Kasus
KASUS][column1]
Polri
[Polri][column1]
REALITANUSANTARA.COM
MAGELANG - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, S.Pd., M.Pd., AIFO, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) 2026 yang diselenggarakan dalam format retret nasional di Akademi Militer Magelang pada 15 hingga 19 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 557 ketua DPRD dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat kualitas kepemimpinan legislatif daerah dalam sistem pemerintahan nasional.
Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi para pimpinan daerah untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan sekaligus memperdalam wawasan kebangsaan dalam menghadapi dinamika pembangunan nasional dan daerah.
Dalam forum diskusi yang berlangsung interaktif, Aprinaldi aktif menyampaikan berbagai gagasan dan pandangan terkait peran DPRD dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah sebagai mitra strategis dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
Menurutnya, langkah-langkah kecil yang dibangun melalui forum diskusi seperti ini memiliki dampak besar bagi kemajuan daerah. Diskusi yang konstruktif, pertukaran ide, serta kolaborasi lintas wilayah dinilai mampu memperjelas posisi DPRD dalam kerangka kerja baru pemerintahan, khususnya dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan Pemantapan Kepemimpinan Daerah ini juga memberikan pemahaman mendalam kepada peserta terkait isu-isu strategis seperti geopolitik, geostrategi, serta kewaspadaan nasional. Materi tersebut dinilai penting dalam memperkuat kapasitas pimpinan daerah dalam menjaga stabilitas politik dan sosial di wilayah masing-masing.
Aprinaldi menegaskan bahwa DPRD memiliki peran krusial dalam memastikan stabilitas daerah tetap terjaga, sekaligus menjadi jembatan antara kepentingan masyarakat dan kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan wawasan melalui forum seperti ini menjadi sangat relevan dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu mendorong implementasi kebijakan yang lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan, sehingga memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah, khususnya Kabupaten Padang Pariaman.
Dengan semangat kolaborasi dan peningkatan kapasitas kepemimpinan, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Editor : Deviana
REALITANUSANTARA.COM
MAGELANG - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) 2026 yang diselenggarakan dalam format retret nasional di Akademi Militer Magelang pada 15 hingga 19 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 557 ketua DPRD dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat kualitas kepemimpinan legislatif daerah dalam sistem pemerintahan nasional.
Retret nasional tersebut dirancang sebagai forum pembekalan intensif yang menggabungkan penguatan kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta peningkatan disiplin melalui pendekatan semi-militer. Program ini sekaligus menjadi sarana konsolidasi nasional guna menyelaraskan arah kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.
Muhidi menegaskan komitmennya untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesiapan, baik secara fisik maupun mental. Menurutnya, pembekalan yang diberikan dalam retret ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan efektivitas peran DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan peraturan daerah.
“Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang sangat strategis. Dengan pola pembinaan yang disiplin dan terstruktur, kami optimistis dapat meningkatkan kinerja DPRD dalam mengawal pembangunan serta memastikan kebijakan daerah selaras dengan kepentingan nasional,” ujarnya.
KPPD 2026 dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya memperkuat ketahanan nasional melalui peningkatan kapasitas dan integritas pimpinan daerah, termasuk unsur legislatif sebagai mitra strategis pemerintah.
Sementara itu, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, Ace Hasan Syadzily, menyampaikan bahwa retret KPPD memiliki peran penting dalam membangun sinergi antara pusat dan daerah. Ia menegaskan bahwa DPRD merupakan bagian integral dalam sistem pemerintahan yang memiliki fungsi strategis dalam penganggaran, legislasi, serta pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.
“Para pimpinan DPRD perlu memiliki pemahaman komprehensif terkait tujuan nasional dan wawasan kebangsaan. Hal ini penting agar setiap kebijakan daerah dapat berjalan selaras dengan agenda pembangunan nasional,” ujarnya.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta menerima berbagai materi utama, antara lain kepemimpinan strategis, geopolitik nasional, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta latihan kedisiplinan berbasis pola pembinaan militer. Metode ini diharapkan mampu membentuk karakter kepemimpinan yang tangguh, adaptif, dan berintegritas tinggi.
Program KPPD 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Lemhannas RI dengan berbagai asosiasi DPRD tingkat provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda nasional dalam menciptakan pimpinan legislatif daerah yang berkarakter negarawan dan mampu menjalankan peran strategis dalam mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.
