Latest Post

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Mushalla Al-Jannah, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sabtu malam (21/2/2026). Kunjungan tersebut disambut antusias oleh jemaah dan pengurus mushalla setempat.

Dalam kesempatan itu, Evi Yandri menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk Mushalla Al-Jannah. Dana tersebut berasal dari pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Barat.

Ketua Pengurus Mushalla Al-Jannah, Sintek Riyanto, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan DPRD Sumbar. Ia menjelaskan bahwa mushalla tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekitar dan selama ini belum pernah menerima bantuan serupa.

“Alhamdulillah, ini bantuan pertama yang kami terima. Kehadiran Tim Safari Ramadhan DPRD Sumbar menjadi berkah bagi jemaah kami,” ujar Sintek.

Ia juga mengapresiasi komitmen Evi Yandri yang dinilai responsif dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Menurutnya, bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan peningkatan fasilitas mushalla.

Sementara itu, Evi Yandri menjelaskan bahwa sebelum penyaluran bantuan, timnya telah lebih dahulu mengunjungi Mushalla Al-Jannah untuk menyerap aspirasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum mempererat silaturahmi sekaligus mendengarkan langsung kebutuhan warga.

“Tahun ini ada 21 masjid dan mushalla lain yang akan kami kunjungi, baik di Kota Padang maupun di luar daerah. Safari Ramadhan menjadi ruang komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan masyarakat,” ujarnya.

Selain menyampaikan bantuan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait bahaya penyalahgunaan narkotika.

Dalam rangkaian Safari Ramadhan itu, Evi Yandri turut menghadirkan dua mantan penyintas narkoba yang telah menjalani rehabilitasi. Keduanya berbagi pengalaman tentang dampak buruk kecanduan serta proses pemulihan yang mereka jalani hingga mampu kembali beraktivitas normal di tengah masyarakat.

Evi Yandri menegaskan pentingnya pendekatan rehabilitasi dalam menangani persoalan narkoba. Ia mengimbau masyarakat agar tidak menyerah ketika menghadapi anggota keluarga yang terjerat penyalahgunaan narkotika.

“Jika ada anak atau keluarga yang menjadi pecandu, jangan patah arang. Jangan langsung berpikir penjara adalah satu-satunya jalan. Rehabilitasi adalah solusi yang harus diutamakan,” tegas legislator dari Partai Gerindra tersebut.

Menurutnya, banyak penyintas yang berhasil pulih dan kembali menjalani kehidupan secara produktif setelah mendapatkan pendampingan yang tepat. Ia juga menyoroti pentingnya peran lingkungan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan kajian yang ia sampaikan, sebagian besar pengguna pertama kali mengenal narkoba dari lingkungan pertemanan. Karena itu, pengawasan keluarga dan lingkungan sosial dinilai sangat krusial.

“Pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari menutup akses peredaran, memperkuat sosialisasi, meningkatkan pengawasan, hingga menyediakan fasilitas rehabilitasi,” ujarnya.

Sebelum nya Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon, menjelaskan bahwa dalam Safari Ramadhan 1447 Hijriah, DPRD Sumbar menargetkan kunjungan ke 216 lokasi di seluruh kabupaten dan kota. Dari jumlah tersebut, 25 lokasi menjadi agenda empat pimpinan DPRD Sumbar, sementara sisanya dibagi kepada anggota komisi.

Ia merinci, Komisi I dijadwalkan mengunjungi 23 lokasi, Komisi II sebanyak 35 lokasi, Komisi III sebanyak 47 lokasi, Komisi IV sebanyak 51 lokasi, dan Komisi V sebanyak 45 lokasi.

“Bantuan yang disalurkan tahun ini sebesar Rp50 juta untuk masjid dan Rp20 juta untuk mushalla,” jelas Maifrizon.

Melalui rangkaian kegiatan Safari Ramadhan tersebut, DPRD Sumbar berharap dapat memperkuat hubungan kelembagaan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan program yang tepat sasaran, baik dalam bidang pembangunan sarana ibadah maupun dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG PARIAMAN - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka Safari Ramadan ke Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mempererat silaturahmi sekaligus menghadirkan program nyata di tengah masyarakat selama bulan suci.

