Latest Post

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman melalui peluncuran Program Padang Sibersih di Kecamatan Padang Barat. Program tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup bersih sekaligus meningkatkan pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat.

Peluncuran Program Padang Sibersih menjadi langkah nyata Pemerintah Kota Padang dalam mengoptimalkan penanganan sampah dari tingkat kecamatan hingga lingkungan permukiman. Melalui program ini, masyarakat didorong untuk lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah sejak dari sumbernya, serta memperkuat semangat gotong royong dalam menciptakan kawasan yang bersih dan sehat.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kota Padang juga memberikan dukungan berupa bantuan becak motor (bentor) pengangkut sampah beserta berbagai sarana dan prasarana kebersihan. Bantuan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pengangkutan sampah, terutama di kawasan permukiman yang sulit dijangkau kendaraan berukuran besar.

Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa persoalan kebersihan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, keberhasilan Program Padang Sibersih sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan, Program Padang Sibersih juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Dengan lingkungan yang bersih, masyarakat akan memperoleh manfaat berupa meningkatnya kualitas kesehatan, kenyamanan, serta keindahan kawasan tempat tinggal.

Peluncuran program ini juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan Pemerintah Kota Padang dalam menyambut Hari Jadi Kota Padang (HJK) ke-357. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengajak seluruh warga bersama-sama menjaga kebersihan kota sehingga Padang tampil lebih indah, tertata, dan memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun para tamu yang berkunjung.

Melalui Program Padang Sibersih, Pemerintah Kota Padang berharap semangat menjaga kebersihan tidak hanya menjadi gerakan sesaat, tetapi berkembang menjadi budaya masyarakat yang berkelanjutan demi mewujudkan Kota Padang yang bersih, sehat, indah, dan semakin nyaman untuk dihuni.

Editor :Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polresta Padang kembali menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui Tim Khusus (Timsus) Charlie pada Sabtu malam (1/8/2026) hingga Minggu dini hari (2/8/2026). Operasi yang berlangsung sejak pukul 19.30 WIB hingga 06.00 WIB tersebut difokuskan untuk mengantisipasi aksi tawuran remaja dan pelajar, balap liar, penggunaan knalpot brong, serta berbagai bentuk penyakit masyarakat yang kerap muncul pada malam akhir pekan.

Sebanyak 21 personel Timsus Charlie diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Patroli dipimpin langsung oleh Dantim Timsus Charlie Ipda Ryan Fermana, S.H., didampingi Wadantim Ipda Doni Murdani, bersama seluruh personel yang telah dibekali arahan sebelum turun ke lapangan.

Sebelum patroli dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan. Dalam pengarahan, anggota diingatkan agar menjalankan tugas secara profesional, mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Keselamatan personel selama bertugas juga menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan operasi.

Patroli pertama menyasar kawasan Jalan Pancasila, Kecamatan Padang Barat, yang selama ini menjadi salah satu titik rawan aktivitas kendaraan bermotor pada malam hari. Di lokasi tersebut, petugas menemukan empat sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Seluruh kendaraan langsung diamankan dan dibawa ke Polresta Padang untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Memasuki pukul 23.00 WIB, seluruh personel mengikuti apel gabungan yang dipimpin Kabag Ops Polresta Padang Kompol Afrides Roema, S.H. Dalam arahannya, ia meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan serta mengoptimalkan patroli di lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya kelompok remaja maupun pelaku balap liar.

Usai apel, patroli kembali dilanjutkan menuju Jembatan Siti Nurbaya dan kembali ke kawasan Jalan Pancasila. Di dua lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 11 unit sepeda motor yang masih menggunakan knalpot brong. Penindakan dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat sekaligus menekan potensi terjadinya balap liar.

Menjelang dini hari, patroli bergeser ke kawasan Simpang Lamun Ombak di Jalan Khatib Sulaiman. Hasil pemantauan menunjukkan situasi di lokasi tersebut berlangsung aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aktivitas tawuran, balap liar, maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Sekitar pukul 02.30 WIB, Timsus Charlie melanjutkan patroli ke kawasan Simpang SPBU Sawahan. Dari hasil pemeriksaan, petugas kembali menemukan tiga unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong. Ketiga kendaraan tersebut turut diamankan untuk dilakukan penindakan lebih lanjut.

Secara keseluruhan, selama pelaksanaan KRYD, 18 unit sepeda motor berknalpot brong berhasil diamankan. Seluruh kendaraan dibawa ke Mapolresta Padang sebagai barang bukti untuk diproses sesuai aturan lalu lintas yang berlaku.

Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo menegaskan bahwa kegiatan KRYD akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.

"Kami akan terus meningkatkan intensitas patroli di titik-titik yang dinilai rawan. Penindakan terhadap penggunaan knalpot brong, aksi balap liar, tawuran, maupun berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya akan dilakukan secara tegas demi menciptakan situasi Kota Padang yang aman, tertib, dan kondusif," tegas Kapolresta.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, dukungan masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak kriminal maupun kenakalan remaja yang dapat meresahkan warga.

Kapolresta turut mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari. Orang tua diminta memastikan anak tidak berkeliaran hingga larut malam tanpa tujuan yang jelas, sehingga terhindar dari pergaulan yang berpotensi mengarah pada aksi tawuran maupun pelanggaran hukum lainnya.

