Latest Post

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Universitas Ekasakti kerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Padang dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sumatera Barat peduli dampak banjir bandang Sumbar. Kamis (11/12) kemarin Rektor Unes Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd terima bantuan untuk Keluarga Unes yang terdampak bencana banjir bandang dan masyarakat Sumatera Barat yang ikut kena bencana banjir tersebut.    

Bantuan itu diserahkan oleh Deputy Branch Manager Business BTN Cabang Padang Arwindia T Putra kepada Rektor Unes senilai Rp. 25 Juta berupa barang yaitu mie instan, minyak goreng, biskuit siap saji instan, sarden kaleng, minuman instan bubuk dan teh. Dari KKSS Sumbar diserahkan oleh Wakil Ketua Dr. Ir. M. Nasir, S.T., M.T., senilai Rp. 55 juta berupa barang yaitu beras, minyak goreng, mie instan, air mineral, selimut, sarung, handuk, tas sekolah, buku tulis. Bantuan ini diserahkan di ruangan sidang Rektor Gedung Rektorat Lt.1 Unes.

Rektor Unes Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd mengucapkan terima kasih kepada BTN Cabang Padang dan KKSS atas kepeduliannya terhadap keluarga Unes yang terdampak bencana banjir bandang khususnya dan juga kepada masyarakat Sumatera Barat yang terdampak bencana tersebut umumnya. Nanti bantuan ini akan didistribusikan kepada yang berhak menerimanya oleh Unes bersama Tim KKSS kelapangan.

Selanjutnya Rektor memperkenalkan satu persatu staf nya mulai dari Wakil Rektor 1 dan  2, para Dekan, Kepala LPPM, Sekretaris Yayasan, para Kepala Unit Kerja, Kepala Badan Pengelola Penerimaan Mahasiswa baru dan KIP-K, Kepala Bapsi, Direktur Akademi Akuntansi Indonesia Padang. 

Dosen dan Tenaga Kependidikan Universitas Ekasakti dan Akademi Akuntansi Indonesia berasal dari berbagai daerah yaitu Bali, Makasar, Jawa, Sunda, Aceh, Medan, Jambi, Sumatera Barat, Buton, Madura, Palembang, Pekan Baru dsbnya. Unes sejak dahulu sudah Bhineka Tunggal Ika bersatu dan Rektor Unes Alm. Prof. Dr. H. Andi Musari Pide, S.H. pencetus berdirinya Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Sumatera Barat di Koordinir Kesbangpol Prov. Sumatera Barat.  Dalam FPK ini terdapat berbagai etnis yaitu etnis Minang, Batak, Aceh, Sunda, Jawa, Bali, Tionghoa, India, Melayu Riau, Nias, dsb.nya.

Deputy Branch Manager Business Bank Tabungan Negara Cabang Padang Arwindia T Putra mengatakan masyarakat yang terkena dampak banjir bandang itu adalah tanggungjawab kita bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada Unes-AAI yang telah memberikan kesempatan kepada BTN Cabang Padang ikut memberikan bantuan kepada warga Unes yang terdampak bencana banjir bandang khususnya, mungkin nilainya tidak terlalu besar tetapi bisa bermanfaat dan meringankan bebannya dan juga masyarakat Sumbar yang ikut terkena musibah bencana banjir tersebut. 

Bantuan ini merupakan salah satu tanggungjawab Badan Usaha Milik Negara, tanggungjawab sosial ini memang ada untuk bencana, kedepan kita bisa juga bekerjasama dalam bentuk beasiswa  dan BTN juga telah memberikan bantuan ke berbagai Universitas di Sumatera Barat dan Pemerintah Daerah.   

