Articles by "Ditlantas Polda sumbar"

Tampilkan postingan dengan label Ditlantas Polda sumbar. Tampilkan semua postingan

 


PADANG – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat turut memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2026. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk kembali memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus landasan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam momentum tersebut, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wadirlantas Polda Sumbar AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., menyampaikan pesan kebangsaan melalui tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk mengingat kembali pentingnya mempertahankan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia.

Bagi jajaran Kepolisian, nilai-nilai Pancasila juga menjadi landasan dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat. Semangat persatuan, keadilan, kemanusiaan serta kepentingan bangsa menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian di tengah masyarakat.

Khususnya di bidang lalu lintas, Ditlantas Polda Sumbar terus berupaya menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan semangat Pancasila yang menempatkan kepentingan masyarakat dan persatuan bangsa sebagai bagian penting dalam kehidupan bernegara.

Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq mengajak seluruh personel Ditlantas Polda Sumbar untuk menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremoni, tetapi sebagai momentum untuk memperkuat integritas, kedisiplinan, loyalitas dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

“Nilai-nilai Pancasila harus terus kita implementasikan dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan sehari-hari. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, kita bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum tersebut.

Sementara itu, AKBP Yudho Huntoro turut mengajak seluruh personel untuk menjaga semangat kebersamaan dan mengedepankan sikap saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bahwa keberagaman suku, agama, budaya dan latar belakang merupakan bagian dari kekuatan bangsa Indonesia. Persatuan tersebut perlu terus dirawat melalui sikap toleransi, gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.

Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Sumatera Barat.

Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026, Ditlantas Polda Sumbar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur


Edtr:RF

REALITANUSANTARA.COM

PADANG — Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang diperingati pada 22 September 2026 menjadi pengingat atas pentingnya peran kepolisian lalu lintas dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran masyarakat di jalan raya.

Dalam semangat peringatan tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menyampaikan komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menghadirkan pelayanan lalu lintas yang semakin humanis, profesional dan responsif.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. bersama Wadirlantas Polda Sumbar AKBP Yudho Huntoro, S.K.M., M.H. menjadi bagian dari pesan peringatan tersebut.

Mengusung semangat “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri”, peringatan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian jajaran lalu lintas dalam melindungi dan melayani masyarakat.

“Menjaga setiap kilometer perjalanan bangsa dengan dedikasi dan integritas.”
Pesan tersebut menggambarkan bahwa tugas kepolisian lalu lintas bukan sekadar mengatur arus kendaraan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat melakukan aktivitas dan perjalanan dengan aman serta tertib.

Di tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis, pelayanan lalu lintas juga dituntut untuk terus beradaptasi. Modernisasi dan digitalisasi menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan yang lebih efektif, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Tertib Berlalu Lintas, Menyelamatkan Bangsa.”

Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, saling menghargai sesama pengguna jalan, serta mengutamakan keselamatan menjadi langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat.

Edtr/Rptr : (RF)

REALITANUSANTARA.COM

PADANG — Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menghadirkan layanan SIM Keliling di Gedung Rangkayo Basa, Padang, pada Selasa, 22 September 2026.

Layanan ini menjadi bagian dari upaya Polantas Presisi untuk mendekatkan pelayanan administrasi kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan layanan terkait Surat Izin Mengemudi (SIM).

Melalui layanan SIM Keliling, masyarakat dapat memperoleh pelayanan di lokasi yang telah ditentukan tanpa harus selalu mendatangi kantor pelayanan SIM. Kehadiran layanan bergerak ini diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen Ditlantas Polda Sumbar dalam menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, praktis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Petugas lalu lintas memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan ketertiban dalam proses administrasi serta memberikan informasi yang diperlukan terkait pelayanan SIM.

Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi kesempatan bagi jajaran Ditlantas Polda Sumbar untuk terus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.

Dengan mengusung semangat “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri”, pelayanan lalu lintas tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Selain memberikan kemudahan dalam pelayanan SIM, keberadaan layanan seperti ini diharapkan turut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat untuk memiliki dokumen berkendara yang sah dan senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas.

Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian terus mendorong masyarakat untuk menjadi pengguna jalan yang tertib, disiplin dan mengutamakan keselamatan.

Melalui pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat, Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan lalu lintas yang humanis, profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Edtr/Rptr: (RF)



REALITANUSANTARA. COM

PADANG – Dalam rangka menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Negara, Kota Padang, Senin (21/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara yang diperingati setiap 22 September. Secara nasional, peringatan tahun 2026 memasuki usia ke-71

Kegiatan ziarah dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq. Turut hadir Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Sumbar, para Pejabat Utama (PJU) Ditlantas Polda Sumbar, personel Ditlantas Polda Sumbar, serta jajaran Bhayangkari.

Sejak awal kegiatan, seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh khidmat. Para personel tampak berdiri tertib mengikuti prosesi penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.
Kenang Jasa Pahlawan

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengorbanan para pejuang bangsa.

Selanjutnya, Dirlantas Polda Sumbar bersama Wadirlantas dan para PJU Ditlantas melakukan peletakan karangan bunga di tempat yang telah disiapkan sebagai simbol penghormatan kepada para pahlawan.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara para pahlawan. Dirlantas bersama jajaran secara bergantian menaburkan bunga di makam sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengenang perjuangan mereka.

Suasana khidmat semakin terasa ketika seluruh peserta mengikuti prosesi tersebut dengan penuh penghormatan.
Kegiatan serupa juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara di berbagai daerah. Pada tingkat nasional, Korlantas Polri juga menggelar ziarah dan tabur bunga sebagai momentum mengenang jasa para pendahulu serta purnawirawan yang telah mengabdikan diri di lingkungan lalu lintas.

