Latest Post

REALITANUSANTARA.COM

Padang Pariaman - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyatakan komitmen kuat dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan digelar secara nasional pada Mei hingga Juli 2026. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, saat menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Padang Pariaman, Evi Junaidi, bersama jajaran di ruang kerjanya di Parik Malintang, Rabu (18/2/2026).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan teknis dan koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh tahapan sensus berjalan optimal. Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BPS sebagai lembaga penyelenggara, mengingat sensus ekonomi merupakan instrumen strategis dalam menyediakan data komprehensif tentang kondisi riil perekonomian daerah.

Menurut John Kenedy Azis, pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh, baik melalui penguatan koordinasi antarperangkat daerah, fasilitasi sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha, maupun penyediaan data administratif yang dibutuhkan untuk menunjang akurasi pendataan.

“Sensus ekonomi ini sangat strategis. Data yang dihasilkan harus benar-benar objektif dan akurat, sehingga dapat menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi Padang Pariaman yang lebih tepat sasaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, hasil SE2026 diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur, potensi, serta tantangan ekonomi daerah. Data tersebut juga akan memperkuat implementasi sistem single data yang terintegrasi dan dikelola BPS, sehingga perencanaan pembangunan menjadi lebih efektif dan terukur.

Sementara itu, Kepala BPS Padang Pariaman, Evi Junaidi, menyampaikan bahwa dukungan aktif pemerintah daerah menjadi faktor kunci dalam menyukseskan pelaksanaan SE2026. Ia menjelaskan bahwa sensus ekonomi merupakan agenda nasional yang bertujuan menyediakan gambaran komprehensif mengenai kondisi dan potensi ekonomi hingga tingkat kabupaten/kota.

“Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar proses pendataan berjalan lancar dan hasilnya benar-benar mencerminkan kondisi lapangan,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, turut dibahas sejumlah program strategis BPS lainnya. Di antaranya penyusunan publikasi Padang Pariaman Dalam Angka sebagai rujukan resmi data statistik daerah, pendataan keluarga terdampak bencana guna mendukung kebijakan pemulihan ekonomi, serta rencana ground check rumah tangga Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk memastikan validitas data sosial ekonomi masyarakat.

Pertemuan itu juga dihadiri Asisten Perekonomian Elfi Delita, Staf Ahli Alfian, Kepala Dinas Kominfo Zahirman, Kepala Dinas LHPKPP Andri Satria Masri, Kepala Disdukcapil Indara Utama, serta Sekretaris Bapelitbangda.

Melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan BPS diharapkan mampu menghadirkan data statistik yang berkualitas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Padang Pariaman.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Ulakan - Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, bergerak cepat meninjau langsung wilayah terdampak banjir di sepanjang aliran Sungai Batang Ulakan hingga kawasan Muaro Ulakan, Selasa (17/2). Peninjauan difokuskan di Nagari Ulakan dan Nagari Kampuang Galapuang yang terdampak luapan air akibat hujan lebat pada 16 Februari 2026.

Berdasarkan laporan di lapangan, genangan air di sejumlah titik mencapai ketinggian selutut orang dewasa. Banjir merendam permukiman warga dan akses jalan, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

Dalam kunjungan tersebut, bupati didampingi jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta wali nagari. Kehadiran langsung kepala daerah itu bertujuan memastikan kondisi warga tetap aman serta melihat secara nyata dampak banjir yang terjadi. Selain melakukan pemantauan, bupati juga berdialog dengan masyarakat guna menyerap aspirasi serta mendengarkan kebutuhan mendesak di lapangan.

“Kami turun langsung untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak benar-benar aman. Pemerintah daerah akan terus hadir dan bergerak cepat agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” ujar John Kenedy Azis di sela-sela peninjauan.

Ia menegaskan, penanganan banjir tidak cukup dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan langkah terpadu dan berkelanjutan. Pemerintah daerah, kata dia, akan berkoordinasi dengan OPD terkait, pemerintah kecamatan, wali nagari, serta masyarakat untuk merumuskan solusi komprehensif, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

“Ini menjadi perhatian serius. Kita akan duduk bersama untuk mencari solusi agar kejadian serupa dapat diminimalkan ke depan,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah akan melakukan pendataan dampak banjir, termasuk kondisi infrastruktur, rumah warga, serta kebutuhan mendesak masyarakat. Evaluasi terhadap sistem drainase dan aliran sungai juga menjadi bagian dari upaya pencegahan agar risiko banjir dapat ditekan.

