Latest Post

REALITANUSANTARA.COM

Padang – Layanan distribusi air bersih di Kota Padang mengalami gangguan akibat kebocoran pada pipa transmisi air baku berdiameter 400 milimeter (DN 400 GI) di kawasan Lubuk Paraku. Insiden tersebut menyebabkan suplai air ke sejumlah wilayah di Kota Padang menurun sejak beberapa jam terakhir.

Sejumlah pelanggan di wilayah terdampak mengaku kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, mulai dari memasak, mandi, hingga mencuci.

Adapun wilayah yang terdampak gangguan distribusi meliputi Parak Karakah, Anduring, Pola Mas, Andalas, Lubuk Lintah, Karang Ganting, Parak Laweh, Banuaran, Stasiun Syahrir, Jondul Rawang, Kampung Jua, serta kawasan sekitarnya.

Perumda Air Minum Kota Padang memastikan, tim teknis saat ini tengah bekerja maksimal di lapangan untuk menangani kebocoran dan mempercepat pemulihan layanan.

“Petugas sudah diturunkan ke lokasi dengan peralatan pendukung. Kami berupaya agar perbaikan bisa selesai secepat mungkin sehingga distribusi air kembali normal,” ujar juru bicara Perumda Air Minum Kota Padang, Selasa (…/…).

Meski bersifat sementara, pihak Perumda mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air selama proses perbaikan berlangsung. Pelanggan juga diminta tetap memantau informasi resmi dari Perumda terkait perkembangan pekerjaan serta estimasi waktu normalisasi.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Terima kasih atas kesabaran dan pengertian seluruh masyarakat,” tambahnya.

Perumda Air Minum Kota Padang juga menegaskan bahwa pemeliharaan jaringan dan perbaikan infrastruktur akan terus dilakukan secara bertahap, terutama pada pipa-pipa yang sudah berusia tua dan rawan mengalami kebocoran.

Selain itu, masyarakat diimbau menyiapkan stok air cadangan untuk mengantisipasi gangguan layanan, khususnya di wilayah yang selama ini rentan mengalami penurunan tekanan akibat faktor teknis maupun perawatan jaringan.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG PARIAMAN — Di tengah geliat pembangunan wilayah perkotaan, masih ada warga yang hidup dalam kondisi jauh dari kata layak. Salah satunya adalah Maryunis, warga Dusun Sampan, Desa Punggung Lading, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, yang harus bertahan di rumah berdinding seng karat dan terpal, serta berlantaikan tanah yang berubah menjadi becek setiap kali hujan turun.

Kondisi rumah yang sangat memprihatinkan itu terungkap saat Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Endarmy, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Jumat (6/2). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang sebelumnya disampaikan Maryunis saat kegiatan reses.

Dalam pertemuan reses tersebut, Maryunis menyampaikan keluh kesahnya dengan suara terbata-bata dan disertai tangis. Keterbatasan ekonomi membuatnya tidak mampu memperbaiki tempat tinggal yang sudah lama tidak memenuhi standar rumah layak huni. Mendengar langsung cerita itu, Endarmy merasa perlu memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Saat reses, yang bersangkutan menyampaikan kondisinya dengan keterbatasan kata-kata dan air mata. Setelah saya lihat langsung, kondisinya memang sangat memprihatinkan. Saya tidak menyangka, di wilayah yang tergolong perkotaan masih ada rumah dengan kondisi seperti ini,” ujar Endarmy, Minggu (8/2).

Sebagai Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumbar, Endarmy menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan bantuan melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tingkat provinsi. Ia menyatakan telah meminta pihak keluarga dan pemerintah desa untuk segera melengkapi persyaratan administrasi, seperti dokumen kepemilikan atau status lahan serta identitas kependudukan, agar proses pengusulan dapat berjalan sesuai ketentuan.

Tidak hanya untuk Maryunis, Endarmy juga mengungkapkan bahwa saat ini ia tengah memperjuangkan sedikitnya 20 unit rumah di daerah pemilihannya agar dapat memperoleh bantuan bedah rumah dari pemerintah provinsi.

Sementara itu, anak Maryunis, Fadil, menjelaskan bahwa selama ini kedua orang tuanya menggantungkan hidup dari berladang. Namun, musibah banjir yang kerap melanda kawasan tersebut telah merusak lahan garapan dan menyebabkan rumah mereka sering terendam air. Kondisi itu memaksa orang tuanya untuk sementara waktu mengungsi dan tinggal di rumah kontrakan.