Dengan pelaksanaan patroli rutin yang ditingkatkan tersebut, Polresta Padang berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan berlalu lintas serta bersama-sama menciptakan Kota Padang yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Perubahan regulasi di sektor kesehatan pasca diberlakukannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan menjadi perhatian serius kalangan tenaga gizi di Indonesia. Menjawab tantangan tersebut, Pengurus Daerah Asosiasi Dietisien Indonesia (PD AsDI) Sumatera Barat menyelenggarakan Seminar Gizi Nasional bertajuk "Tantangan dan Dinamika Profesi Gizi Pasca Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan" di Hotel ZHM Premier, Padang Sabtu 1 Agustus 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari program kerja PD AsDI Sumatera Barat sekaligus rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) ini berlangsung selama satu hari dan diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai institusi pelayanan kesehatan, rumah sakit, puskesmas, perguruan tinggi, serta praktisi gizi di Sumatera Barat.

Ketua Panitia, Dr. Elsyie Yunsort, S.Gz., M.M., dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seminar yang menjadi wadah ilmiah bagi para ahli gizi untuk memperkuat kompetensi sekaligus memahami berbagai perubahan regulasi yang berdampak langsung terhadap praktik profesi.

Menurutnya, lahirnya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan membawa konsekuensi terhadap tata kelola profesi tenaga kesehatan, termasuk profesi gizi. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang komprehensif agar para nutrisionis dan dietisien mampu beradaptasi dengan berbagai ketentuan baru serta tetap memberikan pelayanan yang profesional, aman, dan sesuai regulasi.

"Seminar ini menjadi sarana meningkatkan wawasan dan kapasitas tenaga gizi dalam menghadapi dinamika regulasi kesehatan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antarprofesi untuk meningkatkan mutu pelayanan gizi kepada masyarakat," ujar Dr. Elsyie.

Seminar tersebut turut dihadiri Ketua DPD PERSAGI Sumatera Barat Dr. Gusnedi, S.TP., M.P.H., Ketua PD AsDI Sumatera Barat Rifza Nurman, S.SiT., M.Biomed., RD, para narasumber, panitia, serta seluruh peserta yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Empat narasumber nasional dihadirkan untuk mengupas berbagai isu strategis yang sedang berkembang dalam profesi gizi.

Materi pertama disampaikan Yudhi Adrianto, S.Gz., S.E., M.K.M., AIFO., RD, Nutrisionis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sekaligus Sekretaris Pengurus Pusat AsDI, yang membahas optimalisasi penerapan Electronic Nutrition Care Process Terminology (e-NCPT) dalam meningkatkan efektivitas pelayanan gizi rumah sakit melalui dokumentasi asuhan gizi yang lebih terstandar.

Materi kedua disampaikan Lora Sri Nofi, PGNutr., MNutrDiet., RD, anggota Konsil Kesehatan Indonesia unsur tenaga gizi. Ia mengulas secara mendalam dampak implementasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 terhadap berbagai perubahan regulasi profesi, terutama yang berkaitan dengan Surat Tanda Registrasi (STR), Surat Izin Praktik (SIP), serta aspek hukum pelayanan gizi. Penyampaian materi dilakukan secara daring sebagai bagian dari pelaksanaan seminar secara hybrid.

Selanjutnya, Henny Fitri Yanti, S.SiT., M.Kes., RD, Nutrisionis Madya RSUP Dr. M. Djamil Padang, membahas aspek legal pelayanan gizi di rumah sakit, termasuk tanggung jawab profesional tenaga gizi dalam memberikan pelayanan yang sesuai standar, etika, dan ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Nurin Inayati, S.Gz., Dietisien, Nutrisionis RSUD Sawahlunto, memaparkan pentingnya Recognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi tenaga gizi sebagai salah satu upaya pengembangan kompetensi dan pengakuan terhadap pengalaman profesional dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan.

Pelaksanaan seminar secara hybrid memungkinkan peserta memperoleh materi secara optimal, meskipun salah satu narasumber mengikuti kegiatan melalui konferensi virtual. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang membahas berbagai persoalan implementasi regulasi baru di lapangan.

Dalam laporannya, Ketua Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya seminar, mulai dari Pengurus Daerah AsDI Sumatera Barat, DPD PERSAGI Sumatera Barat, para narasumber, panitia pelaksana, hingga seluruh peserta yang menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti kegiatan.

Ia berharap hasil seminar mampu memperkuat pemahaman tenaga gizi terhadap perkembangan regulasi nasional sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan gizi yang berkualitas, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Seminar Gizi Nasional ini diharapkan menjadi momentum penting bagi profesi nutrisionis dan dietisien di Indonesia untuk terus memperbarui kompetensi, memperkuat legalitas praktik, serta meningkatkan kolaborasi lintas profesi dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional pasca diberlakukannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. (Ayu)


REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Semangat pengabdian Aiptu David Rico Dermawan atau yang akrab disapa David WW tetap menyala meski belum berhasil meraih penghargaan Hoegeng Awards 2026 untuk kategori Polisi Berdedikasi. Bagi anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang tersebut, penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan bentuk apresiasi atas kerja keras yang selama ini dijalankan.