Selain itu  Wakil Ketua KKSS Sumatera Barat Dr. Ir. M. Nasir, S.T., M.T., mengatakan, Unes-AAI tidak bisa dipisahkan dengan Keluarga Besar Sulawesi Selatan, bantuan dari Sulawesi Selatan ini dapat disampaikan melalui Unes-AAI kepada warga masyarakat yang terkena musibah bencana banjir bandang baik Warga Unes-AAI maupun masyarakat Sumatera Barat. Dan juga ada bantuan dari Kelompok lain dari Kalimantan Selatan, waktu ada gempa selain Mamuju Sulawesi Barat, kami pernah menerima bantuan dari Sumatera Barat.  Mari kita bersama bergotong royong memberikan bantuan kepada warga dan keluarga kita Unes-AAI yang terkena dampak bencana banjir bandang khususnya dan masyarakat Sumatera Barat yang ikut terkena dampak banjir tersebut. Ketika Sulawesi Selatan mendapat musibah gempa dimana Sumatera Barat ikut membantu dan meringankan beban korban bencana gempa Sulawesi Selatan.

Pendistribusian bantuan ini nanti diminta kepada Unes-AAI bersama Tim KKSS Sumbar untuk menyampaikan bantuan kepada warga masyarakat yang terkena musibah bencana banjir  bandang ini yang berhak menerimanya. Kalau bantuan ini sedikit kita tampung dengan telapak tangan, dan banyak ditampung dengan terpal. Harapannya Unes-AAI ini berkembang seterusnya, dan mencetak sumber daya manusia (SDM).   

Ka. Humas

H. Syarifuddin, S.E., M.Hum.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Dukungan lintas daerah terus mengalir bagi upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang akhir November lalu. 

Kali ini, bantuan datang dari Pemerintah Kota (Pemko) dan masyarakat Kota Jambi yang menyalurkan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak.

Bantuan senilai Rp480 juta tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha beserta Forkopimda Jambi, kepada Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Posko Tanggap Darurat Bencana Kota Padang, Kamis (11/12/2025). 

Turut hadir unsur sejumlah kepala OPD Pemko Jambi, dan Ketua Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli.

Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Jambi terhadap warga Kota Padang yang tengah menghadapi masa-masa sulit pascabencana.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Padang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan terdiri dari paket sembako dan berbagai kebutuhan dasar yang dihimpun dari masyarakat Kota Jambi. Bantuan itu diangkut menggunakan 12 truk yang juga berisikan 21 tangki air berkapasitas 1.000 liter.

"Sebagian besar warga Jambi berasal dari Sumatera Barat. Kita ini serumpun, dan sudah seharusnya kita saling membantu,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas empati dan dukungan dari pemerintah kota dan masyarakat Jambi.

“Aksi solidaritas ini menjadi energi bagi kami untuk mempercepat pemulihan. Bantuan ini akan kami salurkan kepada warga terdampak,” ujar Fadly Amran. 

Berdasarkan data BPBD Kota Padang per 10 Desember 2025, sebanyak 801 jiwa masih mengungsi, dengan tercatat 11 orang meninggal dunia dan 2 orang masih dinyatakan hilang. Selain itu, sebanyak 639 rumah mengalami kerusakan berat, 2.116 rusak sedang, dan 3.217 rusak ringan. Sejumlah fasilitas umum dan infrastruktur pemerintah juga terdampak signifikan.

REALITANUSANTARA.COM

Padang - Unit Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Negeri Padang (UNP) bersama unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat turut terlibat dalam pelaksanaan salat jenazah dan prosesi pemakaman para korban bencana di Masjid Raya Sumatra Barat, Padang, pada Rabu (10/12/2025). Usai pelaksanaan salat jenazah, seluruh korban kemudian diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bungkus untuk dimakamkan secara layak.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penanganan menyeluruh terhadap korban meninggal dunia akibat bencana yang melanda wilayah Sumatra Barat. Seluruh proses pemulasaraan dan pemakaman dijalankan dengan koordinasi antara petugas gabungan, relawan, dan unsur masyarakat yang sejak awal turut membantu penanganan dampak bencana.

Sebelum rangkaian pemakaman dimulai, Kapolda Sumatera Barat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam menangani korban. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para korban serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

Perwakilan dari UNP, khususnya anggota Menwa, secara aktif mengambil peran dalam setiap tahapan prosesi. Mereka membantu mengangkat dan mengiringi peti jenazah, serta turut serta dalam proses penguburan di TPU Bungkus. Keterlibatan ini menjadi wujud solidaritas dan kontribusi institusi pendidikan dalam mendukung penanganan bencana di daerah.

