Kasus
KASUS][column1]
Polri
[Polri][column1]
"Lebih lanjut, Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa penerapan ETLE Handheld tidak hanya bertujuan untuk menindak, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat.“Kami ingin membangun budaya tertib berlalu lintas. Penindakan ini adalah bagian dari upaya menyelamatkan pengguna jalan,” jelasnya.
Melalui penerapan ETLE Handheld, Ditlantas Polda Sumbar menegaskan komitmennya dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Sumatera Barat.
“Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan.”
Reporter :(RF)
REALITANUSANTARA.COM
PADANG - Kunjungan silaturahmi Komisaris Bank Mega Syariah ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga, khususnya dalam mendukung peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat.
Kedatangan Komisaris Bank Mega Syariah tersebut disambut langsung oleh jajaran pimpinan Perumda Air Minum Kota Padang, yakni Direktur Utama dan Direktur Umum. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, diwarnai diskusi mendalam mengenai berbagai kondisi dan tantangan yang tengah dihadapi perusahaan daerah tersebut.
Dalam dialog tersebut, salah satu isu utama yang dibahas adalah kondisi infrastruktur air minum pascabencana yang hingga saat ini masih dalam tahap pemulihan. Pihak Perumda mengungkapkan bahwa sejumlah fasilitas mengalami kerusakan yang berdampak pada distribusi air bersih kepada masyarakat, sehingga membutuhkan percepatan rehabilitasi dan dukungan berbagai pihak.
Selain itu, pembahasan juga menyoroti upaya perusahaan dalam menjaga kualitas pelayanan di tengah berbagai keterbatasan. Perumda Air Minum Kota Padang terus berkomitmen untuk memastikan distribusi air tetap berjalan optimal, meskipun dihadapkan pada tantangan teknis maupun non-teknis.
Komisaris Bank Mega Syariah dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Perumda, serta membuka peluang kerja sama yang dapat mendukung pemulihan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan ke depan.
Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak berharap dapat membangun kerja sama yang lebih erat dan berkelanjutan, guna mendorong peningkatan layanan air bersih yang merata, berkualitas, dan berkesinambungan bagi masyarakat Kota Padang.
Sinergi antara sektor perbankan syariah dan perusahaan daerah dinilai menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan, sekaligus mempercepat pemulihan dan peningkatan layanan publik di daerah.(Ayu)
REALITANUSANTARA.COM
PADANG - Pemerintah Kota Padang terus memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi emas melalui program unggulan "Padang Juara". Hal ini dibuktikan dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna terkait Program Bantuan Pendidikan Tingkat Sarjana di Sampoerna University tahun akademik 2026/2027.
Penandatanganan kerjasama digelar di Aula Abu Bakar Ja’ar, Gedung Balai Kota Padang, Kamis (16/4/2026).
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya melulu soal infrastruktur fisik, melainkan juga investasi jangka panjang pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
"Kerja sama ini adalah bentuk sharing anggaran untuk memberikan akses pendidikan kelas dunia bagi putra-putri terbaik Padang. Kuliah di Sampoerna University memiliki keunggulan program double degree, di mana mahasiswa akan mendapatkan ijazah dari Sampoerna University dan Arizona State University, Amerika Serikat," ujar Fadly Amran.
Fadly juga memotivasi para penerima beasiswa dengan menceritakan peluang internasional yang terbuka lebar. Ia mencontohkan beberapa mahasiswa senior yang saat ini tengah mengikuti program di Jepang.
"Anak-anak kita ini levelnya sudah internasional. Mereka akan mendapatkan fasilitas penuh (full funded), mulai dari asrama, uang saku, hingga biaya makan. Fokuslah belajar, jadilah pemimpin masa depan. Jika dulu di Padang Panjang ada anak didik kita yang menjadi Ketua BEM di sana, saya tantang anak-anak Kota Padang untuk melakukan hal yang sama," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menyampaikan bahwa program ini merupakan pengiriman tahun kedua di masa jabatan Wali Kota Fadly Amran. Program ini menjadi solusi konkret untuk menekan angka putus sekolah pada tingkat perguruan tinggi, terutama bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
"Dari total 319 pendaftar, melalui seleksi ketat yang dimulai sejak tahun 2023, terpilihlah 8 putra-putri terbaik yang akan diberangkatkan tahun ini. Senior mereka yang sudah masuk tahun lalu menunjukkan prestasi gemilang dengan IPK di atas 3, bahkan ada yang mencapai 3,94," ungkap Yopi.