“Rumah ini dibangun seadanya karena keterbatasan biaya. Selama ini belum pernah ada bantuan yang masuk,” ungkap Fadil.

Dukungan juga datang dari pemerintah desa. Kepala Desa Punggung Lading, Aulia Mardhi Arif, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengawal seluruh proses administrasi hingga bantuan dapat direalisasikan. Ia memastikan bahwa status tanah rumah Maryunis tidak dalam sengketa.

“Surat keterangan tanah yang tidak bersengketa sudah kami serahkan langsung kepada Ibu Endarmy sebagai salah satu syarat pengusulan bantuan,” jelas Aulia.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, wakil rakyat, dan pemerintah desa, diharapkan bantuan bedah rumah dapat segera terealisasi sehingga Maryunis dan keluarganya bisa tinggal di rumah yang aman, sehat, dan layak huni.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Rombongan Deputi Bidang Geoekonomi Dewan Pertahanan Nasional (DPN) meninjau SD 49 Batang Kabung yang saat ini menempati lokasi sementara di Pustu Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (10/2/2026) pagi. Kunjungan itu untuk melihat langsung kondisi sekolah akibat banjir pada akhir November 2025 lalu. 

Asisten III Setdako Padang, Corri Saidan menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan DPN di tengah kondisi pemulihan pascabencana banjir-longsor yang melanda Kota Padang sejak November 2025 hingga awal Januari 2026. 

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran semuanya dari Kedeputian Bidang Geoekonomi Dewan Ketahanan Nasional yang telah berkunjung dan melihat langsung kondisi anak-anak kami di SD 49 Batang Kabung,” ujar Corri yang pada kesempatan itu mewakil wali kota. 

Corri mengungkapkan, bencana tersebut menimbulkan dampak besar bagi Kota Padang. Sebanyak 852 rumah terdampak dan 11 korban jiwa meninggal dunia, serta dua orang masih dinyatakan hilang. Kecamatan Koto Tangah menjadi salah satu wilayah dengan dampak terparah. 

“Di SD 49 Batang Kabung ini, tanah dan bangunan sekolah hilang akibat bencana, dengan total kerugian sekitar Rp4,5 miliar. Pemerintah Kota Padang telah mengajukan proposal rehabilitasi dan rekonstruksi ke pemerintah pusat,” jelasnya. 

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Deputi Geoekonomi DPN menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah, bingkisan, serta hadiah bagi siswa-siswi SD 49 Batang Kabung sebagai bentuk empati dan dukungan pascabencana. 

Sementara itu, perwakilan Deputi Bidang Geoekonomi DPN, Didik Kurniawan, menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi lapangan dan menjadi bahan masukan bagi pemerintah pusat. 

“Apa yang kami lihat hari ini akan kami sampaikan kepada pimpinan di Jakarta. Kami yakin, dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, pemulihan wilayah terdampak di Sumatera Barat dapat segera dilakukan,” katanya. 

Pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dalam percepatan pemulihan pendidikan dan infrastruktur pascabencana di Kota Padang. Nampak hadir dalam kunjungan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kota Padang, Yopi Krislova, unsur kecamatan dan kelurahan.(Viqi / Charlie)

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Puluhan guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seluruh SMP se-Kota Padang dapat bekal ilmu. Mereka diajarkan menjadi animator dan gamer. 

"Subsektor animasi sebagai bagian dari ekonomi kreatif yang menjanjikan," ungkap Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Padang, Rina Melati saat membuka kegiatan Pelatihan Pengenalan dan Pembuatan Game di Gedung Youth Center, Selasa (10/2/2026). 

Pelatihan ini diikuti oleh 70 orang guru TIK SMP dengan tujuan membekali tenaga pendidik agar mampu menularkan ilmu teknologi digital, khususnya animasi dan game development, kepada siswa di sekolah. Langkah ini sejalan dengan ambisi Kota Padang untuk mencetak bibit unggul kreatif yang mampu bersaing di kancah internasional.

​"Banyak anak-anak kita yang hanya dianggap bermain game, padahal mereka bisa menghasilkan 'cuan' atau nilai ekonomi dari sana. Kami ingin Youth Center ini menjadi sentral aktivitas kreatif mereka. Melalui guru-guru yang hadir hari ini, kita berharap lahir cikal bakal animator hebat dari SMP di Padang yang karyanya tidak hanya diakui lokal, tapi hingga internasional," ujar Rina Melati mewakili wali kota. 

