REALITANUSANTARA.COM
PADANG PARIAMAN : Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi, melaksanakan kegiatan reses di Korong Padang Manih, Nagari Campago, Kecamatan V Koto, baru-baru ini. Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Camat V Koto tersebut dihadiri puluhan warga dari berbagai latar belakang, dengan mayoritas peserta merupakan perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang aktif mengembangkan usaha lokal.
Kehadiran Aprinaldi yang juga merupakan putra daerah setempat disambut antusias oleh masyarakat Korong Padang Manih. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan beragam aspirasi dan harapan, khususnya terkait penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama.
Dalam sambutannya, Aprinaldi menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan sarana penting bagi anggota DPRD Padang Pariaman untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Menurutnya, kebijakan pembangunan tidak dapat disusun secara optimal tanpa memahami kebutuhan riil yang dihadapi masyarakat di lapangan.
“Kita tidak bisa membuat kebijakan yang baik jika tidak tahu apa yang dibutuhkan oleh masyarakat secara langsung,” ujar Aprinaldi, Minggu (31/1/2026).
Ia menekankan bahwa setiap kebijakan pembangunan harus berpijak pada kepentingan dan kebutuhan warga. Aprinaldi juga menilai UMKM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nagari, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan keluarga.
Pada sesi penyampaian aspirasi, masyarakat Korong Padang Manih mengungkap sejumlah persoalan yang selama ini dihadapi pelaku UMKM. Permasalahan tersebut antara lain keterbatasan akses permodalan, minimnya pelatihan manajemen usaha dan pemanfaatan teknologi, serta kendala dalam pemasaran produk.
Salah seorang pelaku usaha kerajinan menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat menyediakan pelatihan desain produk dan pemasaran digital. Ia menilai peningkatan kapasitas sumber daya manusia sangat diperlukan agar produk lokal mampu bersaing hingga tingkat provinsi.
Menanggapi hal tersebut, Aprinaldi menyatakan sejumlah masukan yang disampaikan warga dapat segera ditindaklanjuti. Sementara aspirasi lainnya akan dicatat untuk dibahas lebih lanjut dalam rapat paripurna DPRD Padang Pariaman.
Terkait persoalan permodalan, Aprinaldi mengungkapkan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumatera Barat serta lembaga keuangan lainnya. Ia menyebut DPRD akan mendorong lahirnya skema kredit yang lebih mudah diakses oleh pelaku UMKM, termasuk kemungkinan penyediaan bantuan modal tanpa bunga bagi kelompok usaha yang dinilai potensial.
“Kami akan mendorong skema kredit yang lebih mudah dijangkau, termasuk kemungkinan bantuan modal tanpa bunga bagi kelompok usaha potensial,” katanya.
Dalam upaya peningkatan kapasitas pelaku UMKM, DPRD Padang Pariaman juga berencana bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM serta perguruan tinggi lokal. Program pelatihan yang direncanakan mencakup manajemen usaha, pengelolaan keuangan, pemasaran digital, hingga pengembangan produk.
Sementara itu, di bidang pemasaran, Aprinaldi mengungkapkan rencana pembentukan pusat pembelian bersama produk UMKM Padang Pariaman. Selain itu, produk-produk UMKM juga akan dipromosikan melalui platform digital serta pameran-pameran lokal guna memperluas jangkauan pasar.
Menutup kegiatan reses tersebut, Aprinaldi menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat Korong Padang Manih akan menjadi bahan penting dalam penyusunan program kerja DPRD Padang Pariaman tahun ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam mengawal pembangunan daerah.
Kegiatan reses diakhiri dengan sesi foto bersama antara Aprinaldi dan warga. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di Nagari Campago dan Kecamatan V Koto secara berkelanjutan.
Editor : Ayu

Posting Komentar