PESISIR SELATAN - Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muchlis Yusuf Abit, melaksanakan rangkaian kegiatan Safari Ramadan di daerah pemilihannya di Kabupaten Pesisir Selatan. Dalam kegiatan tersebut, ia menyalurkan bantuan dengan total nilai mencapai Rp460 juta kepada sejumlah rumah ibadah yang tersebar di beberapa kecamatan.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi delapan masjid dan tiga musala yang berada di berbagai nagari di wilayah Pesisir Selatan. Penyerahan bantuan dilakukan dalam kegiatan Safari Ramadan yang dipusatkan di Masjid Da’watul Iman, Kampung Labuhan Tanjak, Nagari Air Haji Barat, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kamis (5/3).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh masyarakat setempat, para pengurus masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintahan nagari. Kehadiran Yusuf Abit disambut hangat oleh masyarakat yang memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang diisi dengan silaturahmi, tausiyah, serta penyerahan bantuan secara simbolis.
Menurut Yusuf Abit, bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bagian dari aspirasi masyarakat yang ia perjuangkan sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan VIII yang meliputi Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Program tersebut bertujuan untuk mendukung pembangunan serta pengembangan rumah ibadah yang selama ini menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat.
Dalam keterangannya pada Minggu (8/3), politisi dari Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa setiap masjid menerima bantuan sebesar Rp50 juta, sedangkan setiap musala mendapatkan bantuan Rp20 juta.
Adapun rumah ibadah yang menerima bantuan di Kecamatan Linggo Sari Baganti di antaranya Masjid Syuhada, Masjid Da’watul Iman, Masjid Darul Huda, Masjid Nurul Haq, Masjid Nur Ikhlas, Musala Nurul Ijtihad, serta Musala Nurul Huda. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada Surau Gadang yang berada di Kecamatan Lengayang serta Masjid Nurul Iman di Kecamatan Air Pura.
Yusuf Abit mengatakan, Safari Ramadan menjadi momen penting untuk memperkuat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat di daerah pemilihannya. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mendengar secara langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
Ia menilai bulan suci Ramadan memiliki makna yang sangat penting dalam memperkuat rasa kebersamaan, solidaritas, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat. Oleh karena itu, momentum tersebut dimanfaatkan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyalurkan bantuan yang dapat mendukung kegiatan ibadah.
“Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial. Melalui kegiatan ini kita dapat bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus memberikan bantuan yang diharapkan dapat menunjang berbagai aktivitas keagamaan di masjid dan musala,” ujar Yusuf Abit.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pengurus masjid dan masyarakat untuk meningkatkan kenyamanan dalam beribadah serta mendukung berbagai kegiatan keagamaan selama bulan Ramadan maupun di waktu lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yusuf Abit juga menyinggung kondisi pembangunan di Kabupaten Pesisir Selatan yang masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk upaya pemulihan pascabencana yang sempat melanda beberapa wilayah dalam beberapa waktu terakhir.
Menurutnya, selain pembangunan infrastruktur dan pemulihan ekonomi masyarakat, penguatan nilai-nilai keagamaan juga menjadi aspek penting dalam membangun ketahanan sosial masyarakat.
Ia menegaskan bahwa masjid dan musala tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga berperan sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, serta berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat.
“Masjid dan musala memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat. Selain sebagai tempat ibadah, juga menjadi pusat kegiatan sosial dan pendidikan keagamaan. Karena itu keberadaannya perlu terus diperhatikan dan didukung,” katanya.
Sejak pertama kali menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat pada periode 2019–2024 dan kembali terpilih untuk periode 2024–2029, Yusuf Abit menyebutkan bahwa hampir seratus rumah ibadah di daerah pemilihannya telah menerima bantuan melalui program aspirasi yang ia perjuangkan.
Di samping memperjuangkan pembangunan rumah ibadah, ia juga aktif mendorong berbagai program pembangunan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Beberapa sektor yang menjadi fokus perjuangannya antara lain pertanian, pendidikan, perkebunan, serta sektor kelautan dan perikanan.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2025 sejumlah program pembangunan telah direalisasikan di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan. Beberapa di antaranya adalah pembangunan jalan rabat beton di Durian Pandaan, pembukaan jalan usaha tani di Kampung Labuhan Tanjak, pembangunan pengaman tebing sungai di kawasan yang sama, serta bantuan sarana dan prasarana pendidikan di beberapa kecamatan.
Sementara itu, untuk tahun anggaran 2026, ia juga telah mengusulkan pembangunan pengamanan tebing sungai di Nagari Air Haji Barat dan Nagari Pasar Lama Muara Air Haji dengan total anggaran sekitar Rp2,5 miliar. Program tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kerusakan akibat abrasi maupun banjir yang kerap mