Latest Post

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026 yang sebelumnya dijadwalkan dimulai pada Senin, 8 Juni 2026, resmi ditunda oleh Polresta Padang menyusul adanya arahan dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia. Penundaan tersebut berlaku secara nasional dan hingga kini belum ditetapkan jadwal pelaksanaan terbaru.

Sebelumnya, Operasi Patuh Singgalang 2026 direncanakan berlangsung selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026, dengan sasaran utama meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah hukum Kota Padang.

Kepala Satuan Lalu Lintas Satuan Lalu Lintas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dan kebijakan lanjutan dari Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia terkait waktu pelaksanaan operasi tersebut.

Menurutnya, keputusan penundaan bukan hanya berlaku di Kota Padang, melainkan diterapkan secara serentak di seluruh jajaran kepolisian daerah di Indonesia. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa masyarakat tetap harus mematuhi aturan lalu lintas demi menjaga keselamatan bersama.

“Walaupun Operasi Patuh Singgalang belum dilaksanakan, kami tetap mengimbau masyarakat agar selalu tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya harus menjadi kebutuhan dan kesadaran pribadi, bukan semata-mata karena adanya razia atau penindakan petugas,” ujar AKP Riwal, Selasa (9/6/2026).

Polresta Padang juga kembali mengingatkan para pengendara agar selalu menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara sesuai ketentuan. Pengendara sepeda motor diwajibkan memakai helm berstandar nasional, tidak melawan arus, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Selain fokus pada penegakan hukum, kepolisian juga terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, terutama kalangan pelajar dan pengendara usia muda yang dinilai masih mendominasi angka pelanggaran di jalan raya.

Berdasarkan data penindakan yang dihimpun Satlantas Polresta Padang sepanjang tahun 2026, jumlah pelanggaran lalu lintas di Kota Padang masih tergolong tinggi. Setiap bulan tercatat sekitar 1.100 hingga 1.150 kasus pelanggaran lalu lintas.

Dari total pelanggaran tersebut, sekitar 90 persen dilakukan oleh pengendara kendaraan roda dua. Jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan antara lain tidak menggunakan helm, melanggar marka jalan, melawan arus, hingga penggunaan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan masyarakat.

Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi jajaran kepolisian dalam upaya menciptakan budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di Kota Padang. Kepolisian berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara dapat terus meningkat meskipun pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026 masih menunggu jadwal resmi dari Mabes Polri.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, secara resmi melepas Pawai Katam Al-Qur’an Perdana TPQ TQA Masjid Al Huda yang digelar di Kelurahan Jati I, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan religius tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat. Ratusan santri peserta khatam Al-Qur’an tampak mengenakan busana muslim dan muslimah sambil mengikuti arak-arakan yang melintasi sejumlah ruas jalan di kawasan Padang Timur. Kehadiran masyarakat yang memadati sepanjang jalur pawai menambah semarak suasana sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme warga terhadap syiar keagamaan tersebut.

Dalam sambutannya, Muhidi menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Al Huda, para guru mengaji, orang tua santri, serta seluruh pihak yang selama ini konsisten membina pendidikan Al-Qur’an bagi generasi muda. Menurutnya, keberhasilan anak-anak menamatkan bacaan Al-Qur’an merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama dalam membangun pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam.

Ia menegaskan bahwa kegiatan Katam Al-Qur’an bukan hanya seremoni tahunan, melainkan momentum penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berilmu, serta memiliki karakter Qurani di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.

“TPQ dan TQA memiliki peran strategis dalam memperkuat pondasi pendidikan agama bagi anak-anak. Dari lembaga inilah lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral dan akhlak yang baik,” ujar Muhidi.

Muhidi juga menyoroti pentingnya memperkuat pendidikan agama sejak usia dini sebagai benteng menghadapi tantangan sosial dan perkembangan teknologi saat ini. Ia menilai keberadaan TPQ dan TQA menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta budaya religius masyarakat Sumatera Barat.