Di akhir kunjungannya, Bupati Padang Pariaman mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran sungai dan kawasan rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan. Mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi, warga diminta tetap siaga dan mengikuti arahan pemerintah setempat.

“Cuaca masih berpotensi ekstrem. Saya mengajak masyarakat tetap waspada dan menjaga keselamatan bersama, sehingga risiko bencana bisa kita antisipasi sejak dini,” pungkasnya.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Polresta Padang mengambil langkah taktis untuk menjamin kekhusyukan ibadah Ramadan 1447 H. Sebanyak 600 personel gabungan dikerahkan untuk memetakan dan mengawasi titik-titik rawan gangguan keamanan di seluruh wilayah Kota Padang.

Kepala Kepolisian Resor Kota Padang Kombes Pol Apri Wibowo menegaskan bahwa pengerahan kekuatan ini merupakan respons langsung terhadap evaluasi gangguan kamtibmas tahun-tahun sebelumnya.

“Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, saat Ramadan sering terjadi tawuran, balap liar, penggunaan knalpot bising, serta gangguan lainnya. Karena itu, hari ini kita lakukan pemetaan titik-titik rawan dan pergelaran personel untuk mengantisipasi kejadian tersebut,” ujar Kombes Pol Apri Wibowo usai apel kesiapsiagaan di Mapolresta Padang, Selasa (17/2/2026).

Selain pengawasan di jalan raya, pihaknya menginstruksikan patroli intensif di pemukiman warga, terutama saat pelaksanaan salat Tarawih dan Subuh berjamaah.

“Kami juga mengantisipasi potensi tindak pencurian saat masyarakat melaksanakan ibadah. Warga kami imbau untuk memastikan rumah dalam kondisi aman dan terkunci sebelum ditinggalkan,” tambahnya.

Kombes Pol Apri Wibowo juga menginstruksikan seluruh jajaran Kapolsek untuk tidak hanya memantau dari jauh, melainkan turun langsung ke tengah masyarakat.

“Para Kapolsek harus turun langsung, berbaur dengan warga, dan memastikan seluruh personel memahami plotting serta lokasi tugas masing-masing agar pengamanan benar-benar dirasakan manfaatnya," katanya. 

Terkait tradisi Balimau, pihak kepolisian mengeluarkan peringatan tegas mengenai risiko keselamatan di sungai akibat cuaca ekstrem.

“Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dan berpotensi menimbulkan banjir bandang, kami mengingatkan masyarakat agar tidak melaksanakan mandi-mandi di sungai demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Langkah taktis kepolisian ini didukung penuh oleh Pemerintah Kota Padang. Kepala Kesbangpol Kota Padang, Syahendri Barkah berharap dengan pengamanan terpadu ini,  stabilitas keamanan di Kota Padang tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan. (Filsa/Taufik)

REALITANUSANTARA.COM

Sumani - Bupati Solok Dr. (H.C) Jon Firman Pandu, SH menghadiri kegiatan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an siswa-siswi SD Negeri 13 Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kamis (12/06/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan para siswa dalam menghafal Al-Qur’an.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pihak sekolah, para guru, serta orang tua yang telah berperan aktif dalam membimbing dan mendukung anak-anak sehingga mampu menjadi generasi penghafal Al-Qur’an sejak usia dini.

“Wisuda Tahfidz ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan investasi besar bagi masa depan daerah. Anak-anak yang dekat dengan Al-Qur’an akan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berkarakter kuat, dan memiliki pondasi moral yang kokoh,” ujar Bupati.

Bupati  juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam mendukung pendidikan keagamaan, sejalan dengan visi mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, beriman, dan berdaya saing. Ia berharap program Tahfidz dapat terus dikembangkan di sekolah-sekolah sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter.

Sementara itu Kepala SDN 13 Sumani menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan perhatian Bupati Solok terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan Al-Qur’an. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah menjadi motivasi besar bagi siswa dan seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.