Rombongan Tim Safari Ramadan Pemprov Sumbar disambut langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, bersama jajaran pemerintah daerah. Penyambutan berlangsung penuh keakraban dan mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam membangun daerah secara berkelanjutan.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Wagub Vasko mengawali agenda dengan kegiatan bedah rumah di Nagari Manggopoh Ujung, Kecamatan Ulakan Tapakis. Program tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat menempati hunian yang lebih layak dan aman.

Selanjutnya, rombongan menyerahkan bantuan untuk Masjid Raya Tapakis guna mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah dan kegiatan keagamaan selama Ramadan. Bantuan itu diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jamaah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan umat.

Tak hanya berfokus pada aspek sosial dan keagamaan, kunjungan juga menyasar sektor ekonomi masyarakat. Wagub bersama rombongan meninjau Pasar Pabukoan di Nagari Kampuang Gapalapuang Ulakan, Kecamatan Tapakis. Di lokasi tersebut, ia berdialog dengan para pedagang takjil serta memantau geliat perputaran ekonomi yang meningkat signifikan selama Ramadan. Pemerintah menilai pasar pabukoan menjadi salah satu penggerak ekonomi kerakyatan, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Rangkaian Safari Ramadan ditutup dengan kunjungan dan silaturahmi di Masjid Raya Sunur, Nagari Sunua Tengah, Kecamatan Nan Sabaris. Dalam sambutannya, Vasko Ruseimy menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.

“Safari Ramadan ini menjadi sarana bagi kami untuk bersilaturahmi, berdialog, serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kami ingin memastikan pemerintah hadir dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah dan memperkuat nilai kebersamaan, terutama di kalangan generasi muda.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyerahkan hibah Safari Ramadan Tahun 1447 H/2026 M sebesar Rp50 juta kepada Masjid Raya Sunur. Selain itu, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Bank Nagari menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk masjid atau mushalla.

Sementara itu, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sumatera Barat turut menyalurkan bantuan kemanusiaan masing-masing Rp3 juta kepada dua orang petugas masjid sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka.

Bupati John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kepada masyarakat Padang Pariaman. Ia berharap kegiatan Safari Ramadan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan warga.

Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah secara langsung di tengah masyarakat menjadi wujud komitmen dalam membangun daerah secara kolaboratif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui Safari Ramadan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antarpemerintah daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sumatera Barat.

Editor : Ayu 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang mengumumkan terjadinya gangguan distribusi air bersih di sejumlah wilayah akibat pekerjaan perbaikan kebocoran pipa utama berdiameter DN 450 berbahan PVC yang berlokasi di Jalan Raya Lubuk Minturun.

Pekerjaan perbaikan tersebut mulai dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026. Proses pengerjaan diperkirakan berlangsung selama beberapa hari ke depan, tergantung pada kondisi teknis di lapangan. Selama masa perbaikan, distribusi air ke sejumlah kawasan akan mengalami penurunan tekanan bahkan berpotensi terhenti sementara.

Wilayah yang terdampak gangguan meliputi Iku Koto, Tabing, Air Tawar, Pasie Nan Tigo, Lubuk Buaya, Padang Sarai, dan Anak Air. Pelanggan di kawasan tersebut diimbau untuk mengantisipasi dengan menampung air sebagai cadangan guna memenuhi kebutuhan rumah tangga selama proses perbaikan berlangsung.

Manajemen Perumda AM Padang juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan mengutamakan kebutuhan pokok. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan dampak gangguan distribusi serta menjaga ketersediaan air selama masa perbaikan jaringan.

Perwakilan Perumda AM Padang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan ini. Pihaknya menegaskan bahwa perbaikan dilakukan sebagai langkah penting untuk menjaga keandalan sistem distribusi dan mencegah kerusakan yang lebih besar di kemudian hari.

“Kami memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan vital masyarakat. Tim teknis kami bekerja maksimal agar proses perbaikan dapat diselesaikan secepat mungkin dan distribusi air kembali normal,” ujar perwakilan manajemen.

