Latest Post

REALITANUSANTARA.COM

Padang - Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, menegaskan bahwa keberadaan Perusahaan Perseroan Daerah Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sumbar selama ini telah memainkan peran strategis dalam membantu masyarakat memperoleh akses pembiayaan dari perbankan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Sumbar yang digelar pada Selasa (5/5/2026), dengan agenda pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyertaan Modal Daerah kepada PT Jamkrida Sumbar, sekaligus persetujuan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait pengelolaan aset daerah.

Dalam kesempatan itu, Evi Yandri menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hingga saat ini telah merealisasikan penyertaan modal sebesar Rp78,6 miliar kepada PT Jamkrida Sumbar. Selain penyertaan dalam bentuk dana tunai, pemerintah daerah juga memiliki aset berupa tanah dan bangunan senilai Rp10,8 miliar. Namun, aset tersebut belum dapat dihitung sebagai tambahan modal disetor karena akan melampaui batas maksimal penyertaan modal yang ditetapkan dalam peraturan daerah sebelumnya, yakni sebesar Rp81 miliar.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa status hukum PT Jamkrida Sumbar kini telah mengalami perubahan menjadi perusahaan perseroan daerah (Perseroda), sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2024. Dalam regulasi tersebut, ditetapkan bahwa modal dasar perusahaan mencapai Rp400 miliar.

“Dengan perubahan status menjadi Perseroda, maka pemenuhan modal dasar yang telah ditetapkan perlu dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah,” ujar Evi Yandri.

Ia menambahkan, penguatan permodalan tersebut sangat penting untuk mendorong ekspansi usaha Jamkrida Sumbar, khususnya dalam meningkatkan kapasitas penjaminan kredit bagi pelaku usaha dan masyarakat. Dengan modal yang memadai, perusahaan diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan serta meningkatkan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, revisi Perda terkait penyertaan modal ini juga ditujukan untuk memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekaligus memperkuat kinerja perusahaan agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, termasuk dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai undangan lainnya.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Padang - Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, bersama Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon, menerima langsung aksi unjuk rasa yang digelar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Sumatera Barat di halaman kantor DPRD Sumbar, Senin (4/5/2026).

Aksi yang bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional tersebut diikuti oleh ratusan buruh, pekerja, dan karyawan dari berbagai sektor industri di Sumatera Barat. Mereka datang untuk menyuarakan aspirasi terkait kesejahteraan tenaga kerja yang dinilai masih belum optimal.

Dalam pertemuan tersebut, Evi Yandri Rajo Budiman menegaskan bahwa DPRD Sumatera Barat membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya kalangan pekerja, untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Ia juga memastikan bahwa setiap tuntutan yang disampaikan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada, baik di tingkat daerah maupun pusat.

“Apa yang disampaikan rekan-rekan buruh hari ini akan kami pelajari dan tindak lanjuti. Untuk hal-hal yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, tentu akan kami teruskan agar mendapatkan perhatian lebih lanjut,” ujarnya di hadapan massa aksi.

Lebih lanjut, ia menilai DPRD merupakan tempat yang tepat bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara demokratis. Kehadiran para pengunjuk rasa, menurutnya, mencerminkan suara kolektif dari ribuan pekerja di Sumatera Barat yang menginginkan perbaikan kondisi kerja dan peningkatan kesejahteraan.

Dalam orasinya, perwakilan KSPSI Sumbar menuntut adanya kenaikan upah yang dinilai belum sebanding dengan kebutuhan hidup yang terus meningkat. Selain itu, mereka juga menyoroti berbagai persoalan ketenagakerjaan di perusahaan, seperti ketidakpastian status kerja, perlindungan tenaga kerja yang masih lemah, serta pelayanan jaminan sosial melalui BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai belum berjalan optimal.

Para peserta aksi berharap pemerintah daerah dan DPRD dapat menjadi jembatan dalam menyampaikan tuntutan tersebut kepada pemerintah pusat maupun pihak perusahaan, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih berpihak kepada pekerja.

Aksi unjuk rasa berlangsung dengan tertib dan kondusif. Aparat kepolisian terlihat melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan jalannya aksi tetap aman dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Dengan adanya dialog ini, diharapkan tercipta solusi konkret yang mampu menjawab berbagai persoalan ketenagakerjaan di Sumatera Barat, sekaligus memperkuat hubungan antara pekerja, pemerintah, dan dunia usaha.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Padang, - Wali Kota Fadly Amran resmi melantik Raju Minropa sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah, Senin (4/5/2026).

Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat struktur birokrasi serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Selain Sekda, Wali Kota juga melantik 11 pejabat tinggi pratama untuk mengisi sejumlah posisi penting di perangkat daerah.

Adapun pejabat yang dilantik antara lain:

1. Swesti Fanloni sebagai Kepala Bappeda

2. Fauzan Ibnovi sebagai Kepala Dinas P3AP2KB

3. Yenni Yuliza sebagai Kepala Dinas Pariwisata

3. Teddy Antonius sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM

4. Yudi Indra Sani sebagai Kepala Dinas Perhubungan

5. Ances Kurniawan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Selain itu, turut dilantik:

1. Atos sebagai Kepala Bapenda

2. Eka Putra Buhari sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga

3. Malvi Hendri sebagai Kepala Dinas PUPR

4. Tommy TRD sebagai Kepala Dinas Kominfo

5. Fizlan Setiawan sebagai Kepala Dinas Perdagangan

Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan pelantikan terhadap 44 pejabat administrator (Eselon III), 82 pejabat pengawas (Eselon IV), 11 kepala puskesmas, serta 22 pejabat fungsional.

Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari upaya percepatan pembangunan daerah. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera memahami dan menerjemahkan visi dan misi pembangunan Kota Padang ke dalam program kerja nyata.

“Program unggulan seperti Padang Juara, Padang Amanah, Padang Melayani, Sinergi Nagari, Jelajah Padang, hingga Padang Sigap harus dijabarkan secara konkret dalam bentuk kebijakan dan kegiatan di masing-masing perangkat daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fadly juga menekankan pentingnya inovasi dalam birokrasi pemerintahan. Menurutnya, setiap pemimpin harus mampu menciptakan lingkungan kerja yang mendorong lahirnya ide-ide baru serta menggali potensi aparatur sipil negara (ASN).

“Inovasi tidak boleh berhenti. Pemimpin harus mampu memancing kreativitas, menggali potensi ASN, dan menghadirkan terobosan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan kinerja pemerintahan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Padang, sejalan dengan target pembangunan daerah yang lebih maju dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Pemerintah Kota Padang terus mempercepat peningkatan layanan air bersih melalui pengembangan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Taban 3 yang berlokasi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palukahan, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Upaya percepatan tersebut ditandai dengan kunjungan lapangan yang dilakukan pada Senin (27/4/2026) oleh Wali Kota Fadly Amran bersama Anggota DPR RI Zigo Rolanda. Peninjauan ini bertujuan memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana serta mengidentifikasi berbagai kendala teknis yang mungkin menghambat pelaksanaan proyek.

SPAM Taban 3 dirancang memiliki kapasitas produksi mencapai 200 liter per detik. Proyek ini menjadi salah satu infrastruktur strategis yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan air bersih masyarakat Kota Padang, terutama di wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan distribusi.

Pembangunan fasilitas ini dinilai semakin krusial pascabencana yang sebelumnya berdampak pada menurunnya kualitas serta terganggunya distribusi air bersih di sejumlah kawasan. Kehadiran SPAM Taban 3 diharapkan menjadi solusi jangka menengah hingga panjang dalam memperkuat sistem pelayanan air minum di kota tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung kondisi lahan proyek serta progres awal pekerjaan yang telah dimulai oleh pihak pelaksana. Turut hadir perwakilan dari pemerintah provinsi serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang memberikan dukungan terhadap percepatan realisasi pembangunan.

Wali Kota Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui DPR RI dan kementerian terkait. Ia menegaskan bahwa proyek SPAM Taban 3 merupakan kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya untuk memulihkan dan meningkatkan kualitas layanan air bersih pascabencana.

Selain itu, Fadly berharap seluruh proses administrasi, termasuk tahapan lelang, dapat segera diselesaikan agar pembangunan fisik dapat berjalan optimal dan manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat.

Lebih lanjut, ia juga meminta dukungan berkelanjutan dari DPR RI untuk mengawal berbagai proyek infrastruktur air bersih lainnya di Kota Padang. Salah satunya adalah rencana pengembangan SPAM di kawasan Universitas Andalas yang dinilai penting dalam mendukung kebutuhan air bersih jangka panjang, khususnya bagi kawasan pendidikan dan permukiman di sekitarnya.( Ay )

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang kembali menyampaikan pemberitahuan resmi kepada seluruh pelanggan terkait pelaksanaan kegiatan pemeliharaan rutin pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menjaga kualitas air bersih yang didistribusikan kepada masyarakat.