Selain pelepasan pawai, kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama, penampilan santri, serta prosesi penghormatan kepada peserta khatam Al-Qur’an. Suasana haru dan bangga terlihat dari para orang tua yang turut mendampingi anak-anak mereka selama kegiatan berlangsung.

Muhidi berharap kegiatan Katam Al-Qur’an dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin masyarakat. Menurutnya, syiar Islam melalui pendidikan Al-Qur’an harus terus diperkuat guna melahirkan generasi muda yang cerdas, beriman, berkarakter, serta mampu membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa.

“Kita berharap lahir generasi Qurani yang mampu menjadi kebanggaan keluarga, masyarakat, dan daerah, sekaligus menjadi penerus pembangunan Sumatera Barat yang berlandaskan nilai-nilai agama,” tutupnya.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat melalui kegiatan pengurasan mulut kanal yang dilakukan secara rutin pada sistem pengolahan air baku. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya pemeliharaan infrastruktur pengolahan air guna memastikan distribusi air kepada pelanggan tetap berjalan optimal, aman, dan memenuhi standar kesehatan.

Kegiatan pengurasan tersebut difokuskan pada pembersihan endapan lumpur, pasir, hingga sampah yang menumpuk di area mulut kanal sebagai jalur utama masuknya air baku dari sumber sungai menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA). Jika tidak dilakukan secara berkala, penumpukan material tersebut berpotensi menghambat aliran air baku dan memengaruhi efektivitas proses pengolahan air bersih.

Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Padang, Andri Satria, menjelaskan bahwa pengurasan mulut kanal merupakan pekerjaan teknis rutin yang memiliki peranan vital dalam menjaga stabilitas sistem pengolahan air.

Menurutnya, kelancaran aliran air baku menuju instalasi pengolahan menjadi faktor utama dalam menjaga kontinuitas produksi air bersih bagi masyarakat. Oleh sebab itu, pihaknya terus melakukan pengawasan dan pemeliharaan terhadap titik-titik yang berpotensi mengalami sedimentasi tinggi.

“Pengurasan ini penting untuk menjaga kelancaran aliran air baku menuju instalasi pengolahan. Jika terjadi penumpukan endapan, maka dapat menghambat proses pengolahan air,” ujar Andri Satria.

Ia menambahkan, kondisi air baku yang terlalu keruh akibat tingginya kandungan lumpur dan material lainnya dapat memengaruhi efektivitas tahapan pengolahan, mulai dari proses koagulasi, flokulasi, hingga filtrasi. Dengan kanal yang bersih, proses penjernihan air dapat berlangsung lebih maksimal dan penggunaan bahan kimia pengolahan air juga menjadi lebih efisien.

Selain mendukung efisiensi operasional, pengurasan mulut kanal juga menjadi langkah preventif dalam mencegah terjadinya kontaminasi ulang pada air yang diproduksi. Kebersihan saluran air baku dinilai sangat penting untuk memastikan kualitas air tetap terjaga, tidak berbau, tidak keruh, serta memenuhi standar kualitas air minum yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengurasan dilakukan oleh tim teknis Perumda Air Minum Padang dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja dan keberlangsungan distribusi air kepada pelanggan. Perusahaan juga memastikan bahwa proses pemeliharaan tersebut tidak mengganggu pelayanan secara signifikan kepada masyarakat.

Didampingi Kasubag Humas dan Protokoler Perumda Air Minum Padang, Adhie Zein, Andri menegaskan bahwa pemeliharaan berkala akan terus dilakukan sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan publik di sektor air bersih.

Perumda Air Minum Padang menilai keberadaan infrastruktur pengolahan air yang terawat menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan air minum daerah. Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sistem pengolahan maupun distribusi air guna menjawab kebutuhan masyarakat Kota Padang yang terus berkembang.

Melalui langkah pemeliharaan rutin seperti pengurasan mulut kanal ini, Perumda Air Minum Padang berharap pelayanan air bersih kepada pelanggan dapat tetap stabil, berkualitas, dan berkelanjutan di tengah meningkatnya kebutuhan air bersih masyarakat perkotaan.