Rina juga menambahkan bahwa ke depan, karya animasi siswa diharapkan dapat mendukung promosi kuliner Padang yang sedang dipersiapkan menjadi bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) sebagai Kota Gastronomi pada tahun 2027.

Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemko Padang dengan Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP).

Wakil Direktur I Sekolah Vokasi UNP, Bambang Heryadi, mengungkapkan bahwa potensi talenta digital di Sumatera Barat sangat besar. Disebutkannya, prestasi Teaching Factory Animasi (TEFA) UNP cukup banyak. Seperti terlibat dalam proyek besar animasi 'Upin-Ipin', 'BoBoBoy', hingga pembuatan game global berlatar budaya Minangkabau.

​"Produk kita sudah go internasional. Kami siap berkolaborasi menjadikan Youth Center sebagai pusat pengembangan animasi. Guru-guru adalah ujung tombak untuk mengarahkan minat anak-anak yang kini sudah sangat akrab dengan teknologi," ungkapnya. 

Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang, James Hellyward turut memberikan motivasi kepada para guru untuk tetap memiliki semangat muda dalam mengadopsi kreativitas dan inovasi digital. James menekankan bahwa aset visual dan desain digital adalah kunci masa depan ekonomi kreatif di Kota Padang melalui program "Saluak Padang".

Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru tidak hanya menguasai perangkat lunak, tetapi juga mampu mengintegrasikan kearifan lokal seperti sejarah kuliner dan budaya ke dalam media digital yang menarik bagi generasi muda.(Defrianto / Charlie)

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus menggaungkan semangat Smart Surau sebagai fondasi utama pembangunan karakter generasi muda sekaligus instrumen ketahanan sosial masyarakat. 

Hal tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir dalam acara Silaturahmi dan Tabligh Akbar "Tahrib Ramadhan" yang digelar di Masjid Nurul Iman, Kota Padang, Selasa (10/2/2026).

Maigus Nasir menyampaikan bahwa filosofi Smart Surau harus menjadi penggerak utama dalam memulihkan semangat negeri pasca-tantangan bencana yang melanda di akhir tahun lalu. 

Inti dari implementasi Smart Surau difokuskan pada gerakan Subuh Mubarakah. Pemko Padang menginstruksikan seluruh kepala sekolah, majelis guru, dan orang tua untuk mengawal anak-anak agar konsisten memakmurkan masjid sejak dini.

"Keimanan sebuah negeri dapat dilihat dari jamaah Subuhnya. Jika anak-anak sudah terbiasa bangun pagi untuk shalat ke masjid, maka akan lahir generasi yang hebat, kuat, dan mampu membawa keberkahan bagi negeri ini," ujar Maigus Nasir.

Menyambut bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari, konsep Smart Surau akan dipertajam melalui program pendidikan 3T (Tafsir, Tahfidz, dan Tafis) yang diwajibkan bagi siswa tingkat SMP. Program ini menekankan pada:

Tahfidz adalah penguatan hafalan Al-Qur'an, selanjutnya tafsir dan tafis berupa endalaman makna ayat, pemahaman urutan surat, hingga konteks Al-Qur'an secara cerdas.

Program ini diharapkan dapat mencetak generasi yang tidak hanya sekadar menghafal, tetapi juga mencintai dan memahami isi Al-Qur'an secara mendalam melalui pembinaan di surau-surau dan sekolah.

Pemko Padang juga menetapkan target ambisius untuk ajang MTQ Sumatera Barat tahun 2027. Melalui penguatan pembinaan di tingkat kecamatan, pemko berkomitmen menggunakan 100 persen kafilah murni dari putra-putri asli daerah.

"Kita sudah bersepakat, pada MTQ 2027 tidak ada lagi qori dari luar daerah. Kita siapkan anak-anak kita sendiri. Potensi mereka luar biasa, kemarin di Quran Cerdas kita melihat anak-anak mampu menghafal 1 hingga 3 juz dengan pemahaman ayat yang sangat baik," tambahnya.

Sebagai langkah konkret, koordinasi intensif akan dilakukan mulai Sabtu mendatang dengan melibatkan LPTQ serta seluruh jajaran Camat dan Sekcam selaku penanggung jawab MTQ di tingkat kecamatan. 

Selain itu, kolaborasi dengan RRI Padang untuk program Tadarus Al-Qur'an selama 30 malam penuh akan menjadi bagian dari upaya menyemarakkan syiar Islam di ruang publik.