Malam penganugerahan Hoegeng Awards 2026 yang digelar di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat (31/7), menetapkan Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Riau, Kombes Pol Eko Budhi Purwono, sebagai penerima penghargaan kategori Polisi Berdedikasi. Meski demikian, keberhasilan David WW menembus tiga besar nominasi nasional tetap menjadi prestasi yang membanggakan bagi Sumatera Barat.

Usai acara penganugerahan, David WW menegaskan bahwa hasil tersebut tidak akan mengurangi komitmennya untuk terus mengabdi kepada masyarakat, khususnya di Kota Padang dan Sumatera Barat.

"Meski belum menjadi yang terbaik pada Hoegeng Awards tahun ini, saya memastikan dedikasi kepada masyarakat tidak akan berhenti. Justru ini menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat," ujarnya.

Menurut David, penghargaan hanyalah bonus dari sebuah pengabdian. Sementara dedikasi merupakan tanggung jawab yang melekat pada setiap anggota Polri dalam menjalankan amanah negara.

Ia menilai bahwa ukuran keberhasilan seorang polisi bukan semata-mata ditentukan oleh gelar atau penghargaan yang diterima, melainkan oleh manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui tugas-tugas kepolisian yang dijalankan setiap hari.

"Dedikasi adalah kewajiban, sedangkan penghargaan merupakan bentuk apresiasi. Karena itu tidak ada alasan bagi saya untuk mengurangi semangat pengabdian hanya karena belum menjadi peraih penghargaan," tegasnya.

David WW juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sejak proses seleksi hingga malam puncak Hoegeng Awards 2026. Ucapan terima kasih disampaikan kepada masyarakat Sumatera Barat, warga Kota Padang, masyarakat Minangkabau di berbagai daerah, sahabat, rekan kerja, serta seluruh pihak yang terus memberikan doa dan semangat.

Secara khusus, ia mengapresiasi perhatian dan dukungan dari Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Djati Djati Wiyoto Abadhy yang hadir langsung dalam malam penganugerahan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, Kasatreskrim Polresta Padang Kompol M. Yasin, jajaran pimpinan Polresta Padang, serta keluarga besar Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang yang selama ini menjadi tempatnya mengabdi.

Tak lupa, David menyampaikan rasa syukur kepada istri dan keluarga besarnya yang selama ini menjadi sumber kekuatan dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada istri tercinta dan keluarga besar yang selalu mendukung setiap langkah pengabdian saya. Dukungan mereka menjadi kekuatan terbesar dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat," katanya.

Nama David WW sendiri dikenal luas sebagai Ketua Tim II Klewang Satreskrim Polresta Padang. Polisi yang identik dengan rambut gondrong tersebut telah menangani dan mengungkap berbagai kasus kriminal yang menjadi perhatian publik di Kota Padang.

Selain aktif dalam penegakan hukum, David juga dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap pembinaan masyarakat. Ia rutin menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan penyuluhan di sekolah-sekolah maupun lingkungan masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, peningkatan kesadaran hukum, wawasan kebangsaan, hingga penguatan karakter generasi muda.

Keberhasilannya menembus jajaran tiga besar Hoegeng Awards 2026 menjadi bukti bahwa dedikasi anggota Polri di daerah mampu memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Capaian tersebut sekaligus mengharumkan nama Polresta Padang dan Polda Sumatera Barat di kancah nasional.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, Kompol M. Yasin, menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih anggotanya. Menurutnya, masuknya David WW sebagai nominasi nasional merupakan hasil kerja keras, integritas, dan konsistensi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa jajaran Satreskrim Polresta Padang akan terus mendukung setiap personel yang memiliki inovasi, dedikasi, serta semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Bagi kami, penghargaan merupakan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kami akan terus mendukung seluruh personel yang berprestasi agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ujar Kompol M. Yasin.

Hoegeng Awards merupakan penghargaan bergengsi tingkat nasional yang diberikan kepada anggota Polri yang dinilai memiliki integritas, dedikasi, inovasi, kepemimpinan, serta kedekatan dengan masyarakat. Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi terhadap sosok-sosok polisi teladan yang mengedepankan nilai-nilai pengabdian, profesionalisme, dan kemanusiaan dalam menjalankan tugas.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Padang – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial melalui program POSJUBAH (Polantas Sedekah Jumat Barokah) yang digelar pada Jumat (31/7). Kegiatan ini menyasar masyarakat yang membutuhkan dengan membagikan paket makanan dan bantuan secara langsung di sejumlah titik di Kota Padang.

Menggunakan kendaraan dinas patroli, personel Ditlantas Polda Sumbar turun langsung ke lapangan menyapa warga, pengemudi ojek online, pekerja harian, hingga masyarakat kurang mampu. Bantuan diserahkan secara humanis sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

Program POSJUBAH merupakan agenda rutin Ditlantas Polda Sumbar yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan di samping pelaksanaan tugas kepolisian di bidang lalu lintas. Melalui kegiatan ini, Polantas tidak hanya hadir untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat.

"Program POSJUBAH menjadi wujud kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin kehadiran Polantas tidak hanya dirasakan dalam tugas pengaturan lalu lintas, tetapi juga melalui aksi sosial yang dapat membantu warga yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat saling berbagi di tengah masyarakat," ujar Kombes Pol. Reza.

Selain berbagi sedekah, personel Ditlantas Polda Sumbar juga mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di jalan raya.