Pemeliharaan yang dilakukan berupa pengurasan unit accelerator, yakni salah satu komponen penting dalam proses pengolahan air. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung secara berkala setiap hari Selasa dan Kamis, mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Jadwal tersebut ditetapkan agar proses perawatan dapat dilakukan secara optimal tanpa mengganggu pelayanan secara menyeluruh.

Kepala Sub Bagian Protokoler dan Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa pengurasan ini sangat penting untuk menjaga performa instalasi pengolahan air tetap maksimal. Menurutnya, pembersihan rutin diperlukan guna menghindari penumpukan endapan yang dapat memengaruhi kualitas air serta kinerja sistem pengolahan.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memastikan air yang diterima pelanggan tetap memenuhi standar kualitas. Dengan perawatan rutin, sistem pengolahan dapat bekerja lebih efisien dan stabil,” ujarnya.

Namun demikian, selama proses pengurasan berlangsung, distribusi air di sejumlah wilayah pelayanan, khususnya di kawasan pusat Kota Padang, berpotensi mengalami gangguan. Gangguan tersebut dapat berupa penurunan tekanan air hingga terhentinya aliran sementara. Hal ini merupakan dampak teknis yang tidak dapat dihindari selama pekerjaan berlangsung.

Sehubungan dengan hal tersebut, Perumda AM Kota Padang mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah antisipasi dengan menampung air secukupnya sebelum jadwal pemeliharaan dimulai. Selain itu, pelanggan juga diharapkan dapat menggunakan air secara bijak dan hemat selama periode pekerjaan berlangsung.

Perumda AM Kota Padang juga memastikan bahwa layanan pengaduan tetap dibuka bagi masyarakat yang mengalami kendala. Pelanggan dapat menghubungi call center resmi di nomor 1500030 atau melalui berbagai kanal komunikasi resmi lainnya yang telah disediakan perusahaan.

Dengan adanya kegiatan pemeliharaan rutin ini, Perumda AM Kota Padang berharap kualitas layanan air bersih kepada masyarakat dapat terus meningkat serta memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pelanggan.( Ay )

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan publik melalui perluasan kerja sama lintas sektor. Terbaru, perusahaan daerah tersebut menjalin kemitraan strategis dengan RS Hermina Padang dalam upaya mendukung peningkatan layanan kesehatan masyarakat.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak berlangsung pada Rabu, 22 April 2026, di Kota Padang. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membangun sinergi antara sektor penyediaan air bersih dan layanan kesehatan, yang dinilai saling berkaitan erat dalam menunjang kualitas hidup masyarakat.

Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk menghadirkan layanan yang lebih optimal, cepat, dan terpercaya bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung operasional fasilitas kesehatan.

Menurutnya, ketersediaan air bersih yang berkualitas merupakan faktor krusial dalam menunjang pelayanan medis di rumah sakit. Oleh karena itu, melalui kerja sama ini, Perumda AM Padang berkomitmen memastikan suplai air bersih yang memadai dan berstandar tinggi bagi RS Hermina Padang.

“Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga masyarakat luas. Kami ingin memastikan bahwa fasilitas kesehatan mendapatkan dukungan maksimal, terutama dalam hal penyediaan air bersih yang higienis dan berkelanjutan,” ujar Hendra.

Ia juga menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan visi Perumda AM Padang sebagai mitra terpercaya dalam pelayanan publik. Pihaknya terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai instansi, baik pemerintah, swasta, maupun sektor kesehatan, guna menciptakan ekosistem layanan yang terintegrasi.

Selama ini, Perumda AM Padang dikenal konsisten dalam menjaga kualitas dan kontinuitas distribusi air bersih di Kota Padang. Namun demikian, perusahaan juga menyadari bahwa tantangan ke depan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur air, tetapi juga kontribusi terhadap sektor lain, termasuk kesehatan.

Melalui kemitraan dengan RS Hermina Padang, diharapkan tercipta peningkatan kualitas layanan kesehatan yang lebih efisien dan berdampak langsung pada masyarakat. Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi beban masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan yang layak dan berkualitas.