Editor: Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat melalui perbaikan infrastruktur jaringan distribusi air bersih. Salah satu langkah yang dilakukan yakni pemasangan sekaligus penggantian gate valve pada pipa DN 300 GI dan DN 150 PVC di kawasan Jembatan Buai Mata Air, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pemeliharaan dan optimalisasi jaringan distribusi air bersih guna menjaga kestabilan tekanan air serta memastikan pasokan air kepada pelanggan tetap berjalan dengan baik di berbagai wilayah Kota Padang.

Kasubag Humas dan Protokoler Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa penggantian gate valve memiliki peranan penting dalam mendukung kelancaran sistem distribusi air. Menurutnya, perangkat tersebut berfungsi mengatur aliran air pada jaringan utama sehingga apabila mengalami gangguan dapat berdampak terhadap kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Pekerjaan ini dilakukan untuk menjaga kestabilan tekanan air sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Penggantian gate valve menjadi langkah penting dalam menjaga sistem distribusi agar tetap optimal,” ujar Adhie Zein.

Ia menambahkan, proses pengerjaan masih terus dilakukan oleh tim teknis di lapangan dengan pengawasan secara intensif agar seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar dan selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

Selain untuk meningkatkan kualitas pelayanan, penggantian gate valve juga bertujuan mengantisipasi potensi kebocoran maupun gangguan teknis lain yang dapat menghambat suplai air bersih kepada masyarakat. Dengan kondisi jaringan yang lebih baik, distribusi air diharapkan menjadi lebih stabil dan merata.

Perumda AM Kota Padang juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan apabila selama proses pengerjaan terjadi gangguan sementara pada distribusi air di sejumlah kawasan terdampak. Masyarakat diminta memahami bahwa pekerjaan tersebut dilakukan demi peningkatan pelayanan jangka panjang.

“Mohon doa dan pengertiannya agar proses pekerjaan berjalan lancar sehingga distribusi air dapat kembali normal secepatnya,” tambah Adhie.

Manajemen Perumda AM memastikan seluruh pekerjaan dilakukan secepat mungkin guna meminimalisir dampak terhadap pelanggan. Setelah proses penggantian selesai, distribusi air akan dinormalisasi secara bertahap hingga tekanan air kembali stabil seperti biasa.

Langkah perbaikan jaringan ini menjadi bagian dari komitmen Perumda AM Kota Padang dalam menghadirkan pelayanan air bersih yang lebih maksimal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Padang.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi melepas sekaligus ikut ambil bagian dalam kegiatan Bhayangkara Run Polresta Padang “Road to Police Women Run 2026” yang dipusatkan di Markas Komando (Mako) Polresta Padang, Minggu (7/6/2026) pagi.

Kegiatan olahraga lari tersebut digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 yang diinisiasi Polresta Padang. Ribuan peserta dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti kegiatan sejak pagi hari, mulai dari unsur TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), komunitas lari, pelajar, hingga masyarakat umum.

Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat mewarnai jalannya kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mempererat hubungan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polresta Padang yang menghadirkan kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, Bhayangkara Run menjadi momentum penting dalam mengajak masyarakat membudayakan pola hidup sehat melalui olahraga rutin.

“Pemerintah Kota Padang sangat mendukung kegiatan seperti ini karena olahraga bukan hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan, membangun semangat positif, dan mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat,” ujar Fadly Amran.

Fadly juga menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Padang dalam mendorong masyarakat untuk aktif berolahraga serta menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.

Selain melepas peserta, Fadly Amran turut berlari bersama peserta lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye hidup sehat yang digaungkan dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang mengikuti acara.

Kapolresta Padang menyebutkan bahwa Bhayangkara Run “Road to Police Women Run 2026” menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan yang humanis dan edukatif.

Kegiatan berlangsung meriah dengan tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban. Panitia juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi peserta, termasuk layanan kesehatan, hiburan, dan pembagian doorprize untuk menambah semarak acara.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun semangat hidup sehat, solidaritas sosial, serta sinergi yang semakin kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat di Kota Padang.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi pelaksanaan program shalat berjamaah lima waktu yang dijalankan Masjid As Salam di Komplek Dangau Teduh, Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung. Program tersebut dinilai menjadi salah satu langkah nyata dalam membentuk karakter religius generasi muda sejak usia dini.

