PADANG PARIAMAN - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, mengapresiasi langkah Polda Sumatera Barat dalam menangani maraknya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta aksi balap liar yang belakangan dinilai semakin meresahkan masyarakat. Ia menilai upaya tersebut penting sebagai bagian dari perlindungan terhadap generasi muda dan keselamatan publik.
Menurut Aprinaldi, penanganan persoalan remaja tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan keterlibatan aktif berbagai pihak, mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah daerah, institusi pendidikan, keluarga, hingga tokoh masyarakat, agar upaya pencegahan dan penindakan dapat berjalan seimbang.
“Permasalahan ini harus kita hadapi bersama. Apa yang dilakukan Polda Sumbar merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, dan sudah seharusnya mendapat dukungan dari semua elemen,” kata Aprinaldi, Minggu (31/1/2026).
Ia mengungkapkan, penyalahgunaan narkoba dan balap liar bukan hanya berdampak pada pelaku, tetapi juga menimbulkan risiko besar bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Oleh sebab itu, selain penegakan hukum, langkah preventif melalui pembinaan dan edukasi dinilai sangat penting untuk ditegakkan secara berkelanjutan.
Aprinaldi menegaskan bahwa DPRD Padang Pariaman siap mendukung upaya tersebut melalui penguatan regulasi dan alokasi anggaran yang berpihak pada program pembinaan karakter serta peningkatan kualitas generasi muda.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Jika generasi muda terjerumus dalam perilaku menyimpang, maka dampaknya akan dirasakan dalam jangka panjang oleh daerah.
“Kita ingin generasi muda Padang Pariaman tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan produktif. Ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas kepolisian,” ujarnya.
Selain itu, Aprinaldi mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan dan membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak mereka. Menurutnya, keluarga memiliki peran sentral dalam mencegah anak terjerumus ke dalam pergaulan negatif.
Dengan adanya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat, Aprinaldi optimistis upaya pemberantasan kenakalan remaja dan narkoba di Sumatera Barat, khususnya di Padang Pariaman, dapat memberikan hasil yang nyata dan berkelanjutan.
Editor : Ayu

Posting Komentar