Bagi jajaran Ditlantas Polda Sumbar, ziarah tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan, pengorbanan, kedisiplinan dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Semangat para pahlawan diharapkan dapat menjadi teladan bagi seluruh personel Polantas dalam melaksanakan tugas di tengah masyarakat.

Perjuangan pada masa lalu dilakukan dengan mempertaruhkan jiwa dan raga demi mempertahankan kemerdekaan. Sementara pada masa kini, semangat perjuangan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kehadiran Dirlantas, Wadirlantas, PJU serta seluruh personel dalam kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan kebersamaan keluarga besar Ditlantas Polda Sumbar.

Melalui peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, jajaran Ditlantas Polda Sumbar terus membawa semangat “Polantas Presisi Mengabdi Untuk Negeri” dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari melalui peningkatan profesionalisme, kedisiplinan, integritas serta pelayanan yang humanis kepada seluruh pengguna jalan.

Dengan demikian, penghormatan kepada para pahlawan tidak hanya diwujudkan melalui prosesi ziarah dan tabur bunga, tetapi juga melalui pengabdian nyata dalam menjaga keselamatan masyarakat serta menciptakan budaya tertib berlalu lintas di Sumatera Barat.

Seluruh rangkaian kegiatan ziarah dan tabur bunga di TMP Kusuma Negara, Padang, berlangsung dalam suasana khidmat, tertib dan lancar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh insan lalu lintas bahwa setiap pengabdian yang dilakukan hari ini merupakan bagian dari kesinambungan perjuangan dalam menjaga bangsa dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Edtr/Rptr :(RF)

 


REALITANUSANTARA.COM

PADANG  — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan bakti kesehatan dan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara dengan mengusung semangat “Polantas Presisi, Mengabdi Untuk Negeri.” Tidak hanya berorientasi pada pelayanan lalu lintas, momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan yang berlangsung dengan melibatkan personel kepolisian serta masyarakat tersebut, peserta mendapatkan pelayanan kesehatan dan kesempatan untuk berpartisipasi dalam donor darah. Sejumlah petugas terlihat memberikan pelayanan kepada peserta, mulai dari pemeriksaan hingga proses pengambilan darah dengan tetap memperhatikan prosedur kesehatan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dirlantas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Reza, yang tampak berinteraksi langsung dengan personel dan peserta kegiatan. Kehadiran pimpinan di tengah kegiatan menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan serta memastikan rangkaian bakti sosial berjalan dengan baik.

Dalam Peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tidak hanya menjadi agenda seremonial. Melalui bakti kesehatan dan donor darah, Ditlantas Polda Sumbar menunjukkan bahwa pelayanan kepolisian juga memiliki dimensi sosial dan kemanusiaan.

Donor darah, khususnya, memiliki nilai penting karena ketersediaan darah sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dan para pendonor. Setiap kantong darah yang terkumpul dapat menjadi bagian dari upaya membantu pasien yang membutuhkan transfusi.

Semangat tersebut sejalan dengan transformasi pelayanan kepolisian yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan di jalan raya, tetapi juga berupaya hadir dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Polantas Presisi, Mengabdi Untuk Negeri” menjadi pesan utama yang terlihat dalam rangkaian kegiatan tersebut—sebuah penegasan bahwa tugas lalu lintas tidak semata-mata mengenai pengaturan kendaraan dan penegakan hukum, tetapi juga tentang pelayanan, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan bakti kesehatan dan donor darah ini, Ditlantas Polda Sumatera Barat turut memperkuat pesan bahwa kepolisian membutuhkan hubungan yang dekat dengan masyarakat.

Semangat gotong royong yang terlihat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat. Dalam konteks keselamatan berlalu lintas, hubungan semacam ini juga penting karena budaya tertib dan keselamatan di jalan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 akhirnya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan perjalanan institusi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat komitmen pelayanan publik dan pengabdian kemanusiaan.

Ditlantas Polda Sumbar terus membawa pesan bahwa keberadaan Polantas bukan hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga untuk hadir, melayani, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


Edtr/Rptr : (RF)


REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar Lomba Polisi Cilik (Pocil) Sejajaran Polda Sumbar di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Padang, kemarin.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR, dan turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar serta para Kapolres jajaran.

Lomba Polisi Cilik menjadi salah satu upaya kepolisian dalam memberikan edukasi sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab dan kesadaran berlalu lintas kepada anak-anak sejak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta dari berbagai Polres jajaran Polda Sumbar menunjukkan kemampuan mereka dalam baris-berbaris, kedisiplinan, kekompakan serta pemahaman mengenai tata tertib dan keselamatan berlalu lintas.

Wakapolda Sumbar dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan yang dinilai menjadi bagian dari pembinaan karakter generasi muda.

Menurutnya, pengenalan aturan dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini diharapkan dapat membentuk anak-anak menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab serta mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Cilik tidak semata-mata berorientasi pada perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan kepolisian dengan anak-anak.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa polisi hadir sebagai sahabat dan pelayan masyarakat. Yang terpenting bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana nilai-nilai kedisiplinan dan keselamatan berlalu lintas dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kombes Pol. Reza.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat “Polantas Presisi, Mengabdi Untuk Negeri”, khususnya dalam membangun kesadaran berlalu lintas melalui pendekatan edukatif dan humanis.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Perwakilan Polisi Cilik dari berbagai wilayah di Sumatera Barat tampil di hadapan dewan juri dan masyarakat yang menyaksikan langsung jalannya perlombaan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengumuman pemenang serta penyerahan piala dan piagam penghargaan kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi.

Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap pembinaan Polisi Cilik dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari edukasi lalu lintas, sekaligus melahirkan generasi muda yang disiplin, tertib dan memiliki kesadaran terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya.


Edtr/Rptr: (RF)


REALITANUSANTARA. COM

PADANG — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar aksi bakti kesehatan donor darah pada Selasa, 15 September 2026. Mengusung tema "Setetes Darah, Sejuta Harapan," acara ini menjadi wujud nyata kepedulian institusi kepolisian terhadap ketersediaan pasokan darah bagi masyarakat luas.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.. Dalam kesempatan tersebut, beliau tidak sekadar memantau jalannya kegiatan, tetapi juga terjun langsung untuk mendonorkan darahnya bersama dengan seluruh jajaran personel Ditlantas Polda Sumbar.

Berikut adalah poin-poin utama dan fakta menarik dari pelaksanaan bakti kesehatan ini:

Bukan Sekadar Seremonial Kombes Pol. Reza menegaskan bahwa aksi donor darah ini bukan sekadar agenda perayaan hari jadi semata. Kegiatan ini ditujukan untuk membuktikan bahwa pengabdian Polri tidak hanya berada di jalan raya sebagai pengatur lalu lintas, tetapi juga hadir di bidang kemanusiaan

Setetes darah yang disumbangkan diharapkan dapat menjadi sejuta harapan yang mampu menyelamatkan nyawa orang lain. Semangat pengabdian ini dinilai terus relevan untuk dijaga sebagai bentuk kepedulian sosial langsung dari Polri kepada masyarakat.

Aksi sosial ini sangat sejalan dengan tema besar peringatan HUT tahun ini, yaitu “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri”.

Selain bermanfaat secara langsung untuk menambah ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI), kegiatan ini juga bertujuan mulia untuk mempererat rasa persaudaraan dan solidaritas sosial di antara seluruh personel Ditlantas Polda Sumbar.

Melalui pelaksanaan acara ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap tetesan darah yang telah terkumpul bisa segera disalurkan secara optimal. Dengan demikian, sumbangan darah ini diharapankan dapat memberikan manfaat dan keberkahan besar bagi masyarakat yang sedang membutuhkan perawatan medis.


Edtr/Rptr :RF


REALITANUSANTARA.COM

PADANG — Seragam polisi lalu lintas identik dengan ketegasan di jalan raya. Namun, di tengah kesibukan mengatur arus kendaraan dan menjaga keselamatan pengguna jalan, jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menunjukkan sisi lain dari pengabdian: kepedulian terhadap masyarakat.

Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Ditlantas Polda Sumbar menyalurkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok kepada sejumlah kelompok masyarakat di Kota Padang, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.

Bantuan diserahkan secara langsung kepada perwakilan pengemudi ojek online, pengemudi ojek pangkalan, petugas kebersihan jalan, korban kecelakaan lalu lintas, serta masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan dalam suasana sederhana dan penuh keakraban. 

Bagi masyarakat yang setiap hari menggantungkan aktivitasnya di jalan, kehadiran polisi lalu lintas tidak hanya berkaitan dengan aturan, rambu dan penindakan.

Ada interaksi yang jauh lebih dekat: menyapa, mendengarkan, membantu dan memastikan bahwa masyarakat yang bekerja di ruang publik juga mendapatkan perhatian.

Hal tersebut tercermin dari kegiatan sosial Ditlantas Polda Sumbar. Para petugas kebersihan jalan dan pengemudi transportasi yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas lalu lintas sehari-hari menjadi salah satu kelompok yang menerima bantuan.

Dalam keterangan yang dikutip sejumlah media, Kombes Pol. Reza menyampaikan bahwa momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara menjadi kesempatan bagi Polantas untuk hadir bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai sahabat dan pelindung masyarakat. 

 “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak aturan di jalan raya, tetapi juga sebagai sahabat dan pelindung masyarakat.”

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penerimanya sekaligus menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Kegiatan sosial ini juga memperlihatkan pendekatan pelayanan yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam tugas kepolisian.

Personel Ditlantas tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para penerima. Suasana hangat terlihat dalam sejumlah dokumentasi kegiatan, ketika polisi, pengemudi, petugas kebersihan dan masyarakat bertemu tanpa sekat formal.

Bagi Ditlantas Polda Sumbar, kedekatan semacam itu menjadi bagian dari semangat “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri.”

Semangat tersebut tidak berhenti pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga diarahkan pada pelayanan yang lebih luas, termasuk kegiatan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat. 

Dalam Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun ini tidak hanya menjadi momentum untuk melihat perjalanan panjang korps lalu lintas, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Di tengah aktivitas Kota Padang yang terus bergerak, para pengemudi, petugas kebersihan dan pekerja sektor informal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan jalan raya.

Karena itu, kehadiran Polantas di tengah mereka membawa pesan sederhana: pengabdian kepada masyarakat tidak selalu hadir melalui tindakan besar. Terkadang, ia hadir melalui sebuah bantuan, sebuah jabat tangan, dan kesediaan untuk turun langsung menemui masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Sumbar kembali menegaskan bahwa tugas kepolisian di bidang lalu lintas memiliki dimensi yang lebih luas—menjaga keselamatan, memberikan pelayanan, membangun kepercayaan, sekaligus menghadirkan kepedulian.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib dan penuh kekeluargaan. 


Rptr/edtr: (RF)


REALITANUSANTARA.COM

PADANG, — Memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan anjangsana sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Ditlantas Polda Sumbar dan dipimpin Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. Dalam suasana penuh keakraban, rombongan menyambangi sejumlah masyarakat dan menyerahkan bingkisan sebagai bentuk perhatian dalam momentum peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara.