Apresiasi itu disampaikan Fadly Amran saat menghadiri kegiatan Subuh Mubarakah yang dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada peserta Smart Surau di Masjid As Salam, Minggu (7/6/2026).

Dalam sambutannya, Fadly Amran menilai keberhasilan Masjid As Salam dalam membina anak-anak dan remaja melalui kebiasaan shalat berjamaah patut menjadi contoh bagi masjid dan musala lainnya di Kota Padang. Terlebih, pengurus masjid juga memberikan penghargaan kepada anak-anak yang aktif dan rutin mengikuti ibadah berjamaah lima waktu.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Smart Surau, yang bertujuan menghidupkan kembali fungsi surau sebagai pusat pendidikan agama, pembinaan karakter, dan aktivitas sosial masyarakat.

“Program seperti ini sangat baik karena mampu menanamkan kedisiplinan dan kecintaan anak-anak terhadap masjid sejak dini. Reward yang diberikan juga menjadi motivasi agar mereka semakin semangat dalam menjalankan ibadah,” ujar Fadly Amran.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Padang berkomitmen memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat melalui berbagai program berkelanjutan. Ke depan, pembinaan generasi muda tidak hanya difokuskan pada kegiatan Subuh Mubarakah, tetapi juga diperluas melalui Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW), rumah tahfidz, serta berbagai kegiatan pendidikan keagamaan lainnya.

Selain itu, Pemko Padang juga tengah menyiapkan sistem absensi digital sebagai bagian dari pengembangan program Smart Surau. Sistem tersebut nantinya diharapkan dapat memantau keaktifan peserta dalam mengikuti kegiatan ibadah dan pendidikan keagamaan secara lebih efektif dan terukur.

“Pemerintah Kota Padang sedang menyiapkan sistem absensi digital untuk mendukung program Smart Surau. Dengan sistem ini, pembinaan terhadap generasi muda di masjid dan musala bisa berjalan lebih optimal,” tambahnya.

Kegiatan Subuh Mubarakah tersebut berlangsung penuh keakraban dan diikuti jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pengurus masjid, hingga anak-anak peserta Smart Surau. Momentum itu juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan Kota Padang.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kota Padang dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Padang, Sabtu (6/6/2026).

Penyampaian nota keuangan pertanggungjawaban APBD tersebut merupakan bagian dari mekanisme konstitusional dalam pengelolaan keuangan daerah sekaligus bentuk transparansi dan akuntabilitas Pemerintah Kota Padang kepada masyarakat melalui lembaga legislatif.

Dalam pidatonya, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah sepanjang tahun anggaran 2025.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas capaian Pemerintah Kota Padang yang kembali berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Barat terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

“Alhamdulillah, opini WTP yang kembali diraih ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujar Maigus Nasir di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang.

Ia menegaskan, capaian tersebut menjadi prestasi yang membanggakan karena merupakan raihan opini WTP ke-13 kalinya bagi Pemerintah Kota Padang dan ke-12 kali secara berturut-turut sejak Tahun Anggaran 2014.

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini tertinggi dalam audit laporan keuangan itu tidak terlepas dari kerja sama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), pengawasan DPRD, serta dukungan masyarakat Kota Padang.

Selain menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, rapat paripurna tersebut juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan program pembangunan daerah selama tahun 2025, baik di sektor infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, maupun penguatan ekonomi masyarakat.

Maigus Nasir berharap pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dapat berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi konstruktif demi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan serta pembangunan Kota Padang ke depan.