Dengan revitalisasi semangat Smart Surau, Maigus Nasir optimis masa depan kota akan lebih religius, berakhlak, dan memiliki ketangguhan dalam menghadapi berbagai dinamika di masa depan. (Taufik)

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Pemerintah Kota Padang memastikan ketersediaan pangan di kota itu aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kepastian itu disampaikan saat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (10/2/2026). 

“Ketersediaan dan pasokan bahan pangan menjelang bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Padang, jadi jangan panik,”ungkap Asisten II Setdako Padang, Didi Aryadi saat di depan seluruh tim TPID. 

Diakui Didi, hingga saat ini tidak terjadi kelangkaan dan kenaikan bahan pangan pokok yang signifikan. Seperti beras, cabai, bawang merah, minyak goreng, gula, maupun komoditi lainnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi menerangkan, berdasarkan neraca pangan pokok strategis pada 9 Februari 2026, sepuluh komoditi dalam status aman. Keberadaan bahan pangan pokok seperti beras, cabai rawit, cabai besar, bawang putih, bawang merah, daging sapi, daging ayam, telur ayam, gula pasir, serta minyak goreng dipastikan aman hingga beberapa pekan ke depan. 

“Seperti beras, perkiraan ketersediaannya mencapai 34.183 ton, sementara perkiraan kebutuhannya 7.649 ton, ketahanan stok beras ini bisa sampai 99 hari ke depan,” ungkap Alfiadi. 

Meski begitu, Alfiadi mengakui bahwa di bulan Februari ini memang sempat terjadi kenaikan harga pada cabai besar. Harga cabai besar pada pekan pertama Februari menyentuh level Rp46 ribu perkilogram. Sedangkan di akhir Januari lalu hanya berkisar antara Rp25 ribu hingga Rp35 ribu sekilonya. 

“Merangkak naiknya harga cabai besar karena kurangnya pasokan dari daerah penghasil, serta semakin dekatnya bulan suci Ramadan yang biasanya terjadi peningkatan permintaan masyarakat untuk stok bahan makanan, sehingga memicu kenaikan harga,” terang Alfiadi. 

Memastikan pemenuhan kebutuhan pangan di Kota Padang agar tetap terus aman hingga setelah Idul Fitri 1447 H, Pemko Padang memiliki langkah strategis. Rencana aksi yang akan dilakukan yakni melaksanakan penguatan cadangan pangan pemerintah (CPM), di mana tahun 2026 ini pengadaan CPPD Kota Padang sebesar 30 ton. 

Selain itu, Pemko Padang juga akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam mengurangi gejolak harga komoditas pangan. Pemantauan harga harian dan intervensi secara cepat ketika terjadi lonjakan harga tidak wajar, juga akan dilakukan nantinya. 

Pemko Padang dipastikan akan melaksanakan pemantauan dan pengawasan secara kontinyu terhadap ketersediaan dan pasokan pangan di pasar-pasar dan distributor pangan. Pemantauan dan pengawasan itu dilakukan sekali seminggu. 

“Tidak itu saja. Kita juga melakukan kerjasama dengan daerah penghasil bahan pangan untuk kelancaran ketersediaan dan pasokan pangan,” ungkap Kepala Dinas Perikanan dan Pangan itu.

Rapat High Level Meeting TPID itu diikuti sejumlah BUMN dan instansi lainnya. Di antaranya seperti perwakilan dari Bank Indonesia, Bulog, BPS Kota Padang, MUI, Perumda AM Kota Padang, OPD terkait di Pemko Padang serta Pemprov Sumbar.(Charlie)

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Wali Kota Padang, Fadly Amran, mendukung penguatan pendidikan berorientasi global melalui program pertukaran pelajar yang dijalankan Yayasan Anak dan Remaja Indonesia (YARI) bersama Uimaharju School, Finlandia.

Dukungan itu disampaikan Fadly Amran saat menerima audiensi rombongan YARI dan delegasi Uimaharju School Finlandia di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (6/2/2026).

Pertemuan ini membahas kerja sama pendidikan internasional melalui program pertukaran pelajar, sekaligus pengenalan budaya antarnegara seperti adat istiadat, kesenian, pariwisata, hingga pakaian tradisional sebagai bagian dari pembelajaran lintas budaya bagi para siswa.

Hadir di kesempatan itu Ketua YARI, Yusticia Katar, delegasi Uimaharju School Finlandia yang dipimpin Mr. Ahlholm Urpo Tapio, serta para kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua dari kedua lembaga pendidikan.