Kegiatan POSJUBAH mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga yang menerima bantuan menyampaikan apresiasi atas kepedulian Ditlantas Polda Sumbar yang secara konsisten menghadirkan program sosial sebagai bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

Editor/rptr: (RF)

REALITANUSANTARA.COM

Padang – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan makan siang gratis kepada para pengemudi ojek online (ojol) di Lapau Ojol Dunsanak Lalu Lintas, binaan Ditlantas Polda Sumbar, Jumat (31/7).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut diikuti puluhan pengemudi ojek online dari berbagai aplikasi. Selain menikmati makan siang bersama, para pengemudi juga berkesempatan berdialog langsung dengan personel Ditlantas Polda Sumbar mengenai keselamatan berlalu lintas dan pentingnya membangun budaya tertib di jalan raya.

Program Lapau Ojol Dunsanak Lalu Lintas merupakan salah satu wadah yang dibentuk Ditlantas Polda Sumbar untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan komunitas pengemudi ojek online. Melalui kegiatan sosial seperti ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih baik sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online yang setiap hari beraktivitas di jalan.

"Melalui program Jumat Berkah ini, kami ingin terus mempererat silaturahmi dengan rekan-rekan pengemudi ojek online. Mereka merupakan mitra strategis kepolisian dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Semoga kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat, memperkuat kebersamaan, serta mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan karena keselamatan adalah kebutuhan bersama," ujar Kombes Pol. Reza.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara dengan mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan saling menghormati sesama pengguna jalan.

Kegiatan Jumat Berkah ini mendapat sambutan positif dari para pengemudi ojol yang hadir. Mereka mengapresiasi perhatian Ditlantas Polda Sumbar yang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan melalui Lapau Ojol Dunsanak Lalu Lintas sebagai simbol kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Sejalan dengan semangat yang terus digaungkan Ditlantas Polda Sumbar, kegiatan ini juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya pesan keselamatan: "Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan."


Editor/rptr : (RF)

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama di lingkungan Polresta Padang yang berlangsung dengan khidmat di Markas Polresta Padang, Jumat (31/7/2026). Mutasi tersebut merupakan bagian dari kebijakan organisasi Polri dalam rangka penyegaran struktur kepemimpinan, pengembangan karier personel, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Prosesi sertijab dihadiri para pejabat utama Polresta Padang, para kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN Polri, serta Bhayangkari. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai tradisi kedinasan Polri sebagai bentuk penghormatan terhadap pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru.

Salah satu pergantian jabatan yang menjadi perhatian adalah promosi AKP Wildan Al Kautsar Ananputra. Setelah menjalankan tugas sebagai Kapolsek Lubuk Kilangan, ia kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Sijunjung berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumatera Barat mengenai mutasi personel di lingkungan Polda Sumbar.

Jabatan Kapolsek Lubuk Kilangan selanjutnya dipercayakan kepada AKP Dedy Arma yang sebelumnya bertugas di Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat. Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan mampu menjaga kesinambungan pelayanan kepolisian, meningkatkan keamanan wilayah, serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat di Kecamatan Lubuk Kilangan.

Selain itu, dalam upacara yang sama juga dilakukan serah terima jabatan terhadap sejumlah pejabat lainnya. AKP Budi Setiawan mendapat promosi sebagai Kabag Ops Polres Kepulauan Mentawai, sementara posisi Kasat Samapta Polresta Padang kini dijabat oleh AKP Asril. Pergantian tersebut merupakan bagian dari strategi pembinaan sumber daya manusia Polri agar regenerasi kepemimpinan berjalan secara berkesinambungan.

Dalam amanatnya, Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian penting dalam dinamika organisasi Polri. Menurutnya, rotasi personel bertujuan memperluas pengalaman tugas sekaligus meningkatkan profesionalisme anggota dalam menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang.

"Mutasi adalah bentuk kepercayaan pimpinan kepada personel. Jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui dedikasi, integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Kombes Pol Apri Wibowo.

Ia menambahkan, setiap pejabat yang mendapat amanah baru harus mampu beradaptasi dengan cepat, membangun kerja sama yang solid bersama seluruh personel, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.

Menurut Kapolresta, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekompakan seluruh personel dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum secara profesional, serta memberikan pelayanan yang humanis.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Apri Wibowo juga memberikan apresiasi kepada AKP Wildan Al Kautsar Ananputra atas dedikasi dan prestasinya selama memimpin Polsek Lubuk Kilangan. Di bawah kepemimpinannya, Polsek Lubuk Kilangan berhasil mengungkap sejumlah kasus kriminal yang menjadi perhatian publik.

Salah satu keberhasilan terbesar adalah pengungkapan dugaan penimbunan lebih dari 10 ton bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis biosolar di kawasan Bandar Buat, Kota Padang. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi beserta barang bukti yang berkaitan dengan aktivitas ilegal tersebut.

Keberhasilan itu dinilai menjadi bukti komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah memberantas penyalahgunaan subsidi energi sekaligus menjaga distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.

Kapolresta meyakini pengalaman AKP Wildan dalam menangani berbagai kasus kriminal selama bertugas di Polresta Padang akan menjadi modal penting untuk memperkuat kinerja Satuan Reserse Kriminal Polres Sijunjung.