Rapat paripurna tersebut dipimpin unsur pimpinan DPRD Kota Padang dan dihadiri anggota dewan, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Bukittinggi – Peringatan 100 tahun Jam Gadang di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, berlangsung meriah melalui gelaran IMLF Jam Gadang Fun Run 2026 yang dipusatkan di kawasan Pedestrian Jam Gadang, Minggu (7/6/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga masyarakat, tetapi juga menjadi momentum nasional dalam memperkuat pelestarian warisan budaya sekaligus mendorong pengembangan sport tourism di Indonesia.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, S.IP, hadir langsung dalam kegiatan yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah tersebut. Kehadiran peserta dari luar Sumatera Barat turut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap perayaan satu abad Jam Gadang yang selama ini dikenal sebagai ikon sejarah dan destinasi wisata unggulan Indonesia.

Suasana kawasan Jam Gadang sejak pagi tampak dipadati peserta fun run, wisatawan domestik, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum yang ingin menyaksikan kemeriahan perayaan 100 tahun bangunan bersejarah tersebut. Event ini menjadi bagian dari rangkaian International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) 2026 yang menghadirkan perpaduan antara olahraga, budaya, literasi, dan promosi pariwisata daerah.

Dalam keterangannya, Evi Yandri menegaskan bahwa perayaan 100 tahun Jam Gadang memiliki makna penting, tidak hanya bagi masyarakat Sumatera Barat, tetapi juga sebagai bagian dari kekayaan sejarah nasional yang perlu dijaga bersama.

“Jam Gadang bukan hanya simbol Kota Bukittinggi atau Sumatera Barat, tetapi juga bagian dari identitas budaya Indonesia yang memiliki nilai sejarah tinggi. Momentum 100 tahun ini harus menjadi pengingat bersama tentang pentingnya menjaga dan merawat warisan budaya bangsa,” ujar Evi Yandri.

Menurutnya, kegiatan Jam Gadang Fun Run 2026 menjadi contoh positif bagaimana pelestarian budaya dapat dikolaborasikan dengan kegiatan olahraga dan pariwisata modern yang mampu menarik perhatian generasi muda maupun wisatawan.

Ia menilai konsep sport tourism seperti ini sangat relevan untuk terus dikembangkan di berbagai daerah Indonesia karena memberikan dampak luas terhadap sektor ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM, industri kreatif, dan sektor pariwisata lokal.

“Event seperti ini memberikan dampak ekonomi yang nyata. Hotel, restoran, transportasi, hingga pelaku UMKM ikut merasakan manfaat dari meningkatnya kunjungan wisatawan. Ini menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga berbasis budaya mampu menjadi penggerak ekonomi daerah,” katanya.

Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan tersebut juga dinilai berhasil mempererat hubungan sosial dan memperkuat semangat kebersamaan masyarakat. Ribuan peserta terlihat menikmati suasana Kota Bukittinggi dengan latar sejarah Jam Gadang yang selama satu abad menjadi saksi perkembangan kota tersebut.

Evi Yandri turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan rangkaian kegiatan, mulai dari pemerintah daerah, panitia pelaksana, komunitas, sponsor, hingga masyarakat yang ikut menjaga suasana kegiatan tetap tertib dan kondusif.

Ia berharap perayaan 100 tahun Jam Gadang tidak berhenti sebagai seremoni semata, melainkan menjadi langkah awal memperkuat promosi budaya Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

“Warisan budaya harus terus hidup di tengah masyarakat dan dikenalkan kepada generasi muda. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya merayakan sejarah, tetapi juga membangun masa depan pariwisata dan kebudayaan Indonesia yang lebih maju,” tuturnya.

Peringatan satu abad Jam Gadang melalui IMLF Jam Gadang Fun Run 2026 menjadi salah satu agenda yang menyita perhatian publik selama berlangsungnya IMLF 2026. Kegiatan tersebut mempertegas posisi Jam Gadang sebagai ikon budaya dan destinasi wisata nasional yang memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Fadly Amran menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak. Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) yang berlangsung di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Kamis (4/6/2026).

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Mahyeldi dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Barat, para kepala daerah kabupaten/kota se-Sumbar, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait sektor energi dan distribusi BBM bersubsidi.