Selain itu, Perumda AM Padang berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini mengenai perkembangan pekerjaan melalui kanal komunikasi resmi, seperti situs web, media sosial, dan pengumuman langsung kepada pelanggan.

Langkah perbaikan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Padang, sekaligus memastikan sistem distribusi tetap berfungsi optimal dan andal dalam jangka panjang.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Perumda AM Kota Padang mengambil langkah strategis dalam mendukung kehidupan keagamaan di daerah dengan membebaskan biaya pemakaian air bagi seluruh rumah ibadah selama tahun 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Direksi Nomor 2 Tahun 2026 dan mulai berlaku sejak Januari hingga Desember 2026.

Program pembebasan biaya air ini mencakup seluruh jenis rumah ibadah di Kota Padang, seperti masjid, gereja, vihara, pura, dan klenteng. Untuk kategori rumah ibadah utama, pembebasan diberikan dengan batas pemakaian maksimal 250 meter kubik per bulan. Sementara itu, khusus musholla, batas penggunaan air ditetapkan hingga 200 meter kubik per bulan.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengatakan kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan dalam menunjang kelancaran aktivitas keagamaan di tengah masyarakat.

“Kami ingin membantu rumah ibadah agar dapat menjalankan kegiatan peribadatan dan pembinaan umat tanpa harus terbebani oleh biaya air. Ini adalah komitmen sosial kami sebagai perusahaan daerah,” ujarnya.

Menurut Hendra, rumah ibadah selama ini umumnya mengandalkan sumbangan jamaah atau donatur untuk memenuhi kebutuhan operasional, termasuk pembayaran air. Dengan adanya kebijakan ini, pengelola rumah ibadah diharapkan dapat mengalokasikan dana yang ada untuk kegiatan pembinaan, sosial, dan pelayanan umat.

Meski demikian, Perumda AM tetap menerapkan prinsip keadilan dan tanggung jawab dalam penggunaan air. Apabila pemakaian air melebihi batas yang telah ditentukan, maka rumah ibadah hanya diwajibkan membayar selisih kelebihan dari batas maksimal tersebut.

“Jika pemakaian melampaui ketentuan, maka yang dibayarkan hanya kelebihan dari batas yang sudah ditetapkan. Kami tetap mendorong penggunaan air secara bijak dan efisien,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihak Perumda AM juga mengingatkan bahwa rumah ibadah yang masih memiliki tunggakan tagihan atau berstatus sambungan nonaktif diwajibkan menyelesaikan kewajiban terlebih dahulu agar dapat menikmati program pembebasan biaya ini.

“Kami berharap rumah ibadah yang masih memiliki tunggakan segera menyelesaikannya, sehingga dapat memanfaatkan program ini secara optimal,” tambah Hendra.

Kebijakan ini sekaligus menegaskan peran Perumda AM tidak hanya sebagai penyedia layanan air bersih, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Kota Padang. Perusahaan daerah tersebut berharap langkah ini mampu mempererat hubungan dengan masyarakat serta memberikan dampak nyata dalam mendukung keberagaman dan harmoni kehidupan beragama.

Dengan adanya pembebasan biaya air sepanjang 2026, rumah ibadah di Kota Padang diharapkan semakin berkembang dan dapat memberikan kontribusi positif bagi umat, tanpa terbebani biaya operasional dasar. Langkah ini pun menjadi wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung kemaslahatan masyarakat secara luas.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Padang pada Senin (16/2/2026) menyebabkan gangguan serius pada sistem pengolahan air bersih milik Perumda Air Minum Kota Padang. Luapan arus sungai mengakibatkan sejumlah intake terendam banjir dan tersumbat material, sehingga menghambat proses pengolahan air baku menjadi air layak konsumsi.

Melalui keterangan resmi yang disampaikan di akun media sosial perusahaan, pihak Perumda menjelaskan bahwa derasnya arus sungai membawa lumpur, sampah, serta material lainnya yang menyumbat barscreen atau alat penyaring di bagian intake. Kondisi ini membuat aliran air baku menuju instalasi pengolahan terganggu secara signifikan.