Ia berharap AKP Wildan mampu segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru, memperkuat koordinasi dengan seluruh personel, serta meningkatkan efektivitas penegakan hukum dalam mengungkap berbagai tindak pidana yang menjadi perhatian masyarakat di wilayah hukum Polres Sijunjung.

Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, Kombes Pol Apri Wibowo berpesan agar senantiasa menjaga kepercayaan institusi dengan bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menekankan bahwa setiap jabatan merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Upacara sertijab kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Kapolresta Padang beserta seluruh pejabat dan personel yang hadir kepada para pejabat lama maupun pejabat baru. Momentum tersebut menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan di lingkungan Polresta Padang sekaligus mempertegas komitmen Polri untuk terus menghadirkan pelayanan yang presisi, meningkatkan penegakan hukum, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di Kota Padang maupun wilayah Sumatera Barat.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

BUKITTINGGI – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 Hijriah/2026 M sekaligus persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 M di Aula Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi seluruh tahapan penyelenggaraan haji sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah pada musim haji mendatang.

Rakerwil dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, H. Teguh Dwi Nugroho, SE., MM., yang mewakili pimpinan kementerian. Hadir pula Staf Ahli Gubernur Sumatera Barat Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia Nizam Ul Muluk yang mewakili Gubernur Sumatera Barat, Anggota Komisi VIII DPR RI Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, SE., M.M.Tr., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat Dr. M. Rifki, M.Ag., para kepala kantor kementerian kabupaten/kota, serta bupati dan wali kota dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Kegiatan diawali dengan pemutaran video dokumentasi penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah yang menampilkan seluruh rangkaian pelayanan, mulai dari proses persiapan, pemberangkatan jemaah, pelayanan selama berada di Tanah Suci, hingga pemulangan ke Indonesia. Tayangan tersebut menjadi bahan refleksi sekaligus evaluasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan haji yang telah dilaksanakan.

Pada kesempatan yang sama, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia juga menyerahkan piagam penghargaan dari Menteri Haji dan Umrah RI kepada sejumlah individu dan instansi yang dinilai berkontribusi besar dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

Salah satu penerima penghargaan adalah Reporter LPP RRI Bukittinggi, Jhoni Marbeta, SE., Ak., CA., yang diapresiasi atas peran aktifnya dalam menyebarluaskan informasi penyelenggaraan ibadah haji kepada masyarakat melalui pemberitaan yang edukatif, informatif, dan berimbang. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, khususnya calon jemaah haji.

Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI, H. Teguh Dwi Nugroho, menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah memperoleh apresiasi dari Presiden Republik Indonesia karena dinilai berjalan dengan baik berkat kerja keras, koordinasi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, petugas penyelenggara haji, serta seluruh unsur pendukung di daerah, termasuk di Provinsi Sumatera Barat.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian yang menangani penyelenggaraan haji secara khusus diharapkan mampu menghadirkan tata kelola yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan bagi seluruh jemaah Indonesia.

Teguh juga mengungkapkan bahwa Sumatera Barat memperoleh tambahan kuota sebanyak 3.098 jemaah. Selain itu, biaya penyelenggaraan ibadah haji mengalami penurunan sekitar Rp3 juta dibandingkan sebelumnya. Meski demikian, penurunan biaya tersebut harus tetap diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan sehingga jemaah memperoleh layanan yang semakin optimal.

Ia juga mengingatkan pentingnya pembinaan kepada masyarakat yang masih berada dalam daftar tunggu (waiting list). Menurutnya, calon jemaah perlu mendapatkan bimbingan dan pembinaan sejak dini agar lebih siap secara fisik, mental, administratif, maupun spiritual ketika tiba waktunya berangkat menunaikan ibadah haji.

Dalam evaluasi yang dilakukan, Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat juga mencatat sejumlah aspek yang masih memerlukan penyempurnaan, termasuk validasi data mahram yang harus benar-benar sesuai dengan data faktual agar pelayanan kepada jemaah dapat berjalan lebih tertib dan sesuai ketentuan.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, Dr. M. Rifki, M.Ag., menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 secara umum berlangsung dengan baik, mulai dari proses embarkasi, pelayanan di Tanah Suci hingga pemulangan jemaah ke daerah asal.

Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, sehingga pihaknya mengusulkan agar seluruh unsur yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan haji memperoleh penghargaan dari Menteri Haji dan Umrah sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pada masa mendatang.

Mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Nizam Ul Muluk mengatakan bahwa Rakerwil merupakan forum penting untuk mengevaluasi seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji secara menyeluruh. Setiap kendala yang ditemukan harus dijadikan bahan pembelajaran agar kualitas pelayanan kepada jemaah semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Ia juga mengusulkan agar pelaksanaan Rakerwil pada masa mendatang dilaksanakan secara bergilir di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat sehingga dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan penyelenggara ibadah haji.

Senada dengan itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, memberikan apresiasi kepada jajaran Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat yang dinilai mampu menyelenggarakan pelayanan haji secara optimal meskipun memiliki keterbatasan sumber daya manusia.

