dan personel Ditlantas. Kejutan itu disambut dengan senyum haru dari AKBP Yudho Huntoro yang tidak menyangka akan mendapat ucapan dan doa dari seluruh keluarga besar Ditlantas Polda Sumbar.

Dalam kesempatan tersebut, para personel turut menyampaikan doa agar AKBP Yudho Huntoro senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, keselamatan, serta kemudahan dalam mengemban amanah sebagai Wadirlantas Polda Sumbar. Kebersamaan itu menjadi simbol kuatnya solidaritas dan rasa kekeluargaan di lingkungan Ditlantas.

AKBP Yudho Huntoro mengucapkan terima kasih atas perhatian dan doa yang diberikan. Menurutnya, kejutan tersebut menjadi motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa, dan negara.

"Terima kasih kepada seluruh keluarga besar Ditlantas Polda Sumbar atas doa dan perhatian yang diberikan. Semoga kebersamaan dan kekompakan ini terus terjaga sehingga kita dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, pemotongan kue ulang tahun, serta sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Ditlantas Polda Sumbar.

Perayaan sederhana tersebut menjadi bukti bahwa semangat kekompakan, rasa saling menghargai, dan kepedulian antaranggota merupakan bagian penting dalam membangun organisasi yang solid. Diharapkan, semangat tersebut terus menjadi energi positif dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas, demi mewujudkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, dan presisi bagi masyarakat Sumatera Barat.


Editor : (RF) 

REALITANUSANTARA.COM

Padang – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggelar Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Kapolda Sumbar, Wakapolda Sumbar, Gubernur Sumatera Barat, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Chairul Akbar, Ketua LKAAM Sumatera Barat, unsur Forkopimda, para pejabat utama Polda Sumbar, pimpinan instansi vertikal, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum memperkuat komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mempererat sinergi dengan seluruh elemen bangsa.

Rangkaian kegiatan syukuran diisi dengan doa bersama, penyerahan piagam penghargaan dari Kapolda Sumbar kepada sejumlah tokoh dan mitra strategis yang dinilai berkontribusi dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, serta ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Chairul Akbar turut hadir mendampingi Kapolda Sumbar bersama jajaran pejabat utama Polda Sumbar. Kehadirannya mencerminkan komitmen Direktorat Lalu Lintas dalam mendukung program-program Polri yang berorientasi pada pelayanan publik, peningkatan keselamatan berlalu lintas, serta penguatan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Kapolda Sumbar dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar peringatan hari jadi institusi, melainkan momentum untuk melakukan refleksi dan memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.

"Polri tidak dapat bekerja sendiri. Sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, dan seluruh lapisan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga keamanan serta menciptakan Sumatera Barat yang aman, damai, dan kondusif," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat memberikan apresiasi atas dedikasi Polda Sumbar yang selama ini terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di Ranah Minang.

Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumbar bersama seluruh jajaran, termasuk Ditlantas Polda Sumbar, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang profesional, humanis, dan Presisi, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semangat kebersamaan yang terjalin dalam syukuran ini menjadi simbol kuat bahwa keamanan dan kemajuan Sumatera Barat hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Reporter/editor: (RF)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.