REALITANUSANTARA.COM
Padang – Layanan distribusi air bersih di Kota Padang mengalami gangguan akibat kebocoran pada pipa transmisi air baku berdiameter 400 milimeter (DN 400 GI) di kawasan Lubuk Paraku. Insiden tersebut menyebabkan suplai air ke sejumlah wilayah di Kota Padang menurun sejak beberapa jam terakhir.
Sejumlah pelanggan di wilayah terdampak mengaku kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, mulai dari memasak, mandi, hingga mencuci.
Adapun wilayah yang terdampak gangguan distribusi meliputi Parak Karakah, Anduring, Pola Mas, Andalas, Lubuk Lintah, Karang Ganting, Parak Laweh, Banuaran, Stasiun Syahrir, Jondul Rawang, Kampung Jua, serta kawasan sekitarnya.
Perumda Air Minum Kota Padang memastikan, tim teknis saat ini tengah bekerja maksimal di lapangan untuk menangani kebocoran dan mempercepat pemulihan layanan.
“Petugas sudah diturunkan ke lokasi dengan peralatan pendukung. Kami berupaya agar perbaikan bisa selesai secepat mungkin sehingga distribusi air kembali normal,” ujar juru bicara Perumda Air Minum Kota Padang, Selasa (…/…).
Meski bersifat sementara, pihak Perumda mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air selama proses perbaikan berlangsung. Pelanggan juga diminta tetap memantau informasi resmi dari Perumda terkait perkembangan pekerjaan serta estimasi waktu normalisasi.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Terima kasih atas kesabaran dan pengertian seluruh masyarakat,” tambahnya.
Perumda Air Minum Kota Padang juga menegaskan bahwa pemeliharaan jaringan dan perbaikan infrastruktur akan terus dilakukan secara bertahap, terutama pada pipa-pipa yang sudah berusia tua dan rawan mengalami kebocoran.
Selain itu, masyarakat diimbau menyiapkan stok air cadangan untuk mengantisipasi gangguan layanan, khususnya di wilayah yang selama ini rentan mengalami penurunan tekanan akibat faktor teknis maupun perawatan jaringan.
Editor : Ayu

Posting Komentar