Menikmati Alam Sumatera Barat Panorama II Sitinjau Lauik

REALITANUSANTARA.COM

PADANG -- Jika anda dari perjalanan Kabupaten Solok menuju Padang akan menemukan lokasi yang indah, Panorama II dimana dari ketinggian terlihat pabrik PT Semen Indarung dan aktifitas penambangan bukit kapur indrustri semen Padang, kepadatan bangunan perumahan, dan perkantoran dan lain-lain Kota Padang Tercinta.

Pergurungan Bukit Barisan ini jika sudah sore ada kabut tebal putih dan kelam melintas memperlihatkan pergunungan ini masih memiliki hutan yang baik. Ada perbukitan kecil melintasi lokasi panorama II, saatnya anda beristirahat sejenak, minum kopi ataupun memintah mie rebus panas yang siap saji.

“Ini baru pertama kalinya ambo, menikmati keindahan alam pergunungan bukit Barisan ini, ada kesejukan dan hijaunya alam yang menggagumkan,” ujar Sekretaris DPRD Sumbar H. Raflis,SH.MM diantara gumam takjubnya, saat duduk santai di salah satu Kedai Kopi Panorama II Sitinjau Lauik, Selasa (2/2/2024)

Seketika Kabag Persidangan dan Perundang-undangan DPRD Sumbar menimpali.

“pak Sekwan karena sibuk dikantor selama ini bergelut administrasi dan pelayanan kesekretariatan DPRD Sumbar. Kadang-kadang kita perlu juga melihat aktifitas pembangunan secara langsung ke lapangan seperti saat ini, kita sambil melakukan monitoring pelaksanan Sosialisasi Perda (sosper) yang dilakukan Anggota DPRD Sumbar didapilnya masing-masing,” ujar Zardi Syahrir menyahut.

Raflis juga mengatakan, pelayanan prima administrasi itu tidak dapat dilakukan dengan baik tanpa kehadiran dikantor.

“Tapi suasana ala mini juga dapat menyegarkan pikiran-pikiran kita dalam meningkatkan kualitas kerja, betapa masyakarat amat berharap percepatan kemajuan pembangunan itu dapat memotivasi meningkatkan aktifitas mereka untuk mendapat berusaha, seperti usaha kedai kopi dan mie rebus panas ini,” ujarnya tertawa senang.

Ada kendaraan besar yang meraung tinggi gasnya pada saat pendakian jalan Sitinjau Lauik ini. Sementara kenderaan kecil lincah melewati liku-liku jalan berkelok, namun kawatir juga jika hujan datang tentu mobil kecil dan penguna jalan ini bisa macet karena jalan berkabut dan jika terjadi longsor.

“Sudah saat pemerintah kita memperbaikan jalan transpotasi jalan Sitinjau Lauik ini !, karena kondisi jalan yang terjal dan hampir setiap waktu ada-ada saja pemberitaan, postingan media sosial (medsos) akan kejadian yang memiriskan hati kita dan keluarga merindukan bapaknya yang kerja sopir pulang kerumah,” ungkap Raflis lirih.

Duduk sejenak di Panorama II Sitinjau Lauik ini, selain dapat melepas lelah para pengendra motor, anak-anak muda yang mungkin pulang balik Solok- Padang karena kuliah dan pekerjaan, atau memang ingin bersenang-senang berwisata menikmati keindahan alam di Panorama II Sitinjau Lauik. 

Labels:

Post a Comment

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.