Trisnawati Apresiasi Kepedulian Ketua DPRD Sumbar Muhidi terhadap UMKM, Berharap Pengusaha Bungus Teluk Kabung Semakin Berkembang.
REALITANUSANTARA.COM
PADANG — Komitmen memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus menjadi perhatian Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi. Melalui kegiatan peningkatan kapasitas pengusaha dan UMKM Angkatan XIX, para pelaku usaha diberikan kesempatan untuk memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, serta membangun motivasi agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Bungus Teluk Kabung, Kamis (5/11/2026), tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang selama ini berupaya mengembangkan usaha di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Salah seorang peserta, Trisnawati, mengaku bersyukur dan mengapresiasi perhatian Muhidi terhadap pengembangan kapasitas pelaku usaha di wilayah Bungus Teluk Kabung.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar memberikan tambahan pengetahuan, tetapi juga menjadi sumber motivasi bagi masyarakat untuk lebih percaya diri dalam menjalankan dan mengembangkan usaha.
Ia menilai pembekalan yang diberikan sangat bermanfaat karena membuka wawasan mengenai pentingnya kreativitas, inovasi, serta kemampuan membaca peluang dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin berkembang.
"Terima kasih kepada Bapak Muhidi yang telah memberikan perhatian kepada kami melalui kegiatan ini. Kami mendapatkan banyak arahan dan motivasi untuk menuju kesuksesan. Mudah-mudahan ilmu yang diperoleh bisa kami terapkan sehingga UMKM di Bungus Teluk Kabung semakin maju," ungkap Trisnawati.
Ia berharap program peningkatan kapasitas seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Sebab, pelaku UMKM membutuhkan pendampingan dan kesempatan belajar agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta mengikuti perubahan kebutuhan konsumen.
Menurut Trisnawati, tantangan yang dihadapi pelaku usaha tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan modal, tetapi juga menyangkut pengetahuan, keterampilan, pengelolaan usaha, dan kemampuan memasarkan produk.
Karena itu, kegiatan pembekalan dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas usaha sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
"Kami ingin terus belajar dan berusaha menjadi lebih baik. Semoga apa yang kami dapatkan hari ini membawa manfaat bagi usaha masing-masing, menambah penghasilan keluarga, dan membuat UMKM Bungus Teluk Kabung semakin dikenal," tuturnya.
Camat Apresiasi Perhatian terhadap Pengembangan UMKM
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Camat Bungus Teluk Kabung, Afridon. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian Ketua DPRD Sumbar Muhidi yang telah menghadirkan program peningkatan kapasitas pengusaha dan UMKM bagi masyarakat di wilayahnya.
Afridon menjelaskan, Bungus Teluk Kabung memiliki potensi ekonomi masyarakat yang cukup beragam. Sebagian masyarakat menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian, perikanan, pekerjaan buruh, hingga kegiatan usaha kecil dan menengah.
Keberagaman mata pencaharian tersebut menjadi potensi yang perlu terus dikembangkan melalui peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya ekonomi yang tersedia.
"Semoga kegiatan ini bermanfaat dan menambah bekal bagi kita semua. Kami berharap ilmu yang diberikan kepada kelompok UMKM ini dapat membantu masyarakat Bungus Teluk Kabung mengembangkan usaha menjadi lebih maju dan sukses," kata Afridon.
Ia berharap perhatian pemerintah dan lembaga legislatif terhadap pembangunan Bungus Teluk Kabung dapat terus ditingkatkan, tidak hanya dalam bentuk pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga melalui program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kemampuan masyarakat akan memberikan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan warga.
Dengan dukungan berbagai pihak, Afridon optimistis potensi ekonomi lokal Bungus Teluk Kabung dapat berkembang lebih optimal dan melahirkan pelaku usaha yang mandiri serta berdaya saing.
Muhidi: Membangun Pengusaha Membutuhkan Proses dan Pendampingan
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan bahwa penguatan UMKM merupakan salah satu langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan keterampilan, serta penciptaan pengusaha baru juga harus menjadi perhatian bersama.