Kegiatan Wisuda Tahfidz tersebut diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para wisudawan dan wisudawati Tahfidz, serta sesi foto bersama sebagai bentuk kebanggaan atas capaian yang diraih para siswa.

REALITANUSANTARA.COM

‎Arosuka  - Pemerintah Kabupaten Solok menerima kunjungan silaturahmi pengurus Forum Ketua KAN Kabupaten Solok dalam rangka memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan unsur lembaga adat di Kabupaten Solok. Kegiatan silaturahmi dilaksanakan pada Jumat, 13 Februari 2026, bertempat di Ruang Kerja Bupati Solok.

‎Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Solok DR (H.C) Jon Firman Pandu, SH dan dihadiri Ketua FK3S Bustamar Dt. Penghulu Sati beserta jajaran pengurus.

Dalam sambutannya, Ketua FK3S menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memohon arahan dan petunjuk dari pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa meskipun terdapat berbagai forum yang ada di Kabupaten Solok, seluruhnya memiliki tujuan yang sama, yaitu mendorong kemajuan daerah.

”Tujuan kami hadir dalam rangka silaturahmi dan memohon petunjuk. Meski terdapat banyak forum di Kabupaten Solok, semuanya memiliki tujuan yang sama, yakni untuk kemajuan Kabupaten Solok. Kami berharap bimbingan Bupati Solok agar FK3S tetap eksis ke depan serta berharap Bupati Solok berkenan menjadi penasihat FK3S,” ujarnya.

‎Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat.

‎”Kami sangat berharap terjalin sinergi antara pemerintah daerah dan Forum Ketua KAN. Kami juga memohon arahan terkait adat. Tidak ada persoalan yang bisa diselesaikan sendiri, namun melalui koordinasi dan sinergi bersama, setiap persoalan tentu dapat kita selesaikan,” ungkap Bupati.

‎Lebih lanjut, Bupati Jon Firman Pandu menegaskan bahwa hubungan yang baik antara pemerintah daerah dan lembaga adat akan semakin memperkuat koordinasi dalam mendukung pembangunan daerah ke depan.

‎Melalui kegiatan silaturahmi ini diharapkan terbangun komunikasi yang semakin baik antara pemerintah daerah dan unsur adat sebagai mitra strategis dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Solok.


REALITANUSANTARA.COM
‎Koto Baru - Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok menyerahkan bantuan perbaikan rumah kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membantu pemulihan kondisi hunian masyarakat pascabencana.
‎Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan pada Jumat (13/02/2026) di Halaman Kantor BPBD Kabupaten Solok, Koto Baru Kecamatan Kubung. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Solok DR (H.C) Jon Firman Pandu, SH, Wakil Bupati H. Candra, S.H.I, Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB Udrekh, unsur Forkopimda, para Staf Ahli dan Asisten, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul S.Sos, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.
‎Selain dilaksanakan secara langsung, kegiatan ini juga diikuti secara virtual bersama BNPB, Pemerintah Pusat, serta seluruh kepala daerah terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera, meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
‎Adapun jumlah bantuan yang disalurkan untuk bantuan perbaikan rumah rusak tahap I sebesar Rp. 1. 710.000.000,- dengan rincian rusak ringan untuk  72 KK dengan anggaran Rp. 1.080.000.000,- dan rusak sedang dengan anggaran Rp. 630.000.000-.  Bantuan perbaikan untuk masing-masing rumah rusak ringan Rp. 15.000.000/KK dan yang untuk rusak sedang sebesar Rp. 30.000.000/KK. Dan seluruh  penerima bantuan akan disalurkan melalui rekening masing- masing melalui Bank Mandiri Cabang Solok. Selain itu, masyarakat juga menerima bantuan logistik berupa paket sembako, selimut, tikar, serta kebutuhan harian lainnya. ‎

‎Dalam sambutannya, Bupati Solok  Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dan BNPB atas dukungan yang diberikan dalam penanganan bencana di Kabupaten Solok.

‎”Terima kasih kepada BNPB, Pemerintah Pusat, serta Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, hari ini bantuan telah dapat kita serahkan kepada masyarakat yang terdampak. Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat memperbaiki rumahnya sehingga dapat kembali ditempati dengan aman,” ujar Bupati.
‎Pemerintah Kabupaten Solok berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal.