Pihak penyelenggara menyatakan bahwa seluruh prosesi telah dilaksanakan sesuai dengan tata laksana yang berlaku. Sementara itu, keluarga korban menyampaikan harapan agar diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah yang menimpa mereka.

Editor : AYU

REALITANUSANTARA.COM

Selayo — Bupati Solok Jon Firman Pandu didampingi Sekda Medison dan beberapa Kepala OPD terkait, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Jembatan Bailey di Jorong Sawah Suduik, yang tengah dikerjakan oleh Batalion Zikon 13 bekerja sama dengan Batalion TP 889 Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol pada Rabu (10/12/25). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Dalam kunjungannya, Bupati Solok menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang turut memberikan dukungan teknis dan tenaga dalam pembangunan infrastruktur penting ini. Menurutnya, keberadaan Jembatan Bailey tersebut sangat dinantikan warga karena merupakan akses vital penghubung antar jorong sekaligus jalur distribusi ekonomi.

“Pembangunan jembatan ini merupakan solusi cepat untuk mengatasi akses yang sempat terputus. Kami berterima kasih kepada Batalion Zikon 13 dan Batalion TP 889 atas kerja keras dan sinerginya bersama pemerintah daerah,” ujar Bupati.

Hingga saat ini, progres pembangunan dilaporkan telah mencapai sebagian besar tahap pemasangan struktur utama. Jika tidak ada kendala cuaca, jembatan diperkirakan dapat difungsikan dalam waktu dekat.

Masyarakat Jorong Sawah Suduik Selayo Kecamatan Kubung menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap proyek dapat segera selesai agar mobilitas warga kembali normal dan aktivitas perekonomian bisa meningkat dan berjalan kembali.

REALITANUSANTARA.COM

Padang - Nasib tragis menimpa seluruh siswa SDN 49 Batang Kabung, Koto Tangah, Padang. Ketika banjir bandang, Jumat (28/11/2025) lalu, bangunan sekolah tersebut hanyut dihondoh banjir. Tak ada yang bersisa sedikitpun. 

Kini, seluruh siswa dan guru tak punya sekolah. Sementara, Senin (8/12/2025) ini, seluruh siswa SD mengikuti ujian Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS). Seluruh siswa terpaksa numpang ke sekolah lain. 

"SDN 49 hanyut dibawa banjir, kini seluruh siswa harus numpang ujian di sekolah lain," ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang melalui Sekretarisnya, Nurfitri, Senin siang. 

Seluruh siswa SDN 49 harus numpang di SD IT Buah Hati yang letaknya tak jauh dari bekas SDN 49. Sebanyak 84 siswa nampak serius mengikuti ujian meski saat banjir lalu ada yang menjadi korban. 

"Ujian berlangsung dengan lancar, seluruh siswa tetap konsentrasi mengerjakan soal," terang Nurfitri. 

Ketika banjir lalu, seragam sekolah siswa ada yang hanyut terbawa banjir.  Beruntungnya, seluruh siswa hadir tepat waktu dan mengenakan seragam sekolah lengkap. Sebab pada Kamis lalu, sejumlah siswa dibantu pakaian seragamnya oleh SD Kalam Kudus. 

"Seluruh siswa melaksanakan ujian dengan berseragam lengkap, siswa dibantu pakaian seragamnya oleh pihak lain," beber Nurfitri. 

Nurfitri memastikan, pelaksanaan ujian akhir semester itu berlangsung lancar. Orang tua juga antusias mengantarkan anaknya ke sekolah. 

Sisi lain Nurfitri mengatakan, cukup banyak siswa sekolah di Kota Padang yang terdampak bencana banjir pada akhir November lalu. Disdikbud mencatat, sebanyak 1.229 ikut menjadi korban banjir lalu. 

"Ada 1.229 siswa terdampak, 640 orang siswa SMP dan 589 siswa SD," pungkas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang itu (Charlie)

REALITANUSANTARA.COM

Solok – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat kembali menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Solok. Bantuan tiba di Posko Utama Penanganan Bencana, Koto Baru, Kecamatan Kubung, Minggu (7/12/2025).

