Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Risdianto, melaksanakan kegiatan reses.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG PARIAMAN – Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Risdianto, melaksanakan kegiatan reses di Masjid Soetan Jalan, Nagari Camapago Barat, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, pada Jumat (30/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, mayoritas aspirasi yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur.

Reses merupakan agenda rutin anggota DPRD yang dilaksanakan tiga kali dalam setahun. Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing sebagai bahan dalam perencanaan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Risdianto menjelaskan bahwa daerah pemilihannya meliputi lima kecamatan, yakni Kecamatan VII Koto, V Koto, VII Koto Padang Sago, V Koto Timur, dan VII Koto Patamuan. Menurutnya, reses menjadi sarana penting bagi wakil rakyat untuk mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Reses ini dilaksanakan khusus di wilayah daerah pemilihan. Melalui pertemuan langsung seperti ini, aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara terbuka dan jelas,” ujar Risdianto.

Ia menilai keberadaan anggota dewan di parlemen memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkomunikasi langsung dengan wakilnya, sehingga persoalan dan kebutuhan riil masyarakat dapat diketahui secara lebih detail.

“Di sinilah peran wakil rakyat. Masyarakat dapat bertemu langsung dan menyampaikan apa yang benar-benar dibutuhkan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Risdianto juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang telah direalisasikan melalui Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Salah satunya adalah pembangunan pagar di SD Camapago Barat, yang dinilai mendesak untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.

Selain itu, di Kecamatan V Koto juga telah direalisasikan beberapa program lainnya, seperti rehabilitasi Gedung TK Afifah pada tahun 2025, serta pengadaan alat pembelajaran kesenian lokal tambua tasa di lima Sekolah Dasar Negeri sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya daerah.

Risdianto menegaskan bahwa setiap usulan pembangunan akan diprioritaskan berdasarkan tingkat kebutuhan dan urgensi masyarakat.

“Usulan yang paling dibutuhkan akan menjadi prioritas. Jika tidak dapat direalisasikan melalui Pokir, maka akan diupayakan melalui koordinasi dan lobi dengan dinas terkait. Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan dibawa ke pembahasan di DPRD Padang Pariaman,” ujarnya.

Dalam reses tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah usulan utama, di antaranya kelanjutan pembangunan jalan lingkar di Balai Parupuak, kelanjutan pembangunan talud di Camapago Barat, pembangunan rabat beton atau pengaspalan jalan dari Aia Cama menuju SMK Negeri 1, serta pembangunan jembatan penghubung dari Aia Cama ke Kurao, Korong Sungai Jilatang.

Seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bahan pembahasan di tingkat legislatif dan diperjuangkan dalam proses perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Padang Pariaman ke depan.

Editor : Ayu 

Label:

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.