Menurutnya, DPR RI akan terus memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji melalui penguatan regulasi, pengawasan, serta dukungan anggaran agar pelayanan kepada jemaah semakin transparan, profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Melalui pelaksanaan Rakerwil Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 Hijriah ini, seluruh hasil evaluasi dan rekomendasi yang dihasilkan diharapkan menjadi pijakan penting dalam menyempurnakan sistem penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 Hijriah/2027 M. Dengan demikian, pelayanan kepada jemaah haji Indonesia, khususnya asal Sumatera Barat, diharapkan semakin berkualitas, efektif, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah sejak proses persiapan hingga kembali ke Tanah Air. ( Ayu )


 

SUMBAR – Di tengah situasi arus lalu lintas yang terdampak bencana longsor di kawasan Lembah Anai, personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Induk Sumbar 2 Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menunjukkan kepedulian dan respons cepat dengan membantu mengevakuasi sebuah minibus angkutan penumpang yang mengalami kerusakan di ruas Jalan Raya Padang Panjang–Bukittinggi.

Aksi tersebut dilakukan agar kendaraan yang mogok tidak menghambat proses pengaturan arus lalu lintas maupun upaya penanganan dampak longsor. Dengan penuh semangat, sejumlah personel bersama pengemudi mendorong kendaraan hingga ke lokasi yang lebih aman sehingga arus kendaraan lainnya dapat tetap terkendali.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan Polri kepada masyarakat, khususnya bagi pengguna jalan yang terdampak kondisi darurat akibat longsor di kawasan Lembah Anai. Diketahui, jalur Padang–Bukittinggi sempat terganggu akibat material longsor yang menutup badan jalan sehingga petugas melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta membantu pengguna jalan yang mengalami kendala di lapangan. 

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh bantuan ketika menghadapi situasi darurat.

 "Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Dalam kondisi bencana seperti ini, seluruh personel Ditlantas Polda Sumbar diperintahkan untuk hadir, memberikan pelayanan terbaik, membantu pengguna jalan yang mengalami kesulitan, serta memastikan arus lalu lintas tetap berjalan dengan aman dan tertib."

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jalur yang terdampak apabila kondisi belum dinyatakan aman oleh petugas.

"Kami mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, mengikuti informasi resmi terkait kondisi jalan, dan mengutamakan keselamatan daripada kecepatan perjalanan. Kepedulian, kerja sama, dan disiplin masyarakat sangat membantu kelancaran penanganan di lokasi."

Kombes Pol. Reza menambahkan bahwa Ditlantas Polda Sumbar akan terus meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan personel di titik-titik rawan bencana, terutama selama cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

Melalui tindakan cepat tersebut, Ditlantas Polda Sumbar kembali menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang selalu siap memberikan bantuan kapan pun dibutuhkan.


Edtr/rptr : (RF)

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Menjelang malam puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2026 yang akan digelar pada 31 Juli 2026 di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Aiptu David Rico Dermawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan David WW mengajak seluruh masyarakat Sumatera Barat untuk memberikan doa dan dukungan agar dirinya dapat meraih penghargaan bergengsi tingkat nasional tersebut.

Anggota Polri yang saat ini bertugas sebagai Katim II Klewang Satreskrim Polresta Padang itu berhasil masuk sebagai nominator Hoegeng Awards 2026 pada kategori Polisi Berdedikasi. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sumatera Barat karena David WW menjadi salah satu representasi terbaik daerah yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Hoegeng Awards merupakan ajang penghargaan tahunan yang diberikan kepada anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang menunjukkan integritas, profesionalisme, inovasi, kepemimpinan, serta pengabdian luar biasa kepada masyarakat. Penghargaan ini terinspirasi dari keteladanan almarhum Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso yang dikenal sebagai sosok polisi berintegritas, jujur, dan sederhana.

Bagi David WW, keberhasilannya masuk dalam jajaran nominator bukan hanya sebuah pencapaian pribadi, tetapi juga amanah besar yang membawa nama baik institusi Polri, khususnya Polresta Padang, Polda Sumatera Barat, serta masyarakat Ranah Minang.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan Allah SWT. Menjadi nominator Hoegeng Awards merupakan kehormatan besar yang saya persembahkan untuk masyarakat Sumatera Barat, keluarga besar Polresta Padang, Polda Sumbar, serta semua pihak yang selama ini memberikan dukungan dan doa," ujar David WW.

Selama bertugas di Satreskrim Polresta Padang, David WW dikenal luas sebagai salah satu personel yang aktif dalam pengungkapan berbagai kasus kriminal melalui Tim II Klewang. Bersama timnya, ia terlibat dalam penanganan sejumlah kasus menonjol yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari tindak pidana pencurian, perampokan, penganiayaan, hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan yang meresahkan warga.

Kinerja tersebut membuat Tim Klewang Polresta Padang dikenal sebagai salah satu tim yang responsif dalam menindak pelaku kriminal sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Padang.

Namun pengabdian David WW tidak hanya terbatas pada penegakan hukum. Di luar tugas kepolisian, ia juga aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial dan edukasi kepada masyarakat, terutama kalangan pelajar dan generasi muda.

Melalui berbagai program penyuluhan di sekolah-sekolah, David WW secara rutin menyampaikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, pentingnya disiplin, pencegahan kenakalan remaja, serta meningkatkan kesadaran hukum sejak usia dini. Menurutnya, upaya preventif menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman sekaligus membangun karakter generasi muda.

Ia menilai bahwa seorang anggota Polri tidak hanya dituntut mampu menegakkan hukum, tetapi juga harus hadir sebagai sahabat masyarakat yang mampu memberikan solusi, edukasi, dan rasa aman.