Satu truk logistik langsung dibongkar sesampainya di lokasi. Bantuan terdiri dari beras 5 kg sebanyak 150 karung, beras 10 kg sebanyak 49 karung, 198 dus mie instan, 60 kilogram gula, dan 25 dus air mineral.

Bantuan diterima langsung  oleh Asisten II Setda Kabupaten Solok, Jefrizal, yang didampingi Kabag Kesra Mardaus serta Plt Kepala Dinas Kominfo, Syafriwal.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD Provinsi Sumatera Barat. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang terdampak,” kata Jefrizal.

Ia memastikan seluruh paket logistik tersebut akan segera disalurkan ke titik-titik lokasi bencana. “Distribusi akan dilakukan secepatnya agar bantuan bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Bantuan ini menambah dukungan dari berbagai pihak yang terus mengalir pasca banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Solok sejak akhir November lalu. Pemerintah daerah masih melakukan percepatan penanganan darurat serta pemulihan di wilayah yang terdampak parah.

REALITANUSANTARA.COM

PRESS RELEASE

Arosuka – Pemerintah Kabupaten Solok resmi meluncurkan Aplikasi SIPADAN (Sistem Informasi Protokoler, Agenda, Dokumentasi dan Pemberitaan) pada Jumat, 5 Desember 2025 di Aula Pertemuan Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok. Program ini menjadi langkah strategis menuju transformasi digital dalam tata kelola keprotokolan, dokumentasi, publikasi kegiatan pemerintah, serta penyajian informasi yang lebih cepat, akurat, dan terpadu kepada masyarakat.

Launching Aplikasi SIPADAN ini dilakukan oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu, SH, dan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Medison, S.Sos., M.Si, Ketua TP. PKK Kabupaten Solok, sekaligus Kabag Prokomp Setda Ny. Nia Jon Firman Pandu, para Staf Ahli, para Asisten, Kepala OPD, Camat, Wali Nagari se-Kabupaten Solok, serta jajaran staf Prokomp Setda.

Aplikasi SIPADAN ini merupakan aplikasi yang berfungsi untuk mengelola agenda dan kegiatan pimpinan daerah. Aplikasi ini diinisiasi oleh Kepala Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokomp) Setda Kurniati, S.Si, M.Si. Menurutnya aplikasi ini merupakan inovasi yang nantinya akan memudahkan masyarakat dan instansi, untuk mengajukan permohonan kehadiran dan pembukaan acara oleh pimpinan daerah. Selain itu masyarakat juga dapat melihat agenda kegiatan pimpinan daerah serta hasil yang dicapai dari kegiatan tersebut.

Penerapan aplikasi SIPADAN oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda ini, merupakan wujud nyata implementasi Misi I Pemerintahan Jon Firman Pandu dan H. Candra : “Mewujudkan smart government dan beritegritas dalam melayani”. seperti diketahui misi I ini bertujuan untuk menciptakan tatakelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel.

SIPADAN sendiri hadir sebagai platform digital terintegrasi dengan empat layanan utama :

1. Protokoler – penjadwalan kegiatan pejabat, kebutuhan acara, dan koordinasi keprotokolan.

2. Agenda – pengelolaan jadwal kegiatan pemerintahan secara real time.

3. Dokumentasi – pengarsipan foto, video, dan dokumen kegiatan untuk kebutuhan internal maupun pelayanan publik.

4. Pemberitaan – produksi dan publikasi berita kegiatan pemerintah daerah secara terstandar dan terstruktur.

Inovasi ini disambut baik oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu. Menurutnya Aplikasi SIPADAN merupakan langkah penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik, serta meningkatkan profesionalitas layanan kehumasan pemerintah daerah. Bupati menyebut bahwa perkembangan teknologi informasi menuntut pemerintah daerah untuk beradaptasi, bergerak lebih cepat, dan membuka akses informasi seluas-luasnya kepada masyarakat.

“Melalui SIPADAN, seluruh kegiatan pemerintahan dapat terdokumentasi dengan baik, terjadwal secara sistematis, dan disebarluaskan secara lebih efektif kepada publik. Kita ingin pelayanan informasi di Kabupaten Solok semakin cepat, transparan, dan berkualitas,” ujar Bupati Solok.