Adapun 8 siswa penerima beasiswa tersebut adalah: Araya Rizkia Arfi (SMA 16 Padang), Muhammad Faiq Azzahwan (SMA 1 Padang). Sabrini Syamsul Putri (SMA 9 Padang), Ridho Agustian Putra (SMA 9 Padang), Salma (SMA 9 Padang), Farid Ade Akbar (SMA 10 Padang),Vella Meilany (SMA 9 Padang), Amanda Tanisha Khumayarah (SMA 5 Padang).
Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Senior Director Putra Sampoerna Foundation (PSF) Elan Merdy, Head of Government Relations PSF Mutmainah Syahri, serta Head of Development Program PSF Juliana. Termasuk Kepala OPD di lingkungan Pemko Padang, para kepala sekolah, serta orang tua siswa penerima beasiswa yang tampak haru dan bangga menyaksikan anak-anak mereka bersiap menuju jenjang pendidikan internasional pada bulan Juni mendatang.(Defrianto / Charlie)
REALITANUSANTARA.COM
PADANG - Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan menggelar pelatihan Literasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam program AI Ready ASEAN bagi ratusan kepala sekolah se-Kota Padang. Kegiatan ini berlangsung di Youth Center Padang, Rabu (15/4/2026), dan diikuti sekitar 600 peserta dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pendidikan, khususnya dalam menghadapi percepatan transformasi digital di era teknologi.
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan (GTK) Dinas Pendidikan Kota Padang, Rohabdi Rusdam, bersama jajaran kepala bidang lainnya, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada para kepala sekolah dan tenaga pendidik terkait pemanfaatan teknologi AI di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Kepala bidang pembinaan SMP Indriyedy Bakri mengatakan, pelatihan tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga mencakup praktik langsung dalam pengembangan aplikasi berbasis AI yang dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing.
“Program AI Ready ASEAN ini diharapkan mampu menunjang program unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Padang Juara, sekaligus mendukung pengembangan konsep smart city. Melalui pelatihan ini, sekolah dapat mulai mengadopsi teknologi AI secara bertahap dan terarah,” ujarnya
Program ini turut mendapat dukungan penuh dari Fadly Amran yang menekankan pentingnya transformasi digital sebagai fondasi pembangunan kota berbasis teknologi. Ia menilai sektor pendidikan memiliki peran krusial dalam mencetak generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krisnova, juga berharap pelatihan ini dapat diimplementasikan secara menyeluruh di seluruh satuan pendidikan. Ia menekankan bahwa pemanfaatan AI di sekolah harus diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab.
“Melalui program ini, siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami, mengelola, dan memanfaatkan AI secara positif dan produktif. Bahkan, hasil pembelajaran dapat dilaporkan kepada orang tua sebagai bagian dari keterlibatan dalam perkembangan pendidikan anak,” jelas Yopi.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya literasi digital dalam membentuk karakter siswa di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi global. Sekolah diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran yang tidak hanya mengedepankan aspek akademik, tetapi juga keterampilan abad ke-21.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Dinas Pendidikan Kota Padang optimistis kualitas pendidikan di daerah tersebut akan semakin meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam mempersiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global dalam menghadapi era digital.
Editor : Ayu
REALITANUSANTARA.COM
PADANG — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Singgalang menyalurkan sebanyak 500 mushaf Al-Qur’an kepada santri dan para penghafal Al-Qur’an di sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat.
Program ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung kegiatan pembelajaran Al-Qur’an di tengah masyarakat, sekaligus menggantikan mushaf yang sudah tidak layak pakai di berbagai masjid, mushalla, dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA).
Dalam salah satu titik penyaluran, sebanyak 67 mushaf Al-Qur’an diserahkan kepada para santri MDTA Nurul Huda yang berlokasi di Masjid Al-Bahrain, Kota Padang. Penyerahan tersebut disambut antusias oleh para santri dan pengajar, yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana belajar mengaji.