REALITANUSANTARA.COM

Aia Dingin - Bupati Solok, DR (H.C) Jon Firman Pandu, S.H., menggelar diskusi bersama masyarakat terkait pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan Nasional Air Dingin, Kabupaten Solok, pada Jumat  (13/02/2026) di Nagari Aia Dingin.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana dialog dan penuh keterbukaan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi antara pemerintah daerah dan masyarakat terdampak pembangunan jalan nasional yang akan melintasi kawasan Aia Dingin.

Pembangunan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Nagari Air Dingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Solok beserta jajaran yang telah hadir langsung untuk berdialog dengan masyarakat terkait pembebasan lahan pembangunan Jalan Nasional Aia Dingin.

Dalam arahannya, Bupati Solok menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Nasional di Aia Dingin merupakan proyek strategis yang akan memberikan dampak besar terhadap kelancaran arus transportasi dan distribusi barang maupun jasa di Kabupaten Solok.

“Kami memahami bahwa pembebasan lahan menyangkut hak masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk melaksanakan proses ini sesuai aturan dan mengedepankan musyawarah,” ujar Bupati.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami juga menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan ganti untung kepada masyarakat yang rumahnya terdampak, semaksimal kemampuan pemerintah, dengan tetap mengedepankan asas keadilan, musyawarah, dan kepentingan bersama" lanjutnya.

Dalam sesi diskusi, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, pertanyaan, serta masukan terkait mekanisme pembebasan lahan, penetapan nilai ganti rugi, serta tahapan pelaksanaan pembangunan. 

Pemerintah daerah memastikan seluruh masukan akan menjadi perhatian dalam proses selanjutnya.

Dengan adanya dialog ini, diharapkan tercipta kesepahaman bersama sehingga pembangunan Jalan Nasional Aia Dingin dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Solok.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten II Sekretariat Daerah Jefrizal, Kasat Pol PP Asril, Kabag Kadis Kominfo Susi Sofianti Saidani, Camat Lembah Gumanti, Wali Nagari Air Dingin, beberapa Kepala Bagian di lingkup Setda, serta tokoh masyarakat setempat yang turut memberikan dukungan dan masukan dalam diskusi pembebasan lahan guna pembangunan Jalan Nasional Aia Dingin.

REALITANUSANTARA.COM

Padang — Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon F Pandu, S.Si. M. Si mengikuti aksi donor darah yang digelar di GOR H. Agus Salim, Kota Padang, pada Minggu (15/02/26). Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh Kepala OPD beserta perwakilan setiap OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Solok. Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Sumatera Barat.

Aksi donor darah tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta jajaran pemerintah daerah se-Sumatera Barat. Kehadiran Bupati Solok bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Solok menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap gerakan kemanusiaan dan solidaritas sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jon Firman Pandu menyampaikan bahwa, donor darah merupakan aksi sederhana namun memiliki dampak besar bagi keselamatan jiwa sesama.

“Setetes darah yang kita donorkan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kegiatan ini bukan hanya tentang kesehatan, tetapi juga tentang kepedulian dan semangat gotong royong,” ujar Bupati.

Ketua TP-PKK Kabupaten Solok juga mengajak seluruh kader PKK dan masyarakat untuk rutin melakukan donor darah sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kemanusiaan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus digalakkan, karena selain membantu sesama, donor darah juga baik untuk kesehatan pendonor,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, dengan tetap memperhatikan standar kesehatan yang telah ditetapkan oleh tim medis. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat yang hadir sejak pagi hari.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Solok menunjukkan komitmennya dalam mendukung program-program kemanusiaan serta mempererat solidaritas antar sesama di Sumatera Barat.

REALITANUSANTARA.COM

Koto Laweh - Bupati Solok DR. (H.C) Jon Firman Pandu, SH menghadiri kegiatan halal bihalal bersama masyarakat Nagari Koto Laweh, Kecamatan Lembang Jaya, dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Minggu (15/02/26).