Bupati juga menambahkan bahwa di tengah kondisi saat ini, pemerintah daerah harus bekerja optimal, hadir di tengah masyarakat, dan memberikan informasi yang akurat serta mudah diakses. SIPADAN dinilai akan menjadi instrumen penting dalam mendukung hal tersebut.

Sementara itu Sekda Medison menambahkan bahwa, Aplikasi SIPADAN akan meningkatkan sinergi antar perangkat daerah serta meminimalisir duplikasi pekerjaan. Ia berharap sistem ini dapat menjadi pusat data informasi kegiatan pemerintah daerah yang mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.

Peluncuran Aplikasi SIPADAN ini ditandai dengan penekanan tombol aktivasi sistem oleh Bupati Solok didampingi Sekda Medison, Kepala Dinas Kominfo Safriwal, serta Kabag Prokomp Setda Kurniati,  yang disambut meriah oleh para hadirin. Usai peresmian, tim pengembang dari Dinas Kominfo memberikan demonstrasi penggunaan Aplikasi SIPADAN, mulai dari permohonan jadwal pimpinan, penginputan agenda, dokumentasi kegiatan, hingga proses publikasi berita.

Dengan hadirnya Aplikasi SIPADAN ini, Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan pelayanan informasi publik, sejalan dengan visi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan transparan.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan bahwa percepatan pemulihan pascabencana di Sumbar hanya dapat dicapai melalui sinergi kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Menurutnya, skala kerusakan yang terjadi jauh melampaui kemampuan APBD untuk ditangani secara mandiri.

“Jika seluruh beban ini diserahkan kepada APBD, jelas tidak akan mampu. Karena itu, dukungan pemerintah pusat dan kolaborasi semua pihak menjadi kunci percepatan pemulihan,” ujarnya saat diwawancarai Kamis (4/12).

Muhidi menyebut kebutuhan anggaran untuk memperbaiki rumah warga, jalan, jembatan, dan infrastruktur publik lainnya mencapai triliunan rupiah. Ia menilai penetapan status bencana nasional sangat mendesak agar intervensi pemerintah pusat dapat dilakukan secara lebih luas.

“Kerusakan ini masif. Tanpa dukungan penuh dari pemerintah pusat, proses pemulihan akan lambat,” tambahnya.

Di konfirmasi terpisah, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikan bahwa bencana berdampak pada 16 kabupaten/kota dengan total kerugian mencapai sekitar Rp1 triliun. Ia menegaskan bahwa Pemprov Sumbar terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat untuk percepatan pemulihan.

“Kami sudah menyampaikan laporan lengkap kerusakan dan kebutuhan anggaran kepada kementerian terkait. Pemerintah pusat telah merespons cepat, dan kami berharap dukungan ini segera dikukuhkan agar pemulihan berjalan lebih terarah,” kata Mahyeldi.

Ia juga menambahkan bahwa percepatan rekonstruksi membutuhkan dukungan lintas kementerian, terutama terkait pembenahan infrastruktur kritis, normalisasi sungai, serta pemulihan sektor sosial dan ekonomi masyarakat.

“Sinergi pusat dan daerah sangat menentukan. Pemprov Sumbar siap mengeksekusi setiap kebijakan dan bantuan yang diberikan pemerintah pusat demi keselamatan dan pemulihan masyarakat,” ujar Mahyeldi.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi hadir langsung meninjau korban banjir dan longsor di Kota Bingkuang, Kamis (4/12/2025). 

Gubernur yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu mengunjungi Posko Evakuasi SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh dan disambut hangat Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.

Dedi Mulyadi disambut antusias ratusan pengungsi. Sembari membawa bantuan kebutuhan pangan, Ia juga memberikan semangat kepada para pengungsi. 

Dedi Mulyadi menyampaikan empati mendalam atas musibah yang menimpa Kota Padang. Ia menuturkan bahwa bencana ini adalah duka bersama, dan sudah sepatutnya antar daerah menggalang solidaritas. 