Tidak hanya itu, banjir yang merendam sejumlah titik juga menyebabkan akses menuju lokasi intake tertutup, sehingga petugas belum dapat melakukan pembersihan secara langsung. Situasi tersebut dinilai berisiko tinggi mengingat debit air yang masih deras dan berpotensi membahayakan keselamatan petugas di lapangan.

“Untuk dapat melanjutkan proses pengolahan, barscreen pada intake yang tersumbat harus segera dibersihkan. Namun, saat ini tindakan tersebut belum bisa dilakukan karena kondisi aliran sungai yang sangat deras dan tidak aman,” demikian disampaikan dalam pernyataan resmi Perumda.

Akibat gangguan tersebut, suplai air baku ke instalasi pengolahan mengalami penurunan drastis. Selain kuantitas yang berkurang, kualitas air baku juga mengalami peningkatan tingkat kekeruhan yang cukup tinggi. Air dengan kondisi demikian tidak dapat langsung diproses menjadi air bersih karena memerlukan penanganan khusus dan penyesuaian pada sistem pengolahan.

Perumda Air Minum Kota Padang menyatakan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan debit sungai. Pihaknya juga menyiagakan tim teknis untuk segera melakukan pembersihan dan normalisasi intake setelah situasi dinyatakan aman.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk menampung air sebagai cadangan selama masa gangguan berlangsung serta menggunakan air secara bijak. Informasi lanjutan mengenai perkembangan penanganan dan pemulihan layanan akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi perusahaan.

Perumda berharap kondisi cuaca segera membaik agar proses pembersihan dapat dilakukan dan distribusi air bersih kepada pelanggan kembali normal.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Perumda AM Padang memastikan akan melaksanakan pengurasan reservoir pada Sabtu (21/2/2026) di wilayah pelayanan bagian utara. Kegiatan pemeliharaan rutin tersebut diperkirakan berdampak pada terganggunya distribusi air bersih ke sejumlah kawasan selama proses pengerjaan berlangsung.

Wilayah yang berpotensi mengalami gangguan suplai air meliputi Tabing, Linggar Jati, Asrama Haji, Dadok Tunggul Hitam, Siteba, Lubuk Buaya, kawasan RSUD Sungai Sapih, RS Baiturrahmah, Lembaga Pemasyarakatan Anak Air, hingga Padang Sarai. Gangguan terjadi karena aliran air dari reservoir akan dihentikan sementara selama proses pengurasan dan pembersihan berlangsung.

Humas Perumda AM Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa pengurasan reservoir merupakan bagian dari agenda pemeliharaan berkala yang dilakukan perusahaan untuk menjaga kualitas air tetap sesuai standar. Menurutnya, reservoir sebagai tempat penampungan air berpotensi mengalami penumpukan sedimen atau endapan kotoran di bagian dasar, sehingga perlu dibersihkan secara rutin.

“Pengurasan ini bertujuan membuang sedimen maupun kotoran yang mengendap agar tidak memengaruhi mutu air yang didistribusikan ke pelanggan,” ujar Adhie, Jumat (20/2/2026) malam.

Ia menambahkan, langkah tersebut juga merupakan bagian dari prosedur operasional standar perusahaan dalam menjaga sistem distribusi tetap optimal. Dengan kondisi reservoir yang bersih, risiko kontaminasi, gangguan teknis, maupun penurunan kualitas air dapat diminimalkan.

Seiring dengan penghentian sementara aliran air, masyarakat yang berada di wilayah terdampak diimbau untuk melakukan langkah antisipatif dengan menampung air secukupnya sebelum jadwal pengerjaan dimulai. Imbauan ini terutama ditujukan bagi kebutuhan rumah tangga, fasilitas pendidikan, rumah ibadah, serta layanan kesehatan yang membutuhkan pasokan air secara berkelanjutan.

“Kami mengimbau pelanggan untuk menyiapkan cadangan air agar kebutuhan selama proses pengerjaan tetap terpenuhi. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul,” tambahnya.

Perumda AM Padang menargetkan proses pengurasan dan pembersihan reservoir dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga distribusi air ke pelanggan dapat kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas layanan air bersih yang aman, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Padang.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Pimpinan Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Padang, Fuadi, secara simbolis menyerahkan buku tabungan kepada mahasiswa Universitas Ekasakti (Unes) yang menerima program beasiswa dari BRI Padang. Penyerahan tersebut berlangsung pada Jumat (20/2) di Ruang Sidang Rektor Lantai I Gedung Rektorat Universitas Ekasakti.

