Mengenal Lebih Dekat Polantas KARIB: Polantas Humanis, Dekat, dan Bersahabat dengan Masyarakat 
REALITANUSANTARA.COM
PADANG — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui semangat Polantas KARIB, sebuah konsep pelayanan Polri yang mengedepankan kedekatan, kemitraan, kepedulian, respons cepat, serta integritas.
Polantas KARIB merupakan singkatan dari Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas. Konsep tersebut menjadi semangat bagi setiap personel Polisi Lalu Lintas dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui nilai Kemitraan, Polantas membangun kerja sama dan hubungan yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian, tetapi membutuhkan peran serta seluruh pengguna jalan, komunitas, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat secara umum.
Sementara itu, nilai Aktif menekankan pentingnya kehadiran Polantas secara nyata di tengah masyarakat. Personel tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran atau kecelakaan, tetapi juga melalui kegiatan patroli, pengaturan lalu lintas, edukasi keselamatan, serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Nilai Responsif menjadi komitmen Polantas untuk memberikan respons yang cepat dan tepat terhadap berbagai persoalan di jalan. Mulai dari kemacetan, kecelakaan lalu lintas, gangguan arus kendaraan, hingga keluhan masyarakat.
Kemudian, nilai Intuitif mengandung makna bahwa personel Polantas harus memiliki kepekaan dalam melihat dan memahami situasi di lapangan. Dengan kepekaan tersebut, Polantas diharapkan mampu mengambil langkah yang tepat serta memberikan bantuan kepada masyarakat tanpa harus selalu menunggu adanya laporan atau permintaan.
Adapun nilai Berintegritas menjadi dasar utama dalam pelaksanaan tugas. Setiap personel Polantas dituntut untuk menjalankan tugas secara profesional, jujur, transparan, adil, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Dirlantas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, mengatakan bahwa semangat Polantas KARIB merupakan bagian dari upaya untuk membangun hubungan yang semakin dekat antara Polisi Lalu Lintas dan masyarakat.
“Melalui Polantas KARIB, kami ingin Polantas semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran anggota di lapangan bukan hanya untuk melakukan penegakan hukum, tetapi juga memberikan perlindungan, pelayanan, edukasi, serta membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kerja sama antara Kepolisian dan seluruh lapisan masyarakat.
Kami mengajak seluruh masyarakat Sumatera Barat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas. Dengan kemitraan dan kesadaran bersama, kita dapat menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan,” tambahnya.
Meski mengedepankan pendekatan humanis dan pelayanan yang bersahabat, Polantas KARIB bukan berarti menghilangkan fungsi penegakan hukum. Terhadap pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu ketertiban lalu lintas, tindakan hukum tetap dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.
Melalui semangat Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas, Ditlantas Polda Sumatera Barat terus berupaya menghadirkan sosok Polantas yang profesional, humanis, serta dipercaya oleh masyarakat.
Dengan hadirnya Polantas KARIB, masyarakat diharapkan dapat melihat Polantas bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra, pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
À
Polantas KARIB — Humanis, Dekat, dan Bersahabat.
Keselamatan di Jalan adalah Tanggung Jawab Bersama.
Edtr/Rptr : Rf
Posting Komentar