Langkah kolaboratif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Perumda AM Padang dalam memperkuat perannya sebagai penyedia layanan dasar yang tidak hanya fokus pada distribusi air bersih, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sektor kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Padang secara menyeluruh.( Ay )

REALITANUSANTARA.COM

Padang - Ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Padang antusias mengikuti Ekspo Pendidikan Malaysia bertajuk “Ayo Kuliah di Malaysia” yang digelar oleh Education Malaysia Global Services (EMGS) di salah satu hotel di kota tersebut, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang sosialisasi sekaligus promosi pendidikan tinggi luar negeri, khususnya di Malaysia, yang menawarkan berbagai pilihan program studi, kampus ternama, hingga peluang beasiswa bagi pelajar Indonesia. Para peserta tampak aktif menggali informasi terkait persyaratan masuk, biaya pendidikan, hingga prospek karier setelah lulus.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang hadir meninjau langsung kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya expo yang dinilai mampu membuka wawasan generasi muda terhadap peluang pendidikan global.

Dalam kesempatan itu, Maigus menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu pendidikan di dalam negeri, tetapi juga memberikan akses lebih luas bagi pelajar untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

“Melalui Padang Juara, kita ingin memastikan anak-anak Kota Padang memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan berkualitas hingga ke tingkat internasional,” ujar Maigus.

Ia menambahkan, Pemko Padang saat ini juga активно menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri, termasuk di Malaysia, guna menghadirkan skema beasiswa, program double degree, hingga kolaborasi akademik lainnya. Upaya ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.

Expo pendidikan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para pelajar untuk merencanakan masa depan akademik mereka secara lebih matang, sekaligus memperkuat hubungan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya Kota Padang.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Padang - Wali Kota Fadly Amran melakukan kunjungan langsung ke Perumahan Puri Berlindo Sumbar Mas, RT 04 RW 15, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Minggu (3/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi dengan masyarakat sekaligus bentuk dukungan pemerintah kota terhadap peningkatan sarana dan prasarana lingkungan.

Kehadiran orang nomor satu di Padang itu juga berkaitan dengan partisipasi perumahan tersebut dalam penilaian Padang Rancak Award 2026, sebuah program yang mendorong terciptanya lingkungan bersih, sehat, dan tertata di tingkat rukun tetangga (RT).

Dalam kesempatan itu, Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga dalam menjaga kebersihan serta menciptakan lingkungan yang nyaman untuk ditinggali. Ia menilai, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kawasan permukiman yang berkualitas.

“Kami sangat mengapresiasi masyarakat Perumahan Puri Berlindo Sumbar Mas yang kompak menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Ini merupakan langkah nyata dalam mendukung visi Kota Padang sebagai kota sehat dan berbasis smart city,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fadly menjelaskan bahwa Padang Rancak Award merupakan program rutin Pemerintah Kota Padang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan. Selain itu, program tersebut juga menjadi strategi dalam mengangkat kembali prestasi kota di tingkat nasional.

“Melalui program ini, kita berharap Kota Padang dapat kembali meraih Piala Adipura, setelah sebelumnya berhasil masuk dalam delapan besar kota terbersih di Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RT 04 RW 15, Fajri Muharja, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Wali Kota yang dinilai memberikan motivasi tambahan bagi warga.

Ia menegaskan bahwa masyarakat setempat berkomitmen untuk terus menjaga kualitas lingkungan dengan mengusung slogan “Perumahan Rancak, Lingkungan Bersih, Sehat, dan Ramah Anak.”

“Kehadiran Bapak Wali Kota menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan yang sejalan dengan pembangunan kota berkelanjutan,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Anggota DPRD Kota Padang Rafli Boy, Sekretaris Kecamatan Padang Timur Dwi Astri Rustianti, serta Lurah Kubu Dalam Parak Karakah Andre Wijaya, bersama masyarakat setempat yang antusias menyambut kunjungan tersebut.

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kota Padang.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Padang – Kondisi infrastruktur jalan di Sumatera Barat kembali menjadi sorotan. Ketua Komisi VI DPRD Sumbar, Doni Harsiva Yandra, menegaskan pentingnya optimalisasi berbagai sumber pembiayaan guna mempercepat perbaikan jalan rusak yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

Menurut Doni, hingga saat ini upaya perbaikan infrastruktur masih banyak bergantung pada skema Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Program tersebut pada dasarnya dirancang untuk memulihkan daerah terdampak bencana, termasuk perbaikan jalan dan fasilitas publik yang rusak akibat bencana alam.