Tidak sekadar menjadi agenda seremonial, anjangsana tersebut menjadi ruang bagi jajaran kepolisian untuk hadir lebih dekat, menyapa, mendengarkan, sekaligus berbagi kebahagiaan bersama masyarakat.

Kehadiran personel Ditlantas Polda Sumbar disambut hangat oleh warga. Senyum dan suasana kekeluargaan terlihat dalam setiap kunjungan, memperlihatkan sisi humanis kepolisian yang tidak hanya hadir ketika menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga dalam kehidupan sosial masyarakat.

Kombes Pol. Reza menegaskan bahwa momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara bukan hanya tentang perjalanan panjang institusi lalu lintas, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya membangun kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat.

 “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami. Kami ingin hadir tidak hanya dalam menjalankan tugas di jalan raya, tetapi juga di tengah masyarakat, berbagi dan menjalin silaturahmi,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, hubungan yang baik antara polisi dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Pendekatan humanis pun terus didorong sebagai bagian dari pelayanan kepolisian. Masyarakat diharapkan tidak melihat polisi lalu lintas semata-mata sebagai aparat yang melakukan penindakan, tetapi juga sebagai mitra yang siap membantu dan memberikan perlindungan.

Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 akhirnya tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pengabdian Polantas, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.

“Polisi hadir untuk melayani, melindungi dan mengayomi. Kedekatan dengan masyarakat adalah bagian dari pengabdian itu sendiri,” menjadi semangat yang tercermin dalam kegiatan anjangsana tersebut.

Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna itu, Ditlantas Polda Sumbar menunjukkan bahwa membangun keselamatan lalu lintas tidak hanya dilakukan melalui aturan dan penindakan, tetapi juga melalui kepedulian, komunikasi dan kehadiran nyata di tengah masyarakat.


Rptr:(Rf)


REALITANUSANTARA. COM

PADANG — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-81 TNI Angkatan Laut yang diperingati pada 10 September 2026.

Ucapan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Laut yang selama ini menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah laut, mengawal kedaulatan negara, serta memberikan pengabdian bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wadirlantas Polda Sumbar AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., turut menyampaikan penghormatan kepada para prajurit matra laut yang terus menjalankan tugas di tengah berbagai tantangan.

“Terima kasih kepada para prajurit matra laut yang tak kenal lelah menerjang ombak demi menjaga pesisir Ibu Pertiwi.”

Menurut Dirlantas Polda Sumbar, semangat pengabdian TNI Angkatan Laut merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketahanan wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan.

Sinergi antara TNI dan Polri juga menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga keamanan masyarakat. Kerja sama tersebut tidak hanya dilakukan dalam menghadapi persoalan keamanan, tetapi juga dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Momentum HUT ke-81 TNI Angkatan Laut diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan, soliditas dan koordinasi antara TNI, Polri serta seluruh elemen masyarakat.


editor/Rptr:RF


REALITANUSANTARA.COM

PADANG, SUMATERA BARAT — Kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat bukan hanya untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran. Lebih dari itu, polisi hadir untuk memberikan rasa aman, membantu masyarakat, dan menjaga keselamatan pengguna jalan.

Semangat tersebut terus dikedepankan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., jajaran lalu lintas diarahkan untuk mengedepankan pendekatan yang humanis tanpa kehilangan ketegasan dalam menegakkan aturan.

Menurut Reza, menjadi humanis bukan berarti membiarkan setiap pelanggaran. Sebaliknya, anggota tetap harus tegas apabila menemukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Kami ingin masyarakat merasa aman ketika melihat polisi di jalan. Polisi hadir untuk melindungi dan membantu. Namun, terhadap pelanggaran yang membahayakan keselamatan, kami tetap harus bertindak tegas, profesional, dan terukur,” ujar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq

Tegas Bukan Berarti Arogan

Ditlantas Polda Sumbar menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan dengan cara yang baik dan tetap menghormati masyarakat.

Petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan teguran dan edukasi secara santun. Apabila pelanggaran memang harus ditindak, tindakan dilakukan berdasarkan aturan dan tingkat pelanggaran yang terjadi.

Dengan demikian, ketegasan tetap berjalan bersama sikap humanis.

“Kita tidak ingin masyarakat takut kepada polisi. Kita ingin masyarakat memahami bahwa ketika polisi berada di jalan, ada yang menjaga keselamatan mereka,” kata Reza.

Keselamatan Menjadi Prioritas

Bagi Ditlantas Polda Sumbar, keselamatan pengguna jalan merupakan hal utama. Karena itu, masyarakat terus diingatkan untuk mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga kecepatan, serta menghormati pengguna jalan lainnya.

Polisi juga terus mendorong masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai kebiasaan, bukan hanya karena takut terkena sanksi.

“Tujuan utama kita bukan sebanyak-banyaknya melakukan penindakan. Tujuan kita adalah semakin sedikit pelanggaran, semakin sedikit kecelakaan, dan semakin banyak masyarakat yang selamat sampai tujuan,” tegas Reza.

Polantas Harus Dekat dengan Masyarakat

Ditlantas Polda Sumbar juga mendorong personel untuk lebih aktif berkomunikasi dengan masyarakat.

Mulai dari membantu pengendara yang mengalami masalah di jalan, mengatur lalu lintas, memberikan edukasi kepada pelajar dan komunitas, hingga memberikan pertolongan ketika terjadi kecelakaan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya terhadap jajaran lalu lintas.

Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa setiap anggota Polantas membawa nama besar institusi ketika berada di tengah masyarakat.

“Seragam yang kita kenakan adalah amanah. Kita harus menunjukkan bahwa Polantas bisa tegas ketika diperlukan, tetapi tetap ramah, santun, dan membantu masyarakat,” pesannya.

Melalui pendekatan tersebut, Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen menghadirkan pelayanan lalu lintas yang semakin humanis, profesional, responsif, dan berorientasi pada keselamatan.

Karena bagi Ditlantas Polda Sumbar, polisi yang baik bukan hanya terlihat ketika melakukan penindakan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.


Editor/Rptr :(RF)


REALITANUSANTA.COM

PADANG, SUMATERA BARAT — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat mengimbau seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dapat mengganggu jarak pandang serta membahayakan keselamatan berlalu lintas.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya preventif Ditlantas Polda Sumbar dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya apabila kondisi udara dan jarak pandang mengalami penurunan akibat kabut asap.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama dalam menghadapi kondisi kabut asap.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jalan, untuk meningkatkan kewaspadaan apabila melintasi wilayah yang terdampak kabut asap. Jangan memaksakan kecepatan apabila jarak pandang terbatas. Utamakan keselamatan dan patuhi seluruh aturan lalu lintas,” demikian arahan Dirlantas Polda Sumbar dalam draft keterangan tersebut.

Menurutnya, kabut asap tidak hanya berdampak terhadap kualitas udara, tetapi juga dapat mengurangi jarak pandang pengemudi sehingga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Untuk itu, Ditlantas Polda Sumbar mengingatkan pengendara agar melakukan sejumlah langkah keselamatan, antara lain menggunakan masker, menyalakan lampu kendaraan, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, serta tidak melakukan aktivitas pembakaran hutan maupun lahan.

“Ketika jarak pandang mulai terbatas, pengendara harus menyesuaikan kecepatan dengan kondisi di lapangan. Jangan terburu-buru dan jangan mengambil risiko. Jaga jarak aman agar memiliki ruang yang cukup untuk melakukan pengereman apabila terjadi sesuatu di depan,” ujar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq dalam draft pernyataan.

Ditlantas Polda Sumbar juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla. Masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena selain dapat menimbulkan kabut asap, tindakan tersebut juga berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Lima Imbauan Utama bagi Pengendara

Dalam menghadapi kondisi kabut asap, Ditlantas Polda Sumbar mengingatkan pengendara untuk:

  1. Menggunakan masker untuk membantu melindungi diri dari paparan asap.
  2. Menyalakan lampu kendaraan ketika jarak pandang mulai terbatas.
  3. Mengurangi kecepatan dan menyesuaikannya dengan kondisi jalan.
  4. Menjaga jarak aman dengan kendaraan yang berada di depan.
  5. Tidak membuka lahan dengan cara membakar dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq juga mengingatkan jajaran lalu lintas agar terus melakukan langkah-langkah preventif dan memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak kabut asap.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga lingkungan dan keselamatan untuk masa depan yang lebih baik,” tegasnya dalam draft rilis.

Ditlantas Polda Sumbar akan terus memonitor perkembangan situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi dampak Karhutla terhadap keamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Keselamatan adalah prioritas. Jangan memaksakan berkendara ketika jarak pandang terbatas.


Editor/Rptr: (RF)


REALITANUSANTARA. COM

PADANG, SUMATERA BARAT — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat melalui Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) terus mengintensifkan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas, khususnya terhadap kendaraan angkutan barang yang membawa muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL).

Kampanye tersebut menjadi bagian dari upaya Ditlantas Polda Sumbar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan para pelaku usaha angkutan barang agar mematuhi ketentuan mengenai dimensi serta kapasitas muatan kendaraan.

Dalam materi sosialisasi Sat PJR Ditlantas Polda Sumbar, masyarakat diingatkan melalui pesan “Jangan Overload Berbahaya! Taat Aturan, Selamat di Jalan.” Kelebihan muatan tidak hanya berpotensi membahayakan kendaraan dan infrastruktur jalan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Dirlantas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi perhatian utama seluruh pengguna kendaraan angkutan barang.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi dan pemilik kendaraan angkutan barang untuk selalu memperhatikan ketentuan dimensi dan muatan kendaraan. Jangan memaksakan membawa muatan melebihi kapasitas, karena ODOL bukan hanya persoalan pelanggaran aturan, tetapi juga menyangkut keselamatan pengemudi dan seluruh pengguna jalan,” tegas Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.

Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan muatan merupakan bagian penting dalam menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas. Ditlantas Polda Sumbar akan terus melakukan edukasi, sosialisasi, serta pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami dari Ditlantas Polda Sumatera Barat akan terus melakukan edukasi, sosialisasi, serta pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang. Mari bersama-sama menciptakan lalu lintas yang tertib, aman dan berkeselamatan,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi juga dilakukan dengan membawa pesan “Larangan ODOL” dan “Tolak Over Dimension Over Loading.” Pengemudi dan pemilik kendaraan angkutan barang diimbau tidak memaksakan muatan melebihi ketentuan demi mengejar keuntungan.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menekan potensi kecelakaan yang disebabkan kendaraan dengan muatan berlebih.

“Jangan karena mengejar keuntungan, keselamatan justru dipertaruhkan. Tertib muatan, kendaraan aman, dan keselamatan pengguna jalan harus menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkas Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.


Reporter/editor : (RF) 


REALITANUSANTARA.COM

​PADANG – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) terus mematangkan kesiapan personelnya dalam menekan angka kejahatan kendaraan bermotor. Hal ini terlihat dalam kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Jaran 2026, di mana Ditlantas Polda Sumbar memberikan pembekalan khusus mengenai Registrasi dan Identifikasi (Regident) Kendaraan Bermotor.