Turut hadir dalam kegiatan itu Direktur BBM BPH Migas, Chrisnawan Anditya, Sales Area Manager pertaminapatraniaga.com⁠� wilayah Sumbar, Fakhri Rizal Hasibuan, serta Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto.

Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran menekankan bahwa pengawasan distribusi BBM subsidi merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya kalangan nelayan, petani, pelaku UMKM, dan sektor transportasi yang sangat bergantung pada ketersediaan BBM bersubsidi. Menurutnya, distribusi yang tidak tepat sasaran dapat merugikan masyarakat kecil dan memicu kelangkaan di lapangan.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Padang siap bersinergi dengan pemerintah provinsi, aparat penegak hukum, BPH Migas, serta pihak Pertamina dalam memperkuat pengawasan di seluruh rantai distribusi BBM subsidi. Upaya tersebut mencakup pengawasan terhadap penyaluran di SPBU, pengendalian distribusi bagi kendaraan tertentu, hingga peningkatan koordinasi lintas instansi untuk mencegah praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi menegaskan pentingnya pengawasan terpadu guna memastikan kuota BBM subsidi yang telah dialokasikan pemerintah pusat benar-benar dimanfaatkan sesuai ketentuan. Ia meminta seluruh pemerintah daerah di Sumbar aktif melakukan pemantauan di wilayah masing-masing agar distribusi BBM berjalan tertib, transparan, dan adil.

Rakor ini juga menjadi forum evaluasi berbagai persoalan yang masih ditemukan di lapangan, termasuk potensi penyimpangan distribusi serta perlunya penguatan sistem pengawasan berbasis digital dan data terpadu. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat terus meningkatkan koordinasi untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat serta mendukung stabilitas perekonomian daerah.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri Gala Dinner International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 yang dirangkaikan dengan Peringatan 100 Tahun Jam Gadang di Halaman Balai Kota Bukittinggi, Rabu (3/6/2026) malam.

Kegiatan berskala internasional yang berlangsung pada 3 hingga 7 Juni 2026 tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat diplomasi budaya, literasi, serta memperkenalkan kekayaan tradisi Minangkabau kepada masyarakat dunia.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri para delegasi dari 38 negara. Kehadiran para peserta internasional tersebut semakin menegaskan posisi Sumatera Barat sebagai salah satu pusat kebudayaan dan literasi yang memiliki daya tarik global.

Sejumlah negara yang turut ambil bagian dalam festival ini di antaranya Australia, Brunei Darussalam, China, Kolombia, Denmark, India, Jepang, Malaysia, Palestina, Rusia, Singapura, Spanyol, Thailand, Vietnam, Yaman, serta berbagai negara lainnya dari kawasan Asia, Eropa, Timur Tengah, hingga Amerika Latin.

Dalam suasana penuh kehangatan dan nuansa budaya Minangkabau, para tamu undangan disuguhi beragam penampilan seni tradisional, pertunjukan musik daerah, serta sajian kuliner khas Minangkabau yang menjadi bagian dari promosi budaya lokal kepada dunia internasional.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya International Minangkabau Literacy Festival yang dinilai mampu menjadi wadah mempererat hubungan antarbangsa melalui literasi dan kebudayaan.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertukaran gagasan dan wawasan, tetapi juga memperkuat identitas budaya Minangkabau di tengah perkembangan globalisasi.

“Festival ini menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya, adat, dan tradisi Minangkabau kepada masyarakat internasional. Selain itu juga memperkuat semangat literasi dan kolaborasi lintas negara,” ujar Maigus Nasir.

Peringatan 100 Tahun Jam Gadang turut menjadi momen bersejarah dalam rangka mengenang ikon Kota Bukittinggi yang selama satu abad telah menjadi simbol kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.

Selama pelaksanaan IMLF ke-4, para delegasi internasional dijadwalkan mengikuti berbagai agenda seperti seminar literasi, dialog budaya, pameran buku, pertunjukan seni, kunjungan budaya, hingga diskusi internasional yang melibatkan akademisi, pegiat literasi, seniman, dan tokoh budaya dari berbagai negara.