Menjelang malam puncak Hoegeng Awards 2026, David WW mengaku terus mempersiapkan diri sambil menyerahkan seluruh hasil kepada Tuhan Yang Maha Esa. Baginya, menjadi nominator saja sudah merupakan penghargaan yang sangat membanggakan.

Meski demikian, ia berharap doa dan dukungan masyarakat Sumatera Barat dapat menjadi penyemangat untuk memberikan hasil terbaik.

"Saya memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Sumatera Barat. Semoga dengan doa serta dukungan masyarakat, saya diberikan hasil terbaik sehingga dapat membawa pulang Hoegeng Awards 2026 dan mengharumkan nama Ranah Minang di tingkat nasional," katanya.

Menurut David WW, dukungan masyarakat memiliki arti yang sangat besar karena menjadi motivasi untuk terus menjalankan tugas secara profesional, humanis, serta penuh tanggung jawab sebagai anggota Polri.

Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, serta memperkuat semangat pengabdian.

Apa pun hasil yang diperoleh pada malam penganugerahan nanti, David WW berharap momen tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri, khususnya di Sumatera Barat, untuk terus bekerja dengan tulus, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Malam puncak Hoegeng Awards 2026 diperkirakan akan dihadiri jajaran pimpinan Polri, tokoh nasional, dewan juri, serta para nominator dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada anggota Polri yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian luar biasa dalam menjalankan tugasnya.

Masyarakat Sumatera Barat pun diharapkan ikut memberikan doa dan dukungan kepada David WW agar mampu meraih penghargaan tersebut sekaligus mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Dukungan itu diharapkan menjadi energi positif bagi putra terbaik Ranah Minang tersebut untuk terus mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat dengan semangat Presisi, profesionalisme, dan integritas.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, mengecam keras pertunjukan orgen tunggal yang menampilkan tarian bernuansa erotis di kawasan Rimbo Tarok, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Peristiwa yang terjadi dalam sebuah acara hiburan tersebut menjadi sorotan publik setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi masyarakat.

Sebagai legislator yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) I Sumatera Barat yang meliputi Kota Padang, Evi Yandri menilai kejadian tersebut telah mencoreng citra masyarakat Kuranji, Nagari Pauh IX, Kota Padang, hingga Provinsi Sumatera Barat yang selama ini dikenal menjunjung tinggi nilai adat, budaya, serta norma agama.

"Sebagai Wakil Ketua DPRD Sumbar sekaligus anak nagari, saya mengecam keras kejadian ini. Permintaan maaf saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan ini," ujar Evi Yandri melalui sambungan telepon kepada wartawan, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi peringatan keras bagi seluruh penyelenggara hiburan agar tidak menghadirkan pertunjukan yang bertentangan dengan norma hukum, adat, dan budaya Minangkabau. Ia menegaskan, kejadian serupa tidak boleh kembali terulang, baik di Kecamatan Kuranji maupun di wilayah lain di Sumatera Barat.

Evi Yandri menilai, apabila suatu pertunjukan mengandung unsur pornografi atau pornoaksi, maka penanganannya tidak hanya menjadi persoalan moral, tetapi juga dapat masuk ke ranah hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi mengatur sanksi pidana bagi setiap orang yang dengan sengaja menjadi objek bermuatan pornografi, menjadikan orang lain sebagai objek pornografi, maupun mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukan yang bermuatan pornografi. Ketentuan tersebut memuat ancaman pidana penjara dan denda sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukan.

Selain aspek hukum, Evi Yandri menegaskan bahwa kejadian tersebut juga dinilai bertentangan dengan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau yang selama ini dijaga oleh masyarakat Nagari Pauh IX. Menurutnya, pelanggaran terhadap norma adat perlu diselesaikan melalui mekanisme kelembagaan adat sebagai bentuk pembinaan dan penegakan nilai-nilai budaya di tengah masyarakat.

Ia mendorong agar Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX mengambil langkah dengan memanggil pihak-pihak yang terlibat, termasuk penyelenggara hiburan dan pemilik orgen tunggal, bersama ninik mamak untuk dilakukan penyelesaian melalui mekanisme adat.

"Saya menyarankan Ketua KAN memproses persoalan ini secara adat dengan mengundang ninik mamak sesuai ketentuan yang berlaku di nagari. Harus ada penyelesaian dan sanksi adat agar menjadi pembelajaran bagi semua pihak," katanya.

Di sisi lain, Evi Yandri mengapresiasi langkah cepat pemerintah kecamatan, aparat kepolisian, Satpol PP, serta pemerintah kelurahan yang telah memanggil pihak penyelenggara dan meminta klarifikasi atas kejadian tersebut.

Meski demikian, ia menilai penyampaian permintaan maaf dari pihak penyelenggara belum cukup untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. Menurutnya, diperlukan langkah lanjutan sesuai ketentuan hukum maupun mekanisme adat agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Sebelumnya, pemilik orgen tunggal JMD Music bernama Putra telah memenuhi panggilan pemerintah setempat dan menyampaikan permohonan maaf atas pertunjukan yang berlangsung dalam acara perayaan ulang tahunnya. Video pertunjukan tersebut sebelumnya viral di berbagai platform media sosial dan menuai kritik dari masyarakat karena dinilai tidak sesuai dengan norma kesopanan, adat, dan budaya yang berlaku di Sumatera Barat.