Muhidi menjelaskan, pembangunan infrastruktur memang memberikan manfaat dalam jangka panjang. Namun, membentuk seseorang menjadi pengusaha yang tangguh membutuhkan proses yang tidak singkat.
Diperlukan kesabaran, pembelajaran, keberanian, pengalaman, serta pendampingan secara berkelanjutan agar seseorang mampu membangun dan mengembangkan usaha secara mandiri.
"Kalau infrastruktur sekali dibangun, manfaatnya bisa dirasakan bertahun-tahun. Tetapi mencetak entrepreneur membutuhkan waktu dan proses. Kita berharap dari Bungus Teluk Kabung ada yang tumbuh menjadi pengusaha sukses dan nantinya bisa membagikan ilmu kepada masyarakat lainnya," ujar Muhidi.
Ia juga mengingatkan peserta agar tidak menjadikan keterbatasan modal sebagai alasan untuk tidak memulai usaha.
Menurut Muhidi, keberhasilan dalam berwirausaha tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya modal yang dimiliki. Kemauan untuk memulai, kreativitas, keterampilan, kedisiplinan, serta kemampuan melihat peluang merupakan faktor penting dalam membangun usaha.
Karena itu, ia mendorong masyarakat agar berani memanfaatkan potensi yang dimiliki dan mengembangkannya secara bertahap.
"Jangan menunggu punya modal untuk memulai. Mulailah dengan apa yang kita punya dan bangun modal dari apa yang kita lakukan. Terus tambah ilmu dan keterampilan, karena kesuksesan juga lahir dari kemauan untuk belajar dan keberanian mengambil peluang," pesannya.
Dorong Lahirnya Pengusaha Baru melalui Program Inkubasi
Lebih lanjut, Muhidi menekankan pentingnya pendidikan dan peningkatan pengetahuan sebagai modal utama dalam membangun jiwa kewirausahaan.
Ia menyebutkan, masyarakat dapat memperoleh ilmu melalui berbagai cara, di antaranya belajar langsung dari orang-orang yang telah berpengalaman, mengikuti pendidikan dan pelatihan, serta membiasakan diri membaca untuk memperluas wawasan.
Menurutnya, seorang pengusaha harus memiliki kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dunia usaha terus mengalami perubahan sehingga pelaku UMKM dituntut mampu menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas produknya.
Muhidi berharap kegiatan peningkatan kapasitas pengusaha dan UMKM tersebut tidak berhenti sebatas pelatihan, tetapi menjadi langkah awal untuk melahirkan pengusaha-pengusaha baru yang memiliki kemampuan mengembangkan usaha secara profesional.
Salah satu upaya yang didorong adalah melalui program inkubasi usaha. Melalui program tersebut, peserta yang memiliki potensi dan kesungguhan diharapkan dapat memperoleh pembinaan lanjutan sehingga mampu mengembangkan usaha hingga mencapai tingkat yang lebih baik.
Bahkan, pengusaha yang berhasil nantinya diharapkan dapat menjadi mentor dan berbagi pengalaman kepada pelaku UMKM lainnya.
"Target kita bukan hanya memberikan pelatihan, tetapi bagaimana melahirkan pengusaha. Mudah-mudahan ada perwakilan dari Bungus Teluk Kabung yang bisa mengikuti program inkubasi, kemudian berkembang dan ikut membina yang lain," tutupnya.
Melalui kegiatan tersebut, Muhidi berharap semakin banyak masyarakat Bungus Teluk Kabung yang berani mengambil peluang di sektor kewirausahaan. Dengan peningkatan kapasitas, pendampingan, dan kolaborasi berbagai pihak, UMKM diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penguatan UMKM bukan hanya tentang membesarkan usaha perorangan, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat dan menciptakan peluang kesejahteraan yang lebih luas bagi daerah.(A)