Kegiatan yang digelar di Mushola Darul Ilmi SMP N 5 Lembang Jaya tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, Bundo Kanduang, pemuda, serta ratusan masyarakat setempat. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan tampak mewarnai acara tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan bahwa momentum halal bihalal menjelang Ramadhan menjadi sarana penting untuk saling memaafkan, membersihkan hati, serta mempererat ukhuwah Islamiyah sebelum memasuki bulan yang penuh berkah.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan. Dengan hati yang bersih dan niat yang tulus, kita sambut bulan suci Ramadhan dengan penuh keimanan dan ketakwaan,” ujar Bupati.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai waktu meningkatkan ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta mempererat kepedulian sosial antar sesama.

Selain itu, Bupati berharap masyarakat Nagari Koto Laweh terus menjaga kekompakan dan sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan nagari dan Kabupaten Solok secara umum.

Acara diisi dengan tausiyah agama oleh Ustadz Dendi S, Ag, M. Ag, doa bersama, serta ramah tamah antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan berlangsung khidmat dan lancar hingga selesai.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun semangat kebersamaan dan kesiapan spiritual masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh keberkahan.

REALITANUSANTARA.COM

Padang - Program pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berlangsung selama bulan Ramadan. Seluruh siswa wajib menjemputnya ke sekolah. 

"Kota Padang sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN), tetap memberikan MBG bagi seluruh siswa sekolah," ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova kepada Diskominfo, Senin (16/2/2026). 

Yopi menegaskan bahwa seluruh siswa sekolah libur sejak tanggal 14 Februari hingga setelah lebaran nanti. Seluruh siswa fokus mengikuti Pesantren Ramadan di masjid dan musala masing-masing. 

"Meski siswa fokus di Pesantren Ramadan, akan tetapi siswa wajib mendatangi sekolah untuk mengambil paket MBG," terang Yopi.

Pemko Padang menetapkan, pengambilan MBG di sekolah masing-masing sebanyak dua kali dalam sepekan. Yakni pada hari Senin dan Jumat. 

"MBG dirapel sekali dalam tiga hari, silahkan datangi sekolah pada hari Senin dan Jumat untuk mengambil MBG dan dibawa pulang," ungkap Yopi. 

Terpisah Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi menyebut, menu MBG pada bulan puasa bukan lagi menu yang dapat langsung dimakan. Akan tetapi berganti menjadi makanan ringan dalam kemasan. 

"Seperti libur-libur sebelumnya, menu MBG diubah menjadi makanan ringan," katanya. 

Menu makanan ringan itu berupa biskuiit, susu kotak dan lainnya. Menu telah melalui pertimbangan protein yang mencukupi. Menu  itu dapat tahan lama dan dikonsumsi pada saat berbuka puasa.(Charlie)

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Kepolisian Daerah Sumatera Barat menyatakan pelaksanaan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 resmi berakhir dengan capaian positif. Dalam operasi yang digelar selama beberapa pekan terakhir itu, angka fatalitas kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Barat tercatat menurun sebesar 27 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Penurunan tersebut menjadi indikator keberhasilan pendekatan preventif dan edukatif yang diutamakan selama operasi berlangsung. Aparat kepolisian tidak hanya mengedepankan penindakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas, tetapi juga mengintensifkan sosialisasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.

Selama operasi, petugas aktif melakukan penyuluhan di berbagai lokasi strategis, mulai dari pusat keramaian, kawasan pendidikan, hingga jalur-jalur rawan kecelakaan. Edukasi menyasar pengendara roda dua dan roda empat, sopir angkutan umum, hingga kalangan pelajar. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya penggunaan helm berstandar nasional, pemakaian sabuk pengaman, kelengkapan dokumen kendaraan, serta kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan.

Selain penyuluhan, patroli rutin dan penjagaan di titik rawan kecelakaan turut diperkuat. Langkah ini dinilai efektif dalam mencegah potensi kecelakaan yang dapat berujung pada korban jiwa. Di sejumlah ruas jalan utama, pelanggaran kasat mata seperti melawan arus, tidak menggunakan helm, dan berboncengan melebihi kapasitas mulai menunjukkan tren penurunan.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Singgalang bukan sekadar agenda penindakan atau razia kendaraan. Lebih dari itu, operasi ini bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan. Pendekatan humanis dan persuasif dipilih agar masyarakat memahami bahwa keselamatan di jalan raya merupakan kebutuhan bersama, bukan semata-mata kewajiban hukum.