Kasus ini kembali menjadi perhatian publik sekaligus memunculkan diskusi mengenai pentingnya pengawasan terhadap penyelenggaraan hiburan masyarakat. Berbagai pihak menilai penyelenggara kegiatan perlu memastikan setiap bentuk pertunjukan tetap menghormati norma hukum, adat istiadat, nilai budaya, serta kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Sumatera Barat.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang hingga kini masih mengalami gangguan kualitas air bersih berupa air keruh di sejumlah wilayah pelayanan. Kondisi tersebut merupakan dampak lanjutan dari banjir bandang yang melanda Kota Padang pada akhir 2025 dan menyebabkan kerusakan cukup parah pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, salah satu fasilitas produksi air bersih utama milik perusahaan.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengatakan pihaknya memahami keresahan dan keluhan masyarakat atas menurunnya kualitas air yang diterima pelanggan dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari proses rehabilitasi dan rekonstruksi IPA Gunung Pangilun yang saat ini masih berlangsung dan dikerjakan oleh PT Hutama Karya melalui pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dalam keterangannya pada jumpa pers, Jumat (10/7/2026), Hendra menjelaskan bahwa Perumda AM sengaja tetap mengoperasikan instalasi selama proses rehabilitasi berlangsung agar pasokan air kepada masyarakat tidak terhenti secara total.

"Apabila rehabilitasi dilakukan dengan menghentikan seluruh operasional instalasi, maka distribusi air kepada pelanggan diperkirakan akan terputus selama kurang lebih tiga bulan. Karena itu, kami memilih tetap menyalurkan air sambil proses rehabilitasi berjalan, meskipun kualitas air belum dapat kembali normal sepenuhnya," ujarnya.

Ia mengakui keputusan tersebut berdampak pada kualitas air yang diproduksi dari IPA Gunung Pangilun. Air yang dialirkan ke pelanggan di sejumlah wilayah menjadi lebih keruh dan terkadang menimbulkan bau ringan. Oleh sebab itu, untuk sementara waktu air tersebut disarankan hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan mandi, mencuci, dan keperluan sanitasi lainnya (MCK), serta belum direkomendasikan untuk dikonsumsi secara langsung.

Meski demikian, Hendra menegaskan bahwa air yang didistribusikan masih memenuhi standar sebagai air bersih sesuai ketentuan yang berlaku. Perumda AM juga terus melakukan pemantauan kualitas air secara berkala agar tetap berada dalam batas aman untuk penggunaan sehari-hari.

Lebih lanjut, Hendra menjelaskan bahwa penurunan kualitas air tidak hanya disebabkan oleh pekerjaan rehabilitasi instalasi, tetapi juga dipengaruhi kondisi sumber air baku pascabanjir hidrometeorologi yang terjadi pada akhir 2025. Bencana tersebut menyebabkan tingkat kekeruhan Sungai Batang Kuranji, yang menjadi sumber utama air baku IPA Gunung Pangilun, meningkat secara signifikan akibat tingginya kandungan lumpur, pasir, dan material lainnya yang terbawa arus.

Akibat meningkatnya tingkat kekeruhan tersebut, proses pengolahan air menjadi jauh lebih kompleks. Waktu pengolahan bertambah lama, kebutuhan bahan kimia penjernih meningkat, sementara kapasitas produksi air bersih mengalami penurunan dibandingkan kondisi normal.

Kondisi tersebut semakin diperberat oleh usia IPA Gunung Pangilun yang telah beroperasi sejak tahun 1957. Instalasi tersebut pada awal pembangunannya dirancang untuk mengolah air dengan tingkat kekeruhan yang relatif rendah, sehingga menghadapi tantangan besar ketika harus mengolah air baku dengan kandungan lumpur yang sangat tinggi seperti saat ini.

Sebagai langkah penanganan sementara, Perumda AM Kota Padang meningkatkan intensitas pemeliharaan seluruh sistem pengolahan dan jaringan distribusi. Pengurasan filter serta reservoir yang sebelumnya dilakukan setiap enam bulan kini ditingkatkan menjadi setiap dua bulan. Selain itu, pencucian jaringan pipa distribusi yang semula dijadwalkan setiap dua bulan kini dilaksanakan setiap hari untuk mengurangi endapan lumpur yang masuk ke dalam sistem distribusi.

Menurut Hendra, langkah tersebut merupakan upaya maksimal perusahaan untuk menjaga kualitas air tetap berada pada standar yang diperbolehkan sekaligus meminimalkan dampak gangguan terhadap pelanggan selama proses rehabilitasi berlangsung.

Saat ini, pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi IPA Gunung Pangilun masih terus berjalan. Proyek tersebut dilaksanakan oleh PT Hutama Karya berdasarkan kontrak yang dimulai pada 22 Desember 2025 dan dijadwalkan selesai pada 22 Desember 2026.

Perumda AM Kota Padang berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang tengah dihadapi perusahaan. Setelah rehabilitasi selesai, kualitas air bersih yang didistribusikan kepada pelanggan diharapkan kembali normal, lebih jernih, serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.

Perusahaan juga memastikan akan terus memberikan informasi perkembangan pekerjaan rehabilitasi kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi pelayanan, sekaligus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan air minum yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan di Kota Padang.

Editor : Ayu

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.