Sebelumnya, ratusan mushaf juga telah didistribusikan ke tujuh titik masjid dan mushalla lainnya di Kota Padang. Tak hanya itu, bantuan serupa turut menjangkau wilayah yang terdampak bencana banjir, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan pascabencana.
Program penyebaran mushaf Al-Qur’an ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali semangat generasi muda untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an. Hal ini dinilai penting, mengingat Sumatera Barat dikenal sebagai daerah dengan mayoritas penduduk beragama Islam serta memiliki tradisi kuat dalam pembelajaran dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi pemicu peningkatan kualitas ibadah masyarakat, baik dalam hal membaca, memahami, maupun menghafal Al-Qur’an.
Melalui program tersebut, Dompet Dhuafa Singgalang turut mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an. Partisipasi ini dinilai penting dalam memperkuat pembinaan spiritual generasi muda, sekaligus mencetak insan yang berakhlak mulia dan berilmu.
Kolaborasi antara Perumda Air Minum Kota Padang dan Dompet Dhuafa Singgalang ini menjadi contoh nyata sinergi antara sektor publik dan lembaga filantropi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang keagamaan.(Ayu)
REALITANUSANTARA.COM
Magelang - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Bapak Aprinaldi, S.Pd., M.Pd., AIFO, mengikuti kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah bagi Ketua DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Indonesia Tahun 2026 yang digelar di Lembah Tidar, Magelang, Rabu (15/4/2026).
Kehadiran Aprinaldi dalam kegiatan tersebut bertepatan dengan hari ulang tahunnya, menjadi momen istimewa yang diisi dengan komitmen peningkatan kapasitas kepemimpinan dan pengabdian kepada daerah. Di tengah suasana penuh semangat, ia bersama para pimpinan DPRD dari berbagai daerah mengikuti rangkaian kegiatan yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan, tata kelola pemerintahan, serta sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif.
Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah ini merupakan agenda nasional yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi para pimpinan DPRD dalam menghadapi dinamika pemerintahan serta tantangan pembangunan daerah ke depan. Materi yang diberikan mencakup penguatan fungsi legislasi, pengawasan, serta penganggaran, yang menjadi pilar utama dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Aprinaldi diharapkan dapat menyerap berbagai ilmu dan pengalaman yang nantinya dapat diimplementasikan dalam mendukung kemajuan Kabupaten Padang Pariaman. Partisipasinya juga mencerminkan komitmen DPRD dalam terus meningkatkan kualitas kinerja demi pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
Doa dan harapan turut mengiringi keikutsertaan beliau dalam kegiatan ini. Semoga seluruh rangkaian kursus berjalan lancar serta memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi peserta secara individu, tetapi juga bagi pembangunan daerah masing-masing.
Di hari spesialnya, ucapan selamat ulang tahun pun mengalir, disertai doa agar Bapak Aprinaldi senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesuksesan dalam mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman.
Editor : Ayu
REALITANUSANTARA.COM
Padang - Momen ulang tahun kerap menjadi ruang sederhana untuk berhenti sejenak, menengok perjalanan yang telah dilalui, sekaligus menata langkah ke depan. Suasana itulah yang terasa dalam peringatan ulang tahun Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, Kapolda Sumatera Barat, yang dipenuhi dengan ucapan tulus dari berbagai kalangan.
Ucapan tersebut mengalir dari lingkungan internal kepolisian, mulai dari Bidang Humas, para Kapolres di berbagai daerah, hingga personel yang bertugas di lapangan. Tidak ada kesan berlebihan dalam setiap pesan yang disampaikan, melainkan doa-doa sederhana yang sarat makna—harapan akan kesehatan, kekuatan, serta kelapangan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin.
Di lingkungan Polda Sumbar, nuansa kebersamaan terasa begitu hangat. Ucapan yang hadir bukan sekadar formalitas, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan dan dukungan moral kepada sosok pimpinan yang selama ini menjadi arah dalam setiap langkah pengabdian.
Hal serupa juga datang dari para Kapolres di berbagai wilayah. Mereka menyampaikan harapan agar Kapolda senantiasa diberikan kebijaksanaan dalam memimpin, serta mampu menjaga keseimbangan antara ketegasan dan pendekatan yang humanis dalam setiap kebijakan.