Editor : Deviana
REALITANUSANTARA.COM
Magelang - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, S.Pd., M.Pd., AIFO, melakukan pertemuan langsung dengan sejumlah tokoh nasional dalam rangka mengikuti kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD se-Indonesia yang berlangsung di Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil), Magelang. 18/04/2026.
Dalam kegiatan tersebut, Aprinaldi berkesempatan berdialog secara langsung dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, Ace Hasan Syadzily, serta Sekretaris Lemhanas RI, Panca Putra Simanjuntak.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Aprinaldi memanfaatkan momentum tersebut untuk berdiskusi serta bertukar pandangan terkait berbagai isu strategis nasional, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan daerah, ketahanan pangan, serta penguatan kapasitas kepemimpinan di tingkat daerah.
Kegiatan KPPD ini menjadi wadah penting bagi para pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia untuk memperluas wawasan kebangsaan, meningkatkan kompetensi kepemimpinan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Interaksi langsung dengan para pejabat tinggi negara diharapkan mampu memberikan perspektif baru dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Aprinaldi menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan serta memperkuat peran DPRD dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antara pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, guna mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.(Ayu)
"Lebih lanjut, Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa penerapan ETLE Handheld tidak hanya bertujuan untuk menindak, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat.“Kami ingin membangun budaya tertib berlalu lintas. Penindakan ini adalah bagian dari upaya menyelamatkan pengguna jalan,” jelasnya.
Melalui penerapan ETLE Handheld, Ditlantas Polda Sumbar menegaskan komitmennya dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Sumatera Barat.
“Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan.”
Reporter :(RF)
REALITANUSANTARA.COM
PADANG - Kunjungan silaturahmi Komisaris Bank Mega Syariah ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga, khususnya dalam mendukung peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat.
Kedatangan Komisaris Bank Mega Syariah tersebut disambut langsung oleh jajaran pimpinan Perumda Air Minum Kota Padang, yakni Direktur Utama dan Direktur Umum. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, diwarnai diskusi mendalam mengenai berbagai kondisi dan tantangan yang tengah dihadapi perusahaan daerah tersebut.
Dalam dialog tersebut, salah satu isu utama yang dibahas adalah kondisi infrastruktur air minum pascabencana yang hingga saat ini masih dalam tahap pemulihan. Pihak Perumda mengungkapkan bahwa sejumlah fasilitas mengalami kerusakan yang berdampak pada distribusi air bersih kepada masyarakat, sehingga membutuhkan percepatan rehabilitasi dan dukungan berbagai pihak.
Selain itu, pembahasan juga menyoroti upaya perusahaan dalam menjaga kualitas pelayanan di tengah berbagai keterbatasan. Perumda Air Minum Kota Padang terus berkomitmen untuk memastikan distribusi air tetap berjalan optimal, meskipun dihadapkan pada tantangan teknis maupun non-teknis.
Komisaris Bank Mega Syariah dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Perumda, serta membuka peluang kerja sama yang dapat mendukung pemulihan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan ke depan.
Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak berharap dapat membangun kerja sama yang lebih erat dan berkelanjutan, guna mendorong peningkatan layanan air bersih yang merata, berkualitas, dan berkesinambungan bagi masyarakat Kota Padang.
Sinergi antara sektor perbankan syariah dan perusahaan daerah dinilai menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan, sekaligus mempercepat pemulihan dan peningkatan layanan publik di daerah.(Ayu)
REALITANUSANTARA.COM
PADANG - Pemerintah Kota Padang terus memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi emas melalui program unggulan "Padang Juara". Hal ini dibuktikan dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna terkait Program Bantuan Pendidikan Tingkat Sarjana di Sampoerna University tahun akademik 2026/2027.
Penandatanganan kerjasama digelar di Aula Abu Bakar Ja’ar, Gedung Balai Kota Padang, Kamis (16/4/2026).
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya melulu soal infrastruktur fisik, melainkan juga investasi jangka panjang pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
"Kerja sama ini adalah bentuk sharing anggaran untuk memberikan akses pendidikan kelas dunia bagi putra-putri terbaik Padang. Kuliah di Sampoerna University memiliki keunggulan program double degree, di mana mahasiswa akan mendapatkan ijazah dari Sampoerna University dan Arizona State University, Amerika Serikat," ujar Fadly Amran.