“R3P memang difokuskan untuk penanganan pascabencana, sebagai bagian dari pemulihan yang terstruktur dan berkelanjutan,” ujar Doni di Padang, Minggu (3/5/2026).

Namun demikian, ia menekankan bahwa persoalan jalan rusak di Sumatera Barat bukan sepenuhnya disebabkan oleh bencana. Berdasarkan data sebelumnya, kondisi jalan di provinsi tersebut menunjukkan bahwa hanya 59,6 persen yang berada dalam kondisi baik, sementara sisanya terdiri dari 10,9 persen kondisi sedang, 7,5 persen rusak ringan, dan 22 persen rusak berat.

“Ini menunjukkan bahwa sebelum bencana pun kita sudah memiliki persoalan infrastruktur yang cukup serius. Artinya, ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara menyeluruh,” jelasnya.

Doni yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumbar menyoroti masih banyaknya jalan rusak yang tidak masuk dalam skema R3P. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam melakukan perbaikan secara merata.

Ia mengakui bahwa keterbatasan anggaran daerah menjadi faktor utama yang menghambat percepatan pembangunan infrastruktur. Dengan kapasitas fiskal yang terbatas, pemerintah daerah harus menetapkan skala prioritas dalam menentukan ruas jalan yang akan diperbaiki.

“Perbaikan jalan membutuhkan anggaran yang besar. Sementara kemampuan keuangan daerah terbatas, sehingga tidak semua bisa ditangani sekaligus,” ungkapnya.

Sebagai langkah strategis, Doni mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah yang digagas pemerintah pusat. Program ini dinilai dapat menjadi solusi dalam mempercepat pembangunan dan peningkatan kualitas jalan di daerah.

“Kami mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif dalam mengakses dan memanfaatkan program Inpres Jalan Daerah. Ini peluang besar untuk mempercepat perbaikan infrastruktur dengan dukungan dari pemerintah pusat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Doni menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam hal perencanaan dan pengusulan program. Menurutnya, keberhasilan mendapatkan dukungan pendanaan dari pusat sangat bergantung pada kualitas perencanaan yang diajukan.

“Kuncinya ada pada kesiapan daerah. Jika perencanaan matang dan pengusulan dilakukan dengan baik, maka peluang mendapatkan bantuan akan semakin besar,” katanya.

Ia pun optimistis bahwa melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, perbaikan infrastruktur jalan di Sumatera Barat dapat berjalan lebih cepat, merata, dan berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi yang baik, kita harapkan kondisi jalan di Sumbar ke depan semakin membaik dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.

Editor : Ayu

 REALITANUSANTARA.COM

Padang Pariaman - Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi, menyampaikan ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat komitmen dalam memajukan dunia pendidikan.

Dalam keterangannya pada Sabtu (02/5/2026), Aprinaldi menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa yang lebih baik. Menurutnya, kemajuan suatu daerah maupun negara sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui sistem pendidikan yang baik.

“Pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Oleh karena itu, kita harus memastikan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat,” ujar Aprinaldi.

Ia juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, hingga masyarakat luas, untuk terus bergerak bersama dalam mendukung terciptanya sistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter generasi muda.

Lebih lanjut, Aprinaldi menekankan pentingnya implementasi semangat Merdeka Belajar dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Menurutnya, pendekatan tersebut dapat mendorong lahirnya generasi yang cerdas, kreatif, tangguh, serta adaptif terhadap perubahan.

“Dengan semangat Merdeka Belajar, kita harapkan mampu melahirkan generasi yang siap bersaing, memiliki karakter kuat, serta mampu menghadapi dinamika global,” tambahnya.

Momentum Hardiknas 2026 ini, lanjut Aprinaldi, diharapkan menjadi refleksi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan generasi unggul di masa depan.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Harmonisasi Hukum Pidana Adat yang diselenggarakan oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aie Pacah, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para Niniak Mamak yang terdiri dari ketua dan pengurus LKAAM serta Kerapatan Adat Nagari (KAN) dari sejumlah daerah, yakni Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kabupaten Pesisir Selatan. Turut hadir pula unsur masyarakat serta lembaga terkait yang memiliki perhatian terhadap penguatan hukum adat di Minangkabau.

Dalam kesempatan itu, Fadly Amran mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Padang tengah mempersiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang “Penguatan Nagari di Dalam Kota”. Regulasi ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat eksistensi dan peran lembaga adat di tengah sistem pemerintahan perkotaan.