Keberhasilan operasi juga tidak terlepas dari dukungan lintas sektor. Sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, instansi terkait, serta komunitas masyarakat turut memperkuat kampanye keselamatan jalan. Berbagai media dan forum publik dimanfaatkan untuk menyebarluaskan pesan tertib berlalu lintas.

Meski angka fatalitas menurun signifikan, kepolisian masih menemukan sejumlah pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan. Penggunaan telepon seluler saat berkendara, pelanggaran batas kecepatan, serta ketidakpatuhan terhadap rambu lalu lintas masih menjadi perhatian. Oleh karena itu, pengawasan dan edukasi akan tetap dilanjutkan meskipun operasi telah resmi ditutup.

Evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 juga akan dilakukan sebagai bahan perbaikan di masa mendatang. Strategi yang terbukti efektif akan dipertahankan dan ditingkatkan, sementara pendekatan yang dinilai kurang optimal akan disempurnakan.

Dengan capaian penurunan fatalitas sebesar 27 persen, operasi ini menjadi momentum penting dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Sumatera Barat. Aparat berharap kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas tetap terjaga, sehingga tren positif ini dapat terus dipertahankan demi terciptanya lalu lintas yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Sumatera Barat diwarnai aksi sosial berskala besar. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Sumbar sukses mengumpulkan 2.618 kantong darah melalui kegiatan donor darah yang digelar selama empat hari, 12–15 Februari 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan serentak di sejumlah kabupaten dan kota itu disebut menjadi salah satu capaian donor darah terbesar yang pernah digelar oleh organisasi kemasyarakatan maupun partai politik di Sumbar.

Sekretaris DPD Gerindra Sumbar yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, mengatakan peringatan HUT tahun ini diarahkan untuk memperkuat aksi sosial dan kepedulian terhadap masyarakat, terutama di tengah kondisi sejumlah wilayah yang terdampak bencana.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, agar perayaan ulang tahun partai tidak diisi dengan kegiatan seremonial semata, melainkan diwujudkan dalam program yang memberikan manfaat nyata.

“Kami diminta melaksanakan kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat. Daerah yang tidak terdampak bencana diharapkan membantu yang terdampak. Di Sumatera Barat, itu kami wujudkan melalui donor darah dan pembagian sembako,” ujar Evi, Minggu (15/2/2026).

Selain aksi donor darah, DPD Gerindra Sumbar juga menyalurkan sekitar 65.000 paket sembako kepada masyarakat di berbagai daerah. Bantuan tersebut ditujukan bagi warga kurang mampu serta masyarakat terdampak bencana.

Berdasarkan data panitia bersama Palang Merah Indonesia (PMI), sekitar 30 hingga 40 persen dari total pendonor merupakan pendonor baru. Tingginya partisipasi masyarakat dinilai menjadi indikator meningkatnya kesadaran akan pentingnya donor darah sebagai aksi kemanusiaan.

Pada hari terakhir pelaksanaan, sejumlah warga berusia di atas 50 tahun turut hadir untuk berpartisipasi. Namun, sebagian di antaranya tidak dapat mendonor karena pertimbangan medis.

Evi berharap, munculnya pendonor baru dapat menjadi awal terbentuknya kebiasaan donor darah secara rutin di Sumatera Barat, sehingga persoalan kekurangan stok darah dapat diminimalkan.

Sementara itu, Ketua DPP Gerindra yang juga Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyebut capaian tersebut sebagai kontribusi konkret partai dalam mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan di daerah.

Ia menyampaikan, kebutuhan darah di Kota Padang rata-rata mencapai sekitar 200 kantong per hari. Dengan terkumpulnya 2.618 kantong dalam empat hari, menurutnya, kegiatan tersebut memberi dampak signifikan terhadap ketersediaan stok darah.

“Momentum HUT ini kami jadikan sebagai ajang pengabdian. Harapannya, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas,” ujarnya.

Dengan rangkaian kegiatan sosial tersebut, peringatan HUT ke-18 Gerindra di Sumatera Barat tidak hanya menjadi perayaan internal partai, tetapi juga momentum aksi kemanusiaan yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Editor : Ayu

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.