Namun, momen ini terasa semakin bermakna dengan keterlibatan masyarakat. Ucapan yang datang dari warga, baik melalui media sosial maupun secara langsung, menjadi cerminan bahwa kehadiran kepolisian benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi masyarakat, sosok Kapolda bukan sekadar jabatan struktural. Ia menjadi representasi dari wajah Polri di tengah kehidupan. Ketika rasa aman hadir, pelayanan dirasakan, dan masyarakat merasa dihargai, di situlah makna kepemimpinan menemukan wujudnya.
Pendekatan humanis pun menjadi harapan yang terus tumbuh. Bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum semata, tetapi juga mampu mendengar, memahami, dan merangkul masyarakat dalam setiap situasi.
Momentum ulang tahun ini seakan menjadi pengingat bahwa pengabdian Polri berakar dari kebutuhan masyarakat. Setiap langkah, kebijakan, dan keputusan yang diambil diharapkan selalu berpijak pada kepentingan bersama.
Ucapan dari jajaran Humas Polda Sumbar juga mencerminkan harapan agar institusi kepolisian terus bergerak ke arah yang lebih terbuka, profesional, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelayanan.
Di tengah dinamika yang terus berkembang, tantangan ke depan tentu tidak ringan. Namun, doa dan dukungan yang mengalir dari berbagai pihak menjadi energi tersendiri bagi Kapolda dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Bagi anggota di lapangan, kepemimpinan yang humanis memberikan ruang untuk bekerja dengan lebih percaya diri. Arahan yang jelas serta pendekatan yang terbuka membuat setiap tugas dapat dijalankan dengan lebih terarah dan penuh tanggung jawab.
Sementara itu, bagi masyarakat, kehadiran polisi yang dekat dan mudah dijangkau menciptakan rasa aman yang lebih nyata. Tidak ada lagi jarak yang terasa jauh antara aparat dan warga, melainkan hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan.
Ucapan ulang tahun ini mungkin terlihat sederhana, namun memiliki makna yang mendalam. Ia menjadi simbol hubungan yang terus dirawat antara Polri dan masyarakat, hubungan yang tidak hanya dibangun melalui tugas, tetapi juga melalui rasa saling menghargai.
Lebih dari sekadar perayaan, momen ini menjadi refleksi bahwa di balik seragam dan jabatan, terdapat tanggung jawab besar untuk terus menjaga kepercayaan publik.
Seiring bertambahnya usia, harapan pun ikut tumbuh—harapan akan kebijaksanaan yang semakin matang, kesehatan yang selalu terjaga, serta kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Dari Sumatera Barat, doa itu mengalir dengan tulus, tanpa banyak kata, namun penuh makna. Selamat ulang tahun, semoga setiap langkah pengabdian senantiasa membawa kebaikan, menjaga kepercayaan, dan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
REALITANUSANTARA.COM
PADANG PARIAMAN - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, menghadiri kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal yang digelar Kepolisian Daerah Sumatera Barat bersama masyarakat di kawasan Hunian Sementara (Huntara) Batang Anai, Nagari Katapiang, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat, khususnya pasca-Idulfitri 1447 Hijriah.
Selain sebagai ajang saling memaafkan, kegiatan ini juga diisi dengan sejumlah aksi sosial dan lingkungan yang berdampak langsung bagi warga. Di antaranya penebaran bibit ikan nila dan gurami di area sekitar Huntara, sebagai langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Program tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga, terutama bagi masyarakat yang tengah menjalani masa pemulihan di hunian sementara.
Tak hanya itu, rangkaian kegiatan juga mencakup penanaman pohon sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Aksi penghijauan ini dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat serta berkelanjutan di kawasan Batang Anai.
Dalam kesempatan yang sama, bantuan sosial berupa paket sembako turut disalurkan kepada masyarakat. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi warga sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Aprinaldi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Sumatera Barat yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan sosial dan mempercepat pembangunan daerah.
“Semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus dijaga. Ini adalah kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang tangguh dan sejahtera,” ujarnya.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, serta mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sumatera Barat.
Editor : Ayu