Fadly Amran mengapresiasi konsistensi YARI dalam menghadirkan program pendidikan bertaraf internasional. Menurutnya, kolaborasi global menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan dan dinamika dunia modern.

“Program pertukaran pelajar seperti ini sangat penting karena memberikan kesempatan bagi siswa kita untuk mengenal sistem pendidikan negara maju seperti Finlandia, sehingga bisa memperluas wawasan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fadly Amran menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Padang berkomitmen mendukung pengembangan kerja sama pendidikan internasional yang sejalan dengan Program Unggulan Padang Juara, khususnya melalui pemberian beasiswa luar negeri bagi lulusan SMA/SMK berprestasi.

“Program ini telah terjalin melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Guangdong dan CUCAS Indonesia di Tiongkok, serta Sampoerna Foundation bersama Arizona State University di Amerika Serikat melalui skema double degree,” tambah Fadly Amran. 

Ketua YARI Yusticia Katar, mengungkapkan bahwa kerja sama pertukaran pelajar telah berlangsung sejak 2013 melalui kemitraan dengan sekolah di Finlandia dan Jerman yang dilaksanakan secara bergantian setiap tahun. 

Program tersebut jelasnya, memberikan pengalaman akademik sekaligus pembelajaran budaya bagi siswa, serta membuka peluang melanjutkan pendidikan menengah di Jerman hingga ke perguruan tinggi tanpa tes.

“Saat ini delegasi Finlandia tengah menjalani program kunjungan pendidikan di Indonesia selama dua minggu. Sementara pada Agustus mendatang, giliran siswa YARI yang akan mengikuti program pembelajaran dan pertukaran budaya di Finlandia selama kurang lebih satu bulan,” jelasnya.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG PARIAMAN – Memberikan bukti nyata, bukan sekadar janji, terus menjadi komitmen Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Endarmy, dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Komitmen tersebut kembali dibuktikan melalui realisasi cepat atas aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, khususnya di Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.

Usai melaksanakan kegiatan reses di Desa Pungguang Ladiang, Kota Pariaman, pada Rabu (4/2), Endarmy langsung menindaklanjuti salah satu permintaan utama masyarakat, yakni kebutuhan lampu penerangan jalan umum (PJU). Hanya berselang satu hari setelah reses, tepatnya pada Jumat (6/2), bantuan lampu jalan tersebut langsung direalisasikan di lokasi.

Endarmy menjelaskan bahwa pemasangan lampu jalan tersebut sangat penting mengingat dalam waktu dekat umat Muslim akan memasuki bulan suci Ramadan. Menurutnya, penerangan jalan menjadi faktor utama dalam menunjang kenyamanan dan keamanan masyarakat saat menjalankan ibadah, terutama pada malam hari.

“Sebentar lagi kita memasuki bulan Ramadan. Kami tidak ingin masyarakat kesulitan saat hendak beribadah ke masjid atau musala akibat minimnya penerangan jalan. Oleh karena itu, hari ini kami turun langsung untuk merealisasikan permintaan warga yang disampaikan saat reses,” ujar Endarmy saat diwawancarai, Minggu (8/2).

Bantuan lampu penerangan jalan tersebut sepenuhnya bersumber dari dana pribadi Endarmy yang dialokasikan dari tunjangan reses, serta mendapat dukungan dari Anggota DPRD Kota Pariaman, Taufik. Endarmy menegaskan bahwa penggunaan tunjangan reses untuk membantu kebutuhan masyarakat telah menjadi komitmen pribadinya dan rutin dilakukan setiap tahun.

Bagi politisi Partai NasDem ini, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat harus mampu memberikan solusi nyata atas persoalan yang dihadapi warga. Ia mengaku merasa bahagia ketika aspirasi masyarakat dapat diwujudkan secara langsung dan memberikan manfaat nyata.

“Bagi saya, kebahagiaan sebagai anggota dewan adalah ketika bisa melihat masyarakat tersenyum karena harapan mereka terpenuhi,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak tujuh unit lampu penerangan jalan dipasang di sejumlah titik strategis di Desa Pungguang Ladiang. Endarmy juga turun langsung ke lapangan untuk memantau proses pemasangan lampu, didampingi oleh Kepala Desa Pungguang Ladiang, Aulia Mardhi Arif.