Pemerintah daerah berharap kegiatan ini mampu meningkatkan promosi pariwisata, memperkuat jejaring internasional, serta memberikan dampak positif bagi pengembangan ekonomi kreatif dan kebudayaan di Sumatera Barat.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG PARIAMAN - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, S.Pd., M.Pd., AIFO, menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Halaman Ibu Kota Kabupaten (IKK) Parit Malintang, Senin (1/6/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh unsur Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam upacara tersebut, Aprinaldi mendapat kehormatan untuk membacakan Teks Pancasila di hadapan seluruh peserta upacara. Pembacaan Teks Pancasila menjadi momentum penting dalam meneguhkan kembali komitmen bersama terhadap ideologi bangsa sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung semangat persatuan, gotong royong, dan pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Momentum tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah berbagai tantangan zaman.

Aprinaldi menyampaikan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis, adil, serta berkeadaban. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus terus diimplementasikan dalam setiap aspek kehidupan, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan dan membangun peradaban yang damai. Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, mari kita perkuat semangat kebersamaan dan gotong royong demi kemajuan Kabupaten Padang Pariaman dan Indonesia,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, serta menjaga persaudaraan antar sesama sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Padang Pariaman ditutup dengan doa bersama dan rangkaian penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah berjasa memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia,” menjadi semangat yang digaungkan dalam peringatan tersebut sebagai bentuk komitmen menjaga persatuan dan kedamaian demi Indonesia yang lebih maju.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Wali Kota Padang Fadly Amran menerima audiensi jajaran Pengurus Penghimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Sumatera Barat di Ruang VIP Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (2/6/2026). Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, namun tetap fokus membahas persiapan pelaksanaan Konferensi Kerja (Konker) XVIII PDPI yang dijadwalkan berlangsung di Kota Padang pada 16 hingga 19 September 2026 mendatang.

Audiensi ini menjadi bagian dari langkah awal koordinasi antara Pemerintah Kota Padang dengan panitia daerah dan pengurus PDPI dalam memastikan kesiapan Kota Padang sebagai tuan rumah agenda nasional yang akan dihadiri dokter spesialis paru dari berbagai provinsi di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Fadly Amran menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PDPI kepada Kota Padang sebagai lokasi penyelenggaraan Konker XVIII. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus peluang besar bagi Kota Padang untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai kota tujuan kegiatan nasional, khususnya di bidang kesehatan dan pengembangan ilmu kedokteran.

Fadly menilai, pelaksanaan konferensi kerja berskala nasional itu tidak hanya penting dalam mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme tenaga medis, terutama dokter spesialis paru, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah diperkirakan akan meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro dan ekonomi kreatif di Kota Padang.

“Terima kasih telah menunjuk Kota Padang sebagai tuan rumah. Semoga kegiatan ini menjadi wadah pengembangan ilmu pengetahuan dan profesionalisme dokter spesialis paru di Indonesia, sekaligus memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat Kota Padang. Pemerintah Kota Padang siap memberikan dukungan penuh demi suksesnya pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Fadly Amran.

Sementara itu, jajaran pengurus PDPI Sumatera Barat menyampaikan bahwa Konker XVIII PDPI nantinya akan diisi dengan berbagai agenda ilmiah, diskusi kesehatan, pembahasan perkembangan ilmu penyakit paru dan pernapasan, serta forum konsolidasi organisasi yang melibatkan peserta dari seluruh Indonesia.

Selain menjadi forum strategis organisasi profesi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara tenaga medis, pemerintah daerah, dan institusi kesehatan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan penyakit paru dan gangguan pernapasan yang masih menjadi perhatian nasional.

Pemilihan Kota Padang sebagai tuan rumah dinilai tepat karena memiliki fasilitas pendukung yang memadai, akses transportasi yang baik, serta potensi pariwisata yang dapat memberikan pengalaman positif bagi para peserta konferensi. Pemerintah Kota Padang pun menegaskan komitmennya untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan aman, nyaman, dan sukses.

Editor : Ayu

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.