​Dalam pemaparan materi yang berlangsung serius tersebut, pihak Ditlantas Polda Sumbar menekankan pentingnya pendataan kendaraan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 64.

​Kepada para personel yang hadir, pemateri menegaskan kembali bahwa setiap kendaraan bermotor wajib diregistrasikan. Proses registrasi ini meliputi pendaftaran kendaraan baru, perubahan identitas pemilik atau kendaraan, hingga perpanjangan dan pengesahan surat-surat.

​"Registrasi kendaraan bukan hanya sekadar urusan administrasi biasa. Tujuannya sangat krusial, yakni untuk tertib administrasi, pengendalian pengoperasian kendaraan, serta yang paling penting adalah mempermudah proses penyidikan jika terjadi pelanggaran hukum atau kejahatan lalu lintas," bunyi poin pemaparan dalam kegiatan tersebut.

​Lebih lanjut dijelaskan bahwa data registrasi kendaraan yang dikelola oleh Polri akan menjadi bagian terintegrasi dari sistem informasi dan komunikasi kepolisian. Data ini sangat vital, terutama dalam mendukung proses forensik kepolisian saat mengungkap kasus kejahatan yang melibatkan kendaraan bermotor, yang menjadi sasaran utama dalam Operasi Jaran (Kejahatan Kendaraan) ini.

​Para peserta Latpra Ops Jaran 2026 yang terdiri dari jajaran kepolisian tampak antusias dan fokus mencatat materi yang diberikan. Pemahaman yang kuat terkait identifikasi kendaraan ini diharapkan dapat mempertajam analisis petugas saat melakukan penindakan di lapangan.

​Menutup rangkaian materi pembekalan, Ditlantas Polda Sumbar tidak lupa menyisipkan pesan keselamatan yang menjadi kampanye utama mereka kepada masyarakat dan petugas: "Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan."

​Melalui Latpra Ops Jaran 2026 ini, Polda Sumbar berharap operasi ke depan dapat berjalan maksimal, tidak hanya dalam mengungkap kejahatan kendaraan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelengkapan surat-surat kendaraannya.

Editor/Rptr : Rf

Mengenal Lebih Dekat Polantas KARIB: Polantas Humanis, Dekat, dan Bersahabat dengan Masyarakat 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui semangat Polantas KARIB, sebuah konsep pelayanan Polri yang mengedepankan kedekatan, kemitraan, kepedulian, respons cepat, serta integritas.

Polantas KARIB merupakan singkatan dari Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas. Konsep tersebut menjadi semangat bagi setiap personel Polisi Lalu Lintas dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui nilai Kemitraan, Polantas membangun kerja sama dan hubungan yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian, tetapi membutuhkan peran serta seluruh pengguna jalan, komunitas, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat secara umum.

Sementara itu, nilai Aktif menekankan pentingnya kehadiran Polantas secara nyata di tengah masyarakat. Personel tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran atau kecelakaan, tetapi juga melalui kegiatan patroli, pengaturan lalu lintas, edukasi keselamatan, serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Nilai Responsif menjadi komitmen Polantas untuk memberikan respons yang cepat dan tepat terhadap berbagai persoalan di jalan. Mulai dari kemacetan, kecelakaan lalu lintas, gangguan arus kendaraan, hingga keluhan masyarakat.

Kemudian, nilai Intuitif mengandung makna bahwa personel Polantas harus memiliki kepekaan dalam melihat dan memahami situasi di lapangan. Dengan kepekaan tersebut, Polantas diharapkan mampu mengambil langkah yang tepat serta memberikan bantuan kepada masyarakat tanpa harus selalu menunggu adanya laporan atau permintaan.

Adapun nilai Berintegritas menjadi dasar utama dalam pelaksanaan tugas. Setiap personel Polantas dituntut untuk menjalankan tugas secara profesional, jujur, transparan, adil, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dirlantas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, mengatakan bahwa semangat Polantas KARIB merupakan bagian dari upaya untuk membangun hubungan yang semakin dekat antara Polisi Lalu Lintas dan masyarakat.

“Melalui Polantas KARIB, kami ingin Polantas semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran anggota di lapangan bukan hanya untuk melakukan penegakan hukum, tetapi juga memberikan perlindungan, pelayanan, edukasi, serta membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Menurutnya, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kerja sama antara Kepolisian dan seluruh lapisan masyarakat.


Kami mengajak seluruh masyarakat Sumatera Barat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas. Dengan kemitraan dan kesadaran bersama, kita dapat menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan,” tambahnya.

Meski mengedepankan pendekatan humanis dan pelayanan yang bersahabat, Polantas KARIB bukan berarti menghilangkan fungsi penegakan hukum. Terhadap pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu ketertiban lalu lintas, tindakan hukum tetap dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

Melalui semangat Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas, Ditlantas Polda Sumatera Barat terus berupaya menghadirkan sosok Polantas yang profesional, humanis, serta dipercaya oleh masyarakat.

Dengan hadirnya Polantas KARIB, masyarakat diharapkan dapat melihat Polantas bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra, pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
À
Polantas KARIB — Humanis, Dekat, dan Bersahabat.

Keselamatan di Jalan adalah Tanggung Jawab Bersama.

Edtr/Rptr : Rf

PADANG, 1 September 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas dedikasi dan pengabdian seluruh Polwan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pesan tersebut tergambar dalam publikasi resmi Ditlantas Polda Sumbar yang menampilkan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. bersama Wadirlantas Polda Sumbar AKBP Yudho Hantoro, S.I.K., M.K.