Menurutnya, penguatan nilai-nilai lokal tidak dapat dilepaskan dari filosofi Tungku Tigo Sajarangan, yang mencakup tiga unsur utama dalam masyarakat Minangkabau, yakni Niniak Mamak, Alim Ulama, dan Cadiak Pandai.

“Eksistensi nagari di dalam kota harus tampak jelas, terutama dalam hubungan antara kerapatan adat dengan pemerintah. Hal ini yang ingin kita kuatkan melalui Perda Penguatan Nagari di Dalam Kota,” ujar Fadly.

Ia menambahkan, selama ini ninik mamak dan lembaga adat masih menjadi rujukan utama masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial. Oleh sebab itu, keberadaan Perda tersebut diharapkan mampu memperkuat kelembagaan adat secara konkret.

Lebih lanjut, Fadly menjelaskan bahwa kebijakan ini juga menjadi bagian dari Program Unggulan (Progul) Sinergi Nagari yang tengah dijalankan Pemko Padang. Program tersebut turut mendukung peran Dubalang Kota serta implementasi Smart Surau sebagai upaya membangun ketahanan sosial masyarakat.

“Saat ini kami terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat untuk menyamakan persepsi agar regulasi ini segera direalisasikan. Perda ini diharapkan menjadi instrumen penting dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau, sekaligus memperkuat ketahanan generasi muda di tengah pengaruh negatif perkembangan zaman,” pungkasnya.

Dengan adanya langkah ini, Pemko Padang menunjukkan komitmen dalam mengintegrasikan nilai adat dan budaya ke dalam tata kelola pemerintahan modern, guna menjaga identitas lokal di tengah dinamika urbanisasi.

Editor : Ayu 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG  - Pengurus Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Cabang Kota Padang masa bakti 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah seremoni yang digelar di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Sabtu (2/5/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua FOKSI Sumatera Barat, Liswendi Kamar. Dalam struktur kepengurusan yang baru, Yosrizal Effendi dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi Azizol Maulana sebagai Sekretaris Umum, serta Mellydia Lubsi sebagai Bendahara Umum.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang turut menghadiri acara tersebut menegaskan pentingnya mendorong perkembangan cabang olahraga khas Asia, termasuk kabaddi, agar semakin dikenal luas dan mampu bersaing di tingkat global. Menurutnya, selama ini olahraga yang berkembang pesat di Indonesia masih didominasi oleh cabang olahraga dari Barat.

“Tidak ada yang salah dengan itu, namun sudah saatnya kita juga mengangkat olahraga asli Asia seperti kabaddi ke level yang lebih tinggi dan menjadikannya kebanggaan,” ujar Fadly.

Ia juga menekankan pentingnya membangun mental juara bagi para atlet serta kesiapan yang matang dalam menghadapi berbagai kompetisi, mulai dari tingkat daerah hingga internasional. Fadly secara khusus menargetkan Kota Padang dapat meraih gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

“Target ini tentu membutuhkan kerja keras, disiplin, dan komitmen kuat dari seluruh pengurus dan atlet. Semua harus bergerak bersama untuk mencapai hasil terbaik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua FOKSI Sumatera Barat, Liswendi Kamar, menyampaikan optimisme terhadap perkembangan cabang olahraga kabaddi di daerah. Ia menargetkan atlet Kota Padang dapat berpartisipasi dan berprestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 mendatang.

Liswendi juga mengungkapkan bahwa pada Babak Kualifikasi PON sebelumnya yang digelar di Bali, tim kabaddi Sumatera Barat berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih medali emas, perak, dan perunggu.

Di sisi lain, Ketua Umum FOKSI Kota Padang yang baru dilantik, Yosrizal Effendi, menyatakan komitmennya untuk membawa kabaddi Kota Padang semakin berprestasi. Ia menegaskan kesiapan jajaran pengurus untuk mendukung target besar pemerintah daerah, termasuk meraih juara umum pada Porprov Sumbar 2026.

“Kami siap bekerja maksimal, membina atlet secara berkelanjutan, serta memperkuat organisasi demi mengharumkan nama Kota Padang di berbagai ajang olahraga,” ujarnya.

Dengan kepengurusan baru ini, diharapkan olahraga kabaddi di Kota Padang semakin berkembang dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Editor : Ayu

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.