Fadly juga memotivasi para penerima beasiswa dengan menceritakan peluang internasional yang terbuka lebar. Ia mencontohkan beberapa mahasiswa senior yang saat ini tengah mengikuti program di Jepang.
"Anak-anak kita ini levelnya sudah internasional. Mereka akan mendapatkan fasilitas penuh (full funded), mulai dari asrama, uang saku, hingga biaya makan. Fokuslah belajar, jadilah pemimpin masa depan. Jika dulu di Padang Panjang ada anak didik kita yang menjadi Ketua BEM di sana, saya tantang anak-anak Kota Padang untuk melakukan hal yang sama," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menyampaikan bahwa program ini merupakan pengiriman tahun kedua di masa jabatan Wali Kota Fadly Amran. Program ini menjadi solusi konkret untuk menekan angka putus sekolah pada tingkat perguruan tinggi, terutama bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
"Dari total 319 pendaftar, melalui seleksi ketat yang dimulai sejak tahun 2023, terpilihlah 8 putra-putri terbaik yang akan diberangkatkan tahun ini. Senior mereka yang sudah masuk tahun lalu menunjukkan prestasi gemilang dengan IPK di atas 3, bahkan ada yang mencapai 3,94," ungkap Yopi.
Adapun 8 siswa penerima beasiswa tersebut adalah: Araya Rizkia Arfi (SMA 16 Padang), Muhammad Faiq Azzahwan (SMA 1 Padang). Sabrini Syamsul Putri (SMA 9 Padang), Ridho Agustian Putra (SMA 9 Padang), Salma (SMA 9 Padang), Farid Ade Akbar (SMA 10 Padang),Vella Meilany (SMA 9 Padang), Amanda Tanisha Khumayarah (SMA 5 Padang).
Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Senior Director Putra Sampoerna Foundation (PSF) Elan Merdy, Head of Government Relations PSF Mutmainah Syahri, serta Head of Development Program PSF Juliana. Termasuk Kepala OPD di lingkungan Pemko Padang, para kepala sekolah, serta orang tua siswa penerima beasiswa yang tampak haru dan bangga menyaksikan anak-anak mereka bersiap menuju jenjang pendidikan internasional pada bulan Juni mendatang.(Defrianto / Charlie)
REALITANUSANTARA.COM
PADANG - Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan menggelar pelatihan Literasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam program AI Ready ASEAN bagi ratusan kepala sekolah se-Kota Padang. Kegiatan ini berlangsung di Youth Center Padang, Rabu (15/4/2026), dan diikuti sekitar 600 peserta dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pendidikan, khususnya dalam menghadapi percepatan transformasi digital di era teknologi.
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan (GTK) Dinas Pendidikan Kota Padang, Rohabdi Rusdam, bersama jajaran kepala bidang lainnya, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada para kepala sekolah dan tenaga pendidik terkait pemanfaatan teknologi AI di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Kepala bidang pembinaan SMP Indriyedy Bakri mengatakan, pelatihan tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga mencakup praktik langsung dalam pengembangan aplikasi berbasis AI yang dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing.
“Program AI Ready ASEAN ini diharapkan mampu menunjang program unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Padang Juara, sekaligus mendukung pengembangan konsep smart city. Melalui pelatihan ini, sekolah dapat mulai mengadopsi teknologi AI secara bertahap dan terarah,” ujarnya
Program ini turut mendapat dukungan penuh dari Fadly Amran yang menekankan pentingnya transformasi digital sebagai fondasi pembangunan kota berbasis teknologi. Ia menilai sektor pendidikan memiliki peran krusial dalam mencetak generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krisnova, juga berharap pelatihan ini dapat diimplementasikan secara menyeluruh di seluruh satuan pendidikan. Ia menekankan bahwa pemanfaatan AI di sekolah harus diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab.
“Melalui program ini, siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami, mengelola, dan memanfaatkan AI secara positif dan produktif. Bahkan, hasil pembelajaran dapat dilaporkan kepada orang tua sebagai bagian dari keterlibatan dalam perkembangan pendidikan anak,” jelas Yopi.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya literasi digital dalam membentuk karakter siswa di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi global. Sekolah diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran yang tidak hanya mengedepankan aspek akademik, tetapi juga keterampilan abad ke-21.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Dinas Pendidikan Kota Padang optimistis kualitas pendidikan di daerah tersebut akan semakin meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam mempersiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global dalam menghadapi era digital.
Editor : Ayu