Dalam momentum Hari Jadi ke-78 Polwan RI yang diperingati pada 1 September 2026, keduanya menyampaikan penghargaan terhadap kiprah para Srikandi Bhayangkara yang terus mengambil peran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Polwan tidak hanya berperan dalam pelaksanaan tugas administratif, tetapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat dalam berbagai bidang pelayanan dan tugas kepolisian, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Dedikasi tersebut menjadi bagian penting dari upaya Polri untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui momentum peringatan ini, Ditlantas Polda Sumbar turut mengajak seluruh jajaran Polwan untuk terus mempertahankan semangat pengabdian serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian tanpa batas dari para Srikandi Bhayangkara demi menjaga keamanan dan ketertiban Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan RI menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang Polisi Wanita sekaligus memperkuat semangat pengabdian dalam memberikan kontribusi terbaik bagi institusi Polri, masyarakat, bangsa, dan negara.


Edtr/rptr: RF


 

REALITANUSANTARA.COM

SUMBAR - 28 Agustus 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesisir Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pelaksanaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Jajaran Polda Sumatera Barat Tahun 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Satlantas Polres Pesisir Selatan berhasil meraih penghargaan dan mempertahankan predikat sebagai Polres Terbaik di Zona B. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas capaian kinerja serta dedikasi personel dalam menjalankan tugas di bidang lalu lintas.

Penghargaan diserahkan dalam rangkaian kegiatan Rakernis Fungsi Lalu Lintas Polda Sumatera Barat yang dipimpin oleh Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran Satlantas Polres Pesisir Selatan. Predikat terbaik yang berhasil dipertahankan menunjukkan adanya konsistensi dalam pelaksanaan tugas, kekompakan personel, serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Prestasi ini tidak hanya menjadi sebuah penghargaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh personel Satlantas Polres Pessel untuk mempertahankan kinerja dan terus melakukan berbagai inovasi dalam memberikan pelayanan di bidang lalu lintas.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Satlantas Polres Pessel terus berkomitmen mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Pesisir Selatan.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., turut memberikan apresiasi atas capaian yang diraih Satlantas Polres Pessel. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi personel untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Satlantas Polres Pessel terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum penghargaan tersebut.

Ke depan, Satlantas Polres Pesisir Selatan diharapkan dapat terus mempertahankan capaian tersebut sekaligus meningkatkan inovasi dan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas.

Dengan semangat Polantas Presisi, Hadir untuk Masyarakat, Satlantas Polres Pessel berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan yang profesional, humanis dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.


Edtr/rptr : (RF)

Dirlantas Polda Sumbar dan Wadirlantas Polda Sumbar menyampaikan ucapan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H, dengan mengajak seluruh personel menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai inspirasi dalam integritas, keberanian, kepemimpinan, dan pelayanan kepada masyarakat.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG — Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi kesempatan bagi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat untuk kembali menguatkan nilai keteladanan Rasulullah dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui momentum yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 H, jajaran Ditlantas Polda Sumbar mengajak seluruh personel untuk menjadikan akhlak dan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai landasan dalam melaksanakan pengabdian, khususnya dalam memberikan pelayanan publik di bidang lalu lintas.

Pesan tersebut tergambar dalam peringatan Maulid Nabi yang mengangkat semangat untuk menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai inspirasi dalam membangun integritas, keberanian, kepemimpinan, dan etika dalam menjalankan amanah.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., turut menyampaikan pesan moral dalam momentum tersebut. Keduanya tercatat sebagai pimpinan Ditlantas Polda Sumbar pada sejumlah kegiatan dan pernyataan publik sepanjang 2026.

Peringatan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga sebagai momentum refleksi bagi setiap personel kepolisian untuk memperbaiki kualitas pengabdian. Nilai kejujuran, amanah, keberanian, kepedulian, serta sikap melayani yang dicontohkan Rasulullah menjadi nilai yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun pelaksanaan tugas.

Dalam konteks pelayanan lalu lintas, nilai tersebut dapat diwujudkan melalui sikap yang profesional, disiplin, bertanggung jawab, serta mengedepankan kepentingan dan keselamatan masyarakat.

“Mari jadikan keteladanan Rasulullah dalam integritas, keberanian, dan kepemimpinan sebagai komitmen bersama untuk mencapai kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.”

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kualitas pelayanan kepolisian tidak hanya dibangun melalui kemampuan teknis, tetapi juga melalui karakter dan integritas setiap personel.

Ditlantas Polda Sumbar sendiri selama 2026 terus menekankan pentingnya pelayanan yang profesional dan humanis, termasuk melalui edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat dan generasi muda.

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H diharapkan dapat memperkuat semangat seluruh jajaran Ditlantas Polda Sumbar untuk terus bekerja dengan hati, menjaga amanah, serta menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.

Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, semangat pengabdian diharapkan tidak berhenti pada peringatan, tetapi diwujudkan dalam setiap tindakan dan keputusan dalam menjalankan tugas.

Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan lalu lintas yang profesional, berintegritas, humanis, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

Edtr/rptr:RF


REALITANUSANTARA.COM

PADANG — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para Polisi Cilik (Pocil) binaan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus menjalani latihan sebagai bagian dari persiapan menyambut momentum kemerdekaan.

Latihan tersebut terlihat berlangsung di lapangan dengan melibatkan sejumlah peserta Pocil yang mengenakan seragam putih dan topi berwarna oranye. Di bawah arahan pembina, mereka mengikuti berbagai gerakan secara bersama-sama, mulai dari latihan baris-berbaris, kekompakan gerakan hingga pembentukan formasi.