“Alhamdulillah, setelah reses pada 5 Februari lalu, hari ini kami bisa menepati janji kepada masyarakat. Total ada tujuh lampu jalan yang dipasang. Semoga keberadaan lampu ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan, khususnya menjelang Ramadan,” kata Endarmy.

Sementara itu, Kepala Desa Pungguang Ladiang, Aulia Mardhi Arif, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respons cepat yang dilakukan Endarmy. Ia menyebutkan bahwa kebutuhan penerangan jalan di wilayahnya sangat mendesak, mengingat Desa Pungguang Ladiang berada di wilayah perbatasan Kota Pariaman yang masih memiliki banyak titik minim penerangan.

“Walaupun masuk wilayah Kota Pariaman, desa kami berada di perbatasan kota, sehingga masih banyak ruas jalan yang gelap. Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Endarmy yang telah melakukan aksi nyata dengan langsung merealisasikan aspirasi masyarakat pasca-reses,” ujarnya.

Arif berharap, melalui peran dan perjuangannya di lembaga legislatif, Endarmy dapat terus menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan komitmennya untuk menggerakkan Kelompok Wanita Tani (KWT) sesuai dengan kebutuhan riil yang mereka hadapi di lapangan. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas, pendapatan keluarga, serta memperkuat ketahanan pangan rumah tangga.

Komitmen itu disampaikan Muhidi saat menggelar kegiatan reses bersama sekitar 100 orang anggota dari 13 Kelompok Wanita Tani se-Kecamatan Pauh, yang berlangsung di Rumah Tengah Sawah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (8/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Muhidi menyampaikan keyakinannya bahwa keterlibatan perempuan dalam aktivitas ekonomi melalui wadah KWT akan memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga.

Muhidi menjelaskan, pemberdayaan KWT tidak dapat dilakukan dengan pola yang sama untuk semua kelompok. Menurutnya, setiap kelompok memiliki kebutuhan yang berbeda-beda sesuai dengan potensi dan usaha yang dijalankan.

“Kami memang menggerakkan kelompok-kelompok tani sesuai dengan kebutuhan mereka di lapangan. Ada yang fokus ternak ayam, ada yang ternak kambing, ada yang mengembangkan kolam ikan, dan ada pula yang bergerak pada keterampilan-keterampilan usaha lainnya,” kata Muhidi.

Muhidi juga mengingatkan para anggota KWT agar mengusulkan program dan bantuan yang benar-benar dibutuhkan serta dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Ia menekankan pentingnya program yang tidak hanya selesai pada tahap bantuan, tetapi mampu berkembang dan berkelanjutan.

Selain mendorong penguatan usaha KWT, Muhidi juga menyatakan komitmennya untuk menghadirkan pelatihan-pelatihan keterampilan agar kelompok dapat meningkatkan kapasitas produksi, manajemen usaha, hingga pemasaran, sehingga mereka dapat menjadi lebih mandiri.

Ia menilai, tantangan ekonomi ke depan semakin berat dan kompetitif. Karena itu, masyarakat harus menyiapkan diri melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta menjaga integritas dalam berusaha.

“Tantangan ke depan semakin berat. Kalau masyarakat tidak menyiapkan pengetahuan, skill, dan kejujuran dalam berusaha, maka mereka akan tertinggal,” ujarnya.

Kegiatan reses tersebut merupakan bagian dari Reses Masa Persidangan Kedua Tahun 2025/2026 yang berlangsung selama delapan hari, mulai 2 hingga 9 Februari 2026. Dalam masa reses itu, seluruh anggota DPRD Provinsi Sumbar melaksanakan reses secara perseorangan di daerah pemilihan masing-masing guna menjemput aspirasi masyarakat secara langsung.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Lima Puluh Kota - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irsyad Safar, melaksanakan kegiatan reses perseorangan pada Minggu (8/2/2026) di Cafe Jingga, Jorong Subaladung, Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Kegiatan tersebut menjadi wadah masyarakat menyampaikan aspirasi langsung kepada wakil rakyat, terutama terkait kebutuhan di sektor pertanian, infrastruktur, kebencanaan, hingga pengembangan pariwisata nagari.

Reses itu dihadiri sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Wali Nagari Sungai Kamuyang, perangkat nagari, Kepala Jorong Subaladung, perwakilan Gapoktan, kelompok tani, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), tokoh masyarakat, pemuda-pemudi, serta warga setempat.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban, perwakilan Kelompok Tani Tunas Harapan mengajukan permohonan bantuan berupa bibit itik dan handtraktor.