“Yang tabah ya bapak ibu semuanya. Sudah selayaknya kita saling bantu. Mari kita bangkit sama-sama,” ujar Dedi Mulyadi yang juga meninjau lokasi Jembatan Gunung Nago Batu Busuk yang sempat putus akibat banjir bandang.

Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran langsung Gubernur Jawa Barat itu. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi spirit bagi Kota Padang dalam upaya pemulihan pascabencana.

“Terima kasih Pak Gubernur. Kehadiran dan dukungannya sangat berarti bagi kami,” ujar Maigus.

Kunjungan Gubernur Jabar itu menambah daftar tokoh nasional, lembaga, dan instansi yang memberikan dukungan kepada Kota Padang pascabencana hidrometeorologi yang terjadi sepekan terakhir. 

Berdasarkan data BPBD Kota Padang per 3 Desember 2025, bencana hidrometeorologi menyebabkan 31.845 jiwa terdampak, 4.456 jiwa mengungsi termasuk 810 kelompok rentan, 12 orang meninggal dunia, serta lebih dari 100 unit rumah dan berbagai fasilitas umum mengalami kerusakan.

REALITANUSANTARA.COM

Pantai  – Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I, kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan bencana banjir dan galodo di Kabupaten Solok berjalan optimal. Dalam kunjungan kerjanya di Nagari Aie Dingin, Kecamatan Pantai Cermin, Kamis (04/12/2025) Wabup menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak sekaligus meninjau kondisi infrastruktur pendidikan yang turut mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Turut mendampingi dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut Pj Wali Nagari Aie Dingin, Heril Wandi, S.Pd.I, beserta perangkat nagari. Bantuan berupa paket sembako diberikan kepada warga yang kehilangan tempat tinggal dan terdampak langsung oleh banjir bandang yang melanda beberapa hari sebelumnya.

Tidak hanya menyerahkan bantuan, Wabup Candra juga meninjau kondisi SD Negeri 34 Air Dingin yang mengalami kerusakan serius. Sejumlah titik di area sekolah tampak amblas dan retak, mengancam keamanan bangunan dan aktivitas belajar mengajar para siswa.

Dalam pernyataannya, Wabup Candra menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen hadir bersama masyarakat dalam situasi sulit seperti ini.

“Hari ini bersama Pak Wali Nagari Aie Dingin beserta perangkat nagari, kita datang langsung ke lokasi masyarakat kita yang terdampak sekaligus menyerahkan bantuan. Mudah-mudahan bantuan ini menjadi sitawa sidingin bagi masyarakat kita yang rumahnya hanyut dibawa banjir bandang,” ujar Wabup Candra.

“Di sini ada delapan rumah warga yang hanyut dan habis dibawa banjir. Untuk pembangunan berikutnya, kita sudah data, dan mudah-mudahan segera bisa kita carikan solusinya. Bagi yang sudah punya tanah, akan kita bangunkan rumah yang baru. Sementara bagi yang tidak memiliki lahan, kita minta kepada Wali Nagari beserta perangkat untuk mencarikan lokasi guna menjalankan program relokasi bagi masyarakat terdampak,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, bantuan sembako tambahan juga diserahkan langsung ke Kantor Wali Nagari Aie Dingin oleh Dinas Sosial yang diwakili Kabid Rehabilitasi Sosial Dafitrach Yusrizal, S.Kom, M.Si.

Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan bahwa pendataan terus dilakukan dan langkah-langkah percepatan penanganan dampak bencana akan segera dirumuskan, termasuk pembangunan hunian baru dan opsi relokasi bagi warga yang terdampak berat.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Kondisi memprihatinkan yang dialami Pondok Pesantren Harakatul Quran di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, akhirnya mendapat perhatian dari DPRD Sumatera Barat. Pada Kamis (4/12), Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, datang langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan berupa uang tunai yang difokuskan bagi pembangunan fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK).

Sebelumnya, pesantren tersebut sama sekali belum tersentuh bantuan sejak banjir bandang melanda wilayah itu. Padahal, sekitar 70 persen bangunan pesantren rusak berat, ambruk, dan sebagian bahkan hanyut dibawa derasnya arus sungai. Kerusakan itu meliputi berbagai fasilitas penting seperti masjid, ruang belajar, hingga kamar atau tempat istirahat ustaz.

