REALITANUSANTARA.COM
PADANG PARIAMAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Padang Pariaman menggelar rapat paripurna dengan agenda utama penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026. (3/10/2025) Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Padang Pariaman dengan dihadiri pimpinan DPRD, seluruh anggota fraksi, dan perwakilan pemerintah daerah.
Dalam rapat tersebut, setiap fraksi menyampaikan analisis, harapan, serta sejumlah catatan penting terkait arah pembangunan daerah pada tahun anggaran mendatang. Beberapa sektor yang menjadi perhatian utama fraksi antara lain:
1.Peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pemerataan akses layanan dan sarana belajar.
2. Upaya penurunan angka pengangguran dan kemiskinan, melalui program peningkatan keterampilan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi kerakyatan.
3. Permasalahan kemacetan lalu lintas, khususnya di titik-titik padat yang memerlukan penataan dan rekayasa lalu lintas.
4. Mitigasi bencana, mengingat Padang Pariaman merupakan wilayah yang rawan bencana alam. Fraksi menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar dampak bencana—baik kerugian materi maupun nonmateri—dapat diminimalkan.
Selain itu, DPRD juga memberikan perhatian khusus terhadap optimalisasi sumber pendapatan daerah. Pemerintah daerah diminta untuk lebih memaksimalkan potensi yang dapat menjadi penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik dari sektor pajak daerah, retribusi, maupun pengelolaan aset.
Fraksi-fraksi juga mendorong agar serapan anggaran lebih efektif dan tepat sasaran, terutama bagi program-program pembangunan yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Hal ini mencakup:
perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, drainase, dan juga peningkatan kualitas sarana pelayanan umum, serta penguatan stabilitas harga kebutuhan pokok, salah satunya melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM).
Usai rapat paripurna, Bupati Padang Pariaman menyampaikan bahwa pemerintah daerah menghargai dan menerima seluruh masukan, kritik, dan saran yang disampaikan oleh enam fraksi di DPRD. Bupati memastikan bahwa seluruh poin penting tersebut akan dipelajari dan ditindaklanjuti, serta pemerintah daerah akan memberikan jawaban resmi pada rapat paripurna berikutnya sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.(RN)

Posting Komentar