Dalam kesempatan itu, Fuadi menyampaikan bahwa beasiswa diberikan kepada 25 mahasiswa Unes dengan nominal masing-masing sebesar Rp1.000.000. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban orang tua mahasiswa dalam membiayai pendidikan, khususnya pembayaran uang kuliah.

“Semoga bantuan ini dapat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan studinya dan meringankan beban orang tua. Kami juga berharap program ini tidak berhenti di sini, tetapi dapat terus berlanjut sehingga kolaborasi antara BRI dan Universitas Ekasakti semakin erat ke depannya,” ujar Fuadi.

Ia menambahkan, BRI tidak hanya mendukung melalui bantuan beasiswa, tetapi juga siap berkontribusi dalam berbagai kegiatan pembelajaran maupun program kampus yang berkaitan dengan dunia perbankan. Dukungan tersebut mencakup kegiatan edukasi keuangan, operasional perbankan, hingga kerja sama strategis lainnya.

Rektor Universitas Ekasakti, Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BRI Padang atas perhatian dan kepeduliannya terhadap mahasiswa Unes. Menurutnya, stimulus berupa beasiswa ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi mahasiswa untuk meningkatkan prestasi akademik.

“Kami sangat berterima kasih kepada BRI Padang atas bantuan beasiswa ini. Semoga ini menjadi penyemangat bagi mahasiswa untuk belajar lebih giat, meningkatkan nilai akademik, dan menjadi kebanggaan bagi orang tua serta Universitas Ekasakti,” ungkap Rektor.

Ia juga berharap momentum pemberian beasiswa yang bertepatan dengan bulan Ramadan dapat menjadi dorongan spiritual dan moral bagi mahasiswa untuk terus berprestasi.

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara penyerahan buku tabungan mahasiswa oleh Rektor Universitas Ekasakti yang didampingi Wakil Rektor III Drs. M. Takdir, M.Si, bersama Pimpinan Cabang BRI Padang. Pada kesempatan yang sama, Fuadi juga menyerahkan secara resmi Program BRI Peduli TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) Beasiswa untuk Mahasiswa Unes kepada pihak rektorat.

Melalui program ini, diharapkan hubungan kemitraan antara BRI dan Universitas Ekasakti dapat terus terjalin dan berkembang dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Padang.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Refleksi satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang digelar di Gedung Youth Center, Jumat (20/2/2026) sore. Momentum ini menjadi ajang evaluasi sekaligus penegasan komitmen membangun Kota Padang melalui sembilan program unggulan yang dirangkum dalam semangat Satujuan untuk Kejayaan Kota Padang. 

Wali Kota Fadly Amran dalam pemaparannya kembali menegaskan arah pembangunan lima tahun ke depan. 

“Menggerakkan segala potensi, kolaborasi yang nyaman, mewujudkan Kota Padang menjadi kota pintar (smart city), kota sehat yang dicontoh kementerian setiap tahun, berlandaskan agama dan budaya untuk mewujudkan kota yang maju dan sejahtera,” ujarnya. 

Visi tersebut diwujudkan melalui sembilan Program Unggulan (Progul), mulai dari Padang Amanah yang menekankan pemerintahan bersih dan akuntabel, Padang Melayani dengan layanan BPJS dan pendidikan gratis, hingga Padang Rancak yang fokus pada infrastruktur, betonisasi jalan, drainase, dan revitalisasi kawasan terdampak banjir. 

Di sektor ekonomi, program UMKM Naik Kelas dan Jelajah Padang mendorong penguatan koperasi serta penetapan branding baru Kota Padang sebagai kota gastronomi. Pemerintah kota juga mencatat capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2025 yang telah menyentuh 100 persen pada November, serta penerbitan 10.000 izin usaha sebagai bagian dari dorongan investasi. 