Permintaan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung pengembangan peternakan masyarakat, khususnya di wilayah Sungai Kamuyang.

Selain sektor pertanian, warga juga menyampaikan usulan perbaikan jalan lingkungan dari Simpang Tigo menuju Kubu Jawi.

Jalan tersebut dinilai sudah lama membutuhkan peningkatan karena menjadi akses utama masyarakat untuk aktivitas ekonomi, mobilitas warga, serta jalur pengangkutan hasil pertanian.

Aspirasi lainnya mencakup permintaan mesin pencacah kompos untuk mendukung pengelolaan limbah organik pertanian, sekaligus mendorong pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk.

Masyarakat juga mengusulkan adanya pelatihan relawan Tim Reaksi Cepat (TRC), terutama dalam bidang penanggulangan bencana serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Di sektor pariwisata, warga mengusulkan pemasangan jalur penerangan di kawasan wisata sungai yang ada di nagari tersebut.

Selain itu, masyarakat juga meminta pelatihan bagi Pokdarwis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan destinasi, promosi wisata, serta pelayanan terhadap pengunjung.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Irsyad Safar menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan dicatat dan diperjuangkan sesuai kewenangan serta mekanisme yang berlaku di tingkat provinsi.

“Reses ini menjadi wadah penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan sangat konkret dan menyentuh kebutuhan dasar, mulai dari pertanian, infrastruktur, hingga pengembangan pariwisata serta kesiapsiagaan bencana,” ujar Irsyad.

Ia juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat Nagari Sungai Kamuyang agar dapat ditindaklanjuti melalui program pemerintah daerah maupun kebijakan di tingkat provinsi.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Arosuka - Pemerintah Kabupaten Solok menerima kunjungan tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rangka pelaksanaan survei serta pendataan kerusakan fasilitas umum, khususnya rumah ibadah dan fasilitas kesehatan, Jumat (06/02/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Wakil Bupati Kabupaten Solok.

Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi sekaligus memperbarui data kerusakan pascabencana yang tercatat dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Kepala Bapelitbang  Nafri, menjelaskan bahwa sebagian data sebelumnya belum terakomodasi secara lengkap dan kini tengah dilakukan penyesuaian.

“Data yang digunakan bersumber dari dokumen R3P. Namun, terdapat beberapa lokasi yang sebelumnya belum masuk ke dalam dokumen tersebut dan saat ini sedang kami lengkapi serta sesuaikan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, mewakili Bupati Solok, Wabup H. Candra, S.H.I, turut melakukan koordinasi langsung melalui sambungan telepon dengan Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Al Jihad. Ia menyampaikan apresiasi atas komitmen tim kementerian yang telah turun langsung melakukan survei lapangan.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama tim Kementerian PUPR. Kami siap melengkapi segala kebutuhan data serta mendampingi proses survei di lapangan agar berjalan lancar dan cepat,” ujar Wabup Candra.

Sementara itu, Al Jihad menyampaikan bahwa berdasarkan pengalaman dari data R3P sebelumnya, sejumlah lokasi tidak lagi dapat ditemukan di lapangan karena minimnya informasi detail, termasuk alamat dan petunjuk arah.

“Kami berharap pembaruan data kali ini dilengkapi informasi yang lebih akurat, sehingga memudahkan tim dalam menemukan titik lokasi dan memastikan kondisi riil di lapangan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Candra menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melengkapi dokumen pendukung, termasuk dokumentasi foto dan video kerusakan akibat banjir. Ia juga akan menginstruksikan Camat dan Wali Nagari agar mendampingi tim survei selama proses pendataan.

“Kami ingin memastikan seluruh data valid dan sesuai kondisi sebenarnya. Tidak boleh ada data fiktif. Semua harus berdasarkan fakta lapangan,” tegasnya.

Perwakilan Kementerian PUPR, Jheru, menambahkan bahwa sebagian data lama belum dilengkapi titik koordinat, sehingga menyulitkan proses pencarian lokasi. Ia mencontohkan ada 1 Masjid Baiturrahman alamatnya itu di Paninggahan, Danau Kembar. Ini mungkin perlu adanya perubahan data, sehingga alamat yang dituju benar-benar alamat tempat Masjid itu sebenarnya.

Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Solok, tim survei akan dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing menuju kawasan Danau Kembar dan Singkarak untuk mempercepat proses pendataan.