Meski latihan berlangsung dalam kondisi lapangan yang basah setelah diguyur hujan, para peserta tetap mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh semangat. Sejumlah latihan dilakukan secara berulang untuk membentuk kedisiplinan, ketepatan gerakan serta kekompakan antarpeserta.

Selain menjadi bagian dari persiapan kegiatan 17 Agustus, pembinaan Pocil juga menjadi sarana edukasi sejak usia dini mengenai kedisiplinan dan budaya tertib berlalu lintas.

Melalui program pembinaan tersebut, Ditlantas Polda Sumbar tidak hanya memperkenalkan nilai-nilai kedisiplinan kepada anak-anak, tetapi juga menanamkan kesadaran mengenai pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.

Kegiatan latihan Pocil ini sekaligus menjadi salah satu bentuk keterlibatan generasi muda dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan. Semangat, disiplin dan kekompakan yang ditunjukkan para peserta diharapkan dapat menjadi bekal positif dalam membentuk karakter anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Dengan latihan yang dilakukan secara rutin, para Pocil diharapkan semakin siap tampil dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang, sekaligus membawa pesan keselamatan dan tertib berlalu lintas kepada masyarakat.


Edtr/rptr : Rf


REALITANUSANTARA.COM

PADANG — Kabar membanggakan datang dari jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq, disebut menjadi salah satu kandidat kuat untuk dipercaya sebagai Komandan Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan digelar di Istana Negara, Jakarta, pada 17 Agustus 2026.

Jika kepercayaan tersebut terealisasi, pencapaian itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sumatera Barat sekaligus menunjukkan bahwa putra daerah mampu menorehkan prestasi hingga ke panggung kenegaraan.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sendiri akan dilaksanakan pada Senin, 17 Agustus 2026. Pemerintah menjadikan Istana Negara sebagai pusat pelaksanaan rangkaian upacara kenegaraan dalam memperingati 81 tahun kemerdekaan Indonesia.

Bukan Kali Pertama Dipercaya dalam Upacara Kenegaraan

Rekam jejak Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq dalam kegiatan kenegaraan bukanlah hal baru. Jauh sebelum menduduki posisi sebagai Dirlantas Polda Sumbar, ia tercatat pernah dipercaya sebagai Komandan Kompi Paskibraka Nasional di Istana Negara pada 2011.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan kariernya. Kemampuan dalam kepemimpinan, kedisiplinan, ketepatan dalam menjalankan tata upacara, serta pengalaman berada dalam lingkungan kegiatan kenegaraan menjadi modal yang tidak dimiliki oleh setiap personel.

Pengalaman serupa juga terlihat ketika Reza dipercaya menjadi Komandan Upacara Hari Bhayangkara ke-78 di Alun-alun Kota Serang pada 2024, ketika dirinya masih menjabat sebagai Wakil Kepala Polres Kota Serang.

Dari Sumatera Barat ke Panggung Nasional



Saat ini, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq dipercaya mengemban tugas sebagai Dirlantas Polda Sumbar. Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu pejabat utama yang memiliki tanggung jawab strategis dalam bidang lalu lintas dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Sumatera Barat.

Kabar mengenai dirinya yang masuk dalam kandidat kuat Komandan Upacara HUT ke-81 RI pun mendapat perhatian karena membawa nama Sumatera Barat ke tingkat nasional.

Bagi masyarakat Sumatera Barat, proses tersebut bukan sekadar tentang siapa yang nantinya berdiri sebagai Komandan Upacara. Lebih dari itu, terdapat kebanggaan ketika seorang putra yang pernah mengukir pengalaman sebagai bagian dari Paskibraka Nasional kembali mendapat kesempatan untuk berada di tengah salah satu momentum paling sakral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Perjalanan Panjang di Balik Sebuah Kepercayaan

Menjadi Komandan Upacara dalam peringatan kemerdekaan di tingkat nasional tentu bukan sebuah penugasan biasa. Di baliknya terdapat proses seleksi, pembinaan, latihan, kesiapan fisik dan mental, serta tuntutan terhadap ketepatan dan kedisiplinan yang sangat tinggi.

Karena itu, masuknya nama Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq sebagai kandidat kuat menjadi sebuah capaian yang patut diapresiasi.

Dukungan keluarga, institusi, rekan sejawat dan masyarakat Sumatera Barat menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut. Doa dan dukungan terus mengalir agar seluruh proses yang dijalani dapat berlangsung dengan baik hingga keputusan akhir ditetapkan.

Apapun hasil akhirnya nanti, perjuangan tersebut telah memberikan pesan penting bahwa prestasi seorang putra daerah dapat membawa nama Sumatera Barat tampil di panggung nasional.

Menanti Keputusan Akhir

Kendati demikian, perlu ditegaskan bahwa informasi mengenai Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq sebagai kandidat kuat tidak sama dengan penetapan resmi sebagai Komandan Upacara HUT ke-81 RI.

Keputusan akhir mengenai personel yang akan dipercaya menjalankan tugas tersebut tetap berada pada pihak yang berwenang dalam penyelenggaraan upacara kenegaraan.

Masyarakat Sumatera Barat kini tinggal menunggu perkembangan selanjutnya. Jika nantinya Reza benar-benar dipercaya mengemban tugas tersebut, momentum 17 Agustus 2026 akan menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan kariernya sekaligus kebanggaan bagi keluarga besar Polda Sumbar dan masyarakat Ranah Minang.

Dari Ranah Minang menuju Istana Negara. Sebuah perjalanan yang menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin dan dedikasi dapat membawa nama daerah berdiri di panggung nasional.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.