Muhidi menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Ia menilai pesantren ini semestinya segera mendapat dukungan sejak awal bencana. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak mulai dari pemerintah kota, pemerintah provinsi, hingga Kementerian Agama untuk ikut membantu proses pemulihan pesantren.

"Untuk pembangunan gedung memang membutuhkan proses, tetapi kebutuhan mendesak seperti MCK harus segera dipenuhi. Oleh sebab itu, kami menyalurkan bantuan uang tunai untuk pembangunan MCK terlebih dahulu,” ujar Muhidi.

Selain bantuan dana, DPRD Sumbar juga menyalurkan bantuan tambahan berupa tempat tidur santri dan paket sembako. Bantuan ini diberikan agar para santri yang masih bertahan di lokasi dapat menjalani hari-hari mereka dengan lebih nyaman di tengah situasi darurat.

Di sisi lain, Roni, selaku Kepala Yayasan Pesantren Harakatul Quran, menjelaskan bahwa saat ini hanya sebagian kecil bangunan yang masih tersisa dan bisa digunakan. Dari seluruh fasilitas yang ada, hanya asrama santri dan dua ruang belajar yang masih berdiri. Akibat kerusakan yang parah, kegiatan belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara waktu.

Pesantren yang biasanya menampung sekitar 60 santri itu kini hanya dihuni beberapa orang saja. Sebagian besar santri telah dijemput keluarganya masing-masing karena faktor keselamatan dan kondisi lingkungan pesantren yang belum layak digunakan.

REALITANUSANTARA.COM

Padang — Menyikapi bencana yang melanda beberapa kawasan di Kota Padang, Polresta Padang mengoperasikan Dapur Umum Satuan Pengendalian Pangan dan Gizi (SPPG) sebagai langkah cepat untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi, Kamis (4/12).

Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo memimpin langsung pengecekan kesiapan dapur umum tersebut. Didampingi sejumlah pejabat utama Polresta Padang, ia meninjau alur kerja mulai dari proses persiapan bahan makanan, kegiatan memasak, hingga pengemasan hidangan yang akan didistribusikan ke lokasi pengungsian.

Dalam kegiatan ini, relawan dari Polda Sumatera Barat juga turut ambil bagian. Mereka terlihat mengenakan rompi “Sahabat Kapolda Sumbar” sebagai simbol solidaritas dan dukungan moral terhadap upaya kemanusiaan yang tengah dilakukan.

Kombes Pol Apri Wibowo menjelaskan bahwa pengaktifan dapur umum ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan Polresta Padang untuk memberikan bantuan segera bagi masyarakat yang terdampak. Penyediaan makanan siap saji menjadi prioritas utama agar warga di pengungsian mendapatkan asupan tepat waktu.

“Dapur Umum SPPG ini kita operasionalkan untuk memastikan kebutuhan pangan warga di lokasi pengungsian terpenuhi. Personel kami disiagakan selama 24 jam untuk melayani masyarakat,” ujar Kapolresta.

Tidak hanya menyiapkan makanan, dapur umum tersebut juga berfungsi sebagai pusat koordinasi distribusi logistik. Personel Polri bersama tim juru masak dan relawan bekerja secara terpadu, mulai dari memasak dalam jumlah besar hingga memastikan makanan sampai ke titik pengungsian secara cepat dan merata.

Kapolresta Apri Wibowo menegaskan komitmen Polresta Padang dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, terutama pada masa-masa kritis seperti saat ini.

“Kehadiran Polri bukan hanya dalam penanganan keamanan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan. Kami memastikan seluruh personel bekerja maksimal untuk membantu warga yang terdampak bencana,” katanya.

Dengan dukungan penuh dari jajaran Polresta Padang dan relawan Polda Sumbar, dapur umum ini diharapkan dapat meringankan beban warga hingga situasi kembali kondusif. Polresta Padang juga menegaskan bahwa bantuan akan terus disalurkan selama masyarakat masih memerlukan dukungan.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.