Pertemuan yang dihadiri Wakil Bupati Solok bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok  Effia Vivi Fortuna ini juga membahas strategi tindak lanjut percepatan rehabilitasi. Pemerintah Kabupaten Solok berharap sinergi dengan Kementerian PUPR ini dapat segera menghadirkan perbaikan fasilitas umum demi meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan bagi masyarakat.

Wabup Candra juga mengimbau pengurus masjid dan pengelola fasilitas umum agar aktif mendampingi tim survei, sehingga setiap informasi yang dibutuhkan dapat disampaikan secara lengkap dan akurat.

Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah, proses pemulihan infrastruktur di Kabupaten Solok diharapkan dapat terlaksana secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Universitas Andalas (UNAND) terus memperkuat peran kehumasan sebagai fungsi strategis institusi melalui Workshop Kehumasan bertema “Transformasi Kehumasan UNAND: dari Informasi ke Reputasi”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 7–8 Februari 2026, di Convention Hall Kampus Limau Manis, Padang.

Workshop tersebut diinisiasi oleh Kantor Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik UNAND sebagai langkah meningkatkan kapasitas sumber daya kehumasan sekaligus menyatukan strategi komunikasi di seluruh lini universitas, mulai dari tingkat universitas, fakultas, pascasarjana, rumah sakit, hingga unit kerja.

Sekretaris Universitas UNAND, Dr. Aidinil Zetra, menegaskan bahwa fungsi kehumasan di perguruan tinggi saat ini tidak lagi sekadar menyampaikan informasi. Di tengah era keterbukaan publik, dinamika isu, serta persaingan global, humas dituntut menjadi bagian penting dalam membangun dan menjaga reputasi institusi secara terukur dan berkelanjutan.

“Humas harus menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan strategis. Tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mampu membaca isu, mengelola persepsi publik, serta memastikan komunikasi institusi selaras dengan visi dan tujuan UNAND,” ujar Aidinil dalam pengantarnya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor I UNAND, Prof. Syukri Arief, menilai penguatan humas harus ditempatkan sebagai fungsi manajerial strategis yang bekerja secara terpadu, baik dalam komunikasi internal maupun eksternal.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi institusi, menjadikan media sosial dan electronic public relations (e-PR) sebagai kanal utama sekaligus menghadirkan tantangan baru terkait transparansi, akuntabilitas, dan reputasi.

“Tekanan kompetisi dan tuntutan publik menuntut humas yang profesional, adaptif, dan mampu mengelola komunikasi internal maupun eksternal secara terpadu,” kata Syukri.

Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional di bidang komunikasi strategis. Salah satunya Emilia Bassar, Direktur Komunikasi PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sekaligus pendiri Center for Public Relations, Outreach, and Communication (CPROCOM).

Dalam paparannya, Emilia menekankan pentingnya perencanaan komunikasi yang berangkat dari tujuan akhir institusi serta disertai indikator pengukuran kinerja yang jelas.

Ia menyoroti perlunya strategi komunikasi yang disusun berdasarkan riset, pemetaan pemangku kepentingan, serta penetapan tujuan komunikasi yang terukur melalui pendekatan SMARTER.

“Humas harus mampu menjawab dampak apa yang ingin dicapai organisasi dan bagaimana komunikasi berkontribusi secara nyata terhadap pencapaian tujuan tersebut,” ujarnya.

Narasumber lainnya, Takhta Pandu Padmanagara, Founder Commpac InboundID Network, membahas pentingnya pengelolaan komunikasi digital, relasi media, serta pemanfaatan konten kreatif dan storytelling untuk meningkatkan keterlibatan publik di ruang digital.

Ia menilai, di era informasi cepat, institusi perlu menyampaikan pesan secara konsisten, relevan, dan menarik, agar kepercayaan publik dapat dibangun secara berkelanjutan.

Workshop ini diikuti oleh pimpinan universitas, para dekan, wakil dekan, direktur, serta pengelola humas, protokol, dan layanan informasi publik di lingkungan UNAND. Melalui kegiatan ini, peserta diajak menyelaraskan tujuan organisasi dengan aktivitas komunikasi, serta memahami bahwa reputasi institusi merupakan aset strategis jangka panjang.

Melalui workshop tersebut, UNAND menegaskan komitmennya untuk memperkuat kehumasan sebagai fungsi manajerial yang profesional, terukur, dan berorientasi pada penguatan reputasi institusi, baik di tingkat nasional maupun global.

Editor : Ayu

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.