Terkait pascabencana, Fadly menegaskan komitmen mempertahankan target pembangunan lima tahunan meski dihadapkan pada tantangan efisiensi dan kebutuhan rehabilitasi. 

“Walaupun bencana, target-target tidak berubah. Kita sudah duduk dengan DPRD untuk tetap mempertahankan target pencapaian lima tahun ke depan,” tegasnya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Maigus Nasir menekankan kuatnya sinergi dalam kepemimpinan selama satu tahun terakhir. 

“Apa yang Pak Wali sampaikan adalah bentuk kebersamaan di bawah kepemimpinan beliau. Sejak 100 hari pertama hingga kini, evaluasi rutin terus kita lakukan bersama DPRD dan tim percepatan,” katanya. 

Refleksi ini tak hanya memaparkan keberhasilan, namun juga membuka ruang kritik dan masukan masyarakat. Pemerintah Kota Padang menegaskan bahwa capaian dan kekurangan di tahun pertama menjadi pijakan untuk mempercepat langkah menuju kejayaan kota di tahun-tahun berikutnya.(Viqi / Charlie)

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Barat (DPRD Sumbar) kembali menggelar agenda Safari Ramadhan Khusus 1447 Hijriah dengan cakupan yang lebih luas. Sebanyak 216 tim akan diterjunkan untuk mengunjungi masjid, mushalla, dan surau yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Dalam setiap kunjungan, rombongan DPRD Sumbar membawa bantuan pembangunan sarana ibadah dengan nilai berkisar antara Rp20 juta hingga Rp50 juta per lokasi. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung perbaikan maupun pengembangan fasilitas tempat ibadah, sekaligus mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat di bulan suci Ramadhan.

Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon, menjelaskan bahwa kegiatan Safari Ramadhan Khusus ini melibatkan seluruh unsur pimpinan dan anggota dewan lintas komisi. Penyebaran lokasi kunjungan mencakup wilayah perkotaan hingga nagari-nagari di pelosok daerah, sehingga pemerataan silaturahmi dan penyerapan aspirasi dapat terlaksana secara optimal.

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, dijadwalkan memimpin salah satu tim Safari Ramadhan dengan agenda kunjungan di Kota Padang, di antaranya ke Masjid Raya Marhamah, Kecamatan Kuranji, serta Masjid Rahmatan Lil Alamin di Lubuk Minturun. Sementara itu, anggota dewan lainnya akan menjalankan kunjungan sesuai daerah pemilihan masing-masing, mulai dari wilayah Kepulauan Mentawai hingga Dharmasraya dan Pasaman.

Selain menyerahkan bantuan pembangunan, setiap tim juga menghadirkan penceramah atau ulama untuk menyampaikan tausiyah sebelum atau sesudah pelaksanaan salat Tarawih berjamaah. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan nilai-nilai keagamaan serta pembinaan spiritual masyarakat selama Ramadhan.

Dukungan terhadap pelaksanaan Safari Ramadhan juga datang dari sejumlah mitra, termasuk perbankan daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Tim dari Sekretariat DPRD Sumbar turut dilibatkan guna memastikan kelancaran administrasi, penyaluran bantuan, serta koordinasi teknis di lapangan.

Secara keseluruhan, 216 tempat ibadah menjadi sasaran kunjungan tahun ini. Rinciannya, empat pimpinan DPRD Sumbar dijadwalkan mengunjungi 25 lokasi. Komisi I dengan sembilan anggota mengunjungi 23 tempat ibadah. Komisi II yang beranggotakan 12 orang menyasar 35 lokasi. Komisi III dengan 12 anggota mengunjungi 47 lokasi, Komisi IV dengan 14 anggota menjangkau 51 lokasi, dan Komisi V yang berjumlah 15 anggota mengunjungi 45 tempat ibadah.

Melalui Safari Ramadhan 1447 H, DPRD Sumbar bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap pembangunan sarana ibadah dapat terus ditingkatkan, sekaligus memperkuat karakter religius masyarakat Sumatera Barat.

Editor : Deviana 


SURAT KETERANGAN NAGARI KOTO NAN TIGO IV KOTO HILIE

REALITANUSANTARA.COM

Painan -Tanah dengan Nomor Sertipikat 03140402100150 yang terletak di Sungai Pampan Kenagarian Koto Nan III IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat , milik pasangan suami isteri Hendri Mulyono panggilan Yon dan Emi Warti

Kemudian diperkuat dengan terbitnya Surat Keterangan dari Walinagari Koto Nan III IV Koto Hilie, Nofriedi, SH

Nomor 05/SKet/WN-KNT/2026 tanggal 18 Februari 2026 dan ditanda tangani oleh Walinagari Nofriedi, SH

Dengan demikian kepemilikan tanah perumahan yang telah dibalik namakan dari saudara Syahruddin kepada Hendri Mulyono dan Emi Warti berdasarkan akta jual beli yang dikeluarkan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah Kecamatan Batang Kapas pada tanggal 08 April 2005

Nomor: 04- AJB-BK-IV-2005 dengan batas batas- batas sepadam:

-Sebelah Utara berbatas dengan tanah EDI ARMA

-Sebelah Selatan berbatas dengan tanah LENI

-Sebelah Timur berbatas dengan tanah ERMAWATI

-Sebelah Barat berbatas dengan jalan raya Padang- Sungai Penuh

Menurut Walinagari Koto Nan III IV Koto Hilie Nofriedi, SH, dengan dikeluarkannya surat keterangan ini, MEMANG Benar Hak dan kepemilikan tanah perumahan yang sekarang ditempati secara hukum pemerintahan baik dari awal mmendaftarkan ke Nagari dan Wali Nagari juga menjelaskan,bahwa, sewaktu anggota /(perangkat nagari)  yang langsung turun ke lapangan ..

Dengan kelengkapan persaratan itulah mereka dapat melak sanakan akat jual beli ,serta mendapatkan sertifikat yang di keluarkan BPN ,

” terangnya kepada media ini , Rabu tanggal 18 Fwbruari 2026, diruang kerjanya,Agar keterangan ini ,dapat dipergunakan sebagaimana perlunya, tukasnya )kami akan kupas tuntas kasus yang menimpa saudara hendri mulyono dan emi warti(redasi tim)

REALITANUSANTARA. COM

Sumbar - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, nuansa religius mulai menyelimuti seluruh pelosok Ranah Minang. Suara lantunan doa menggema dari surau dan masjid, pasar pabukoan kembali hidup, dan denyut kehidupan masyarakat terasa semakin dinamis menjelang waktu berbuka. Di tengah semarak suasana itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menyampaikan pesan yang sarat makna — ajakan untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum menumbuhkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas.

Menurutnya, ibadah puasa tidak hanya mempererat hubungan dengan Sang Khalik, tetapi juga menjadi sarana memperbaiki perilaku sosial dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat berada di jalan raya.

“Disiplin berlalu lintas sejatinya adalah cerminan kedewasaan spiritual,” ujarnya penuh penekanan.

Ramadhan, lanjutnya, mengajarkan nilai kesabaran dan pengendalian diri — dua hal yang juga menjadi kunci keselamatan berkendara. Ia mengingatkan agar semangat mengejar waktu berbuka tidak berubah menjadi kelalaian yang justru membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Pola mobilitas masyarakat yang meningkat setiap tahun menjelang waktu magrib dan selepas tarawih, menurutnya, harus disikapi dengan bijak. Jalan-jalan utama, kawasan kuliner, dan area sekitar masjid kerap dipadati kendaraan. Dalam situasi demikian, pengendara dituntut untuk tetap tenang, sabar, dan mematuhi aturan lalu lintas.

Kombes Reza menegaskan bahwa tindakan sederhana seperti menggunakan helm berstandar, mengenakan sabuk pengaman, tidak melawan arus, dan menghindari penggunaan ponsel saat mengemudi merupakan wujud tanggung jawab moral.

“Keselamatan bukan sekadar aturan, tetapi amanah yang wajib dijaga. Keluarga selalu menunggu kita pulang dalam keadaan selamat,” tuturnya.

Selama Ramadhan tahun ini, jajaran Ditlantas Polda Sumbar akan mengintensifkan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan, memperkuat patroli pada jam-jam krusial, serta meningkatkan edukasi keselamatan berkendara. Pendekatan yang diambil tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada langkah-langkah pencegahan dan pembinaan kepada masyarakat.

Ia berharap kesadaran tertib berlalu lintas tumbuh dari hati nurani, bukan karena takut akan sanksi.

“Jalan raya adalah ruang bersama yang mempertemukan banyak karakter. Empati dan saling menghormati menjadi kunci mencegah konflik serta kecelakaan,” ungkapnya.

Ramadhan, kata Kombes Reza, sepatutnya menjadi ruang refleksi bersama. Saatnya masyarakat menjadikan ketaatan di jalan raya sebagai bagian dari ibadah sosial. Menghormati pengguna jalan lain, mematuhi rambu, dan menjaga keselamatan bersama merupakan bentuk nyata dari nilai-nilai keagamaan yang diajarkan dalam bulan suci.

Sebagai kepala keluarga, ia juga menyampaikan doa agar Ramadhan 1447 H membawa keberkahan, kesehatan, dan keselamatan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat.

“Bulan suci ini hendaknya menjadi penguat karakter, bukan hanya dalam ibadah ritual, tapi juga dalam etika berkendara. Kesabaran saat macet dan kerelaan memberi jalan adalah bagian dari wujud keimanan,” tambahnya.

Dengan semangat pengabdian dan tanggung jawab moral, Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen memastikan suasana Ramadhan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Harapannya, seluruh umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan penuh kekhusyukan, tanpa terganggu oleh potensi kecelakaan di jalan raya. 

Editor: (RZ)

REALITANUSANTARA.COM

Padang Pariaman - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyatakan komitmen kuat dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan digelar secara nasional pada Mei hingga Juli 2026. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, saat menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Padang Pariaman, Evi Junaidi, bersama jajaran di ruang kerjanya di Parik Malintang, Rabu (18/2/2026).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan teknis dan koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh tahapan sensus berjalan optimal. Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BPS sebagai lembaga penyelenggara, mengingat sensus ekonomi merupakan instrumen strategis dalam menyediakan data komprehensif tentang kondisi riil perekonomian daerah.

Menurut John Kenedy Azis, pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh, baik melalui penguatan koordinasi antarperangkat daerah, fasilitasi sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha, maupun penyediaan data administratif yang dibutuhkan untuk menunjang akurasi pendataan.

“Sensus ekonomi ini sangat strategis. Data yang dihasilkan harus benar-benar objektif dan akurat, sehingga dapat menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi Padang Pariaman yang lebih tepat sasaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, hasil SE2026 diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur, potensi, serta tantangan ekonomi daerah. Data tersebut juga akan memperkuat implementasi sistem single data yang terintegrasi dan dikelola BPS, sehingga perencanaan pembangunan menjadi lebih efektif dan terukur.

Sementara itu, Kepala BPS Padang Pariaman, Evi Junaidi, menyampaikan bahwa dukungan aktif pemerintah daerah menjadi faktor kunci dalam menyukseskan pelaksanaan SE2026. Ia menjelaskan bahwa sensus ekonomi merupakan agenda nasional yang bertujuan menyediakan gambaran komprehensif mengenai kondisi dan potensi ekonomi hingga tingkat kabupaten/kota.

“Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar proses pendataan berjalan lancar dan hasilnya benar-benar mencerminkan kondisi lapangan,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, turut dibahas sejumlah program strategis BPS lainnya. Di antaranya penyusunan publikasi Padang Pariaman Dalam Angka sebagai rujukan resmi data statistik daerah, pendataan keluarga terdampak bencana guna mendukung kebijakan pemulihan ekonomi, serta rencana ground check rumah tangga Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk memastikan validitas data sosial ekonomi masyarakat.

Pertemuan itu juga dihadiri Asisten Perekonomian Elfi Delita, Staf Ahli Alfian, Kepala Dinas Kominfo Zahirman, Kepala Dinas LHPKPP Andri Satria Masri, Kepala Disdukcapil Indara Utama, serta Sekretaris Bapelitbangda.

Melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan BPS diharapkan mampu menghadirkan data statistik yang berkualitas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Padang Pariaman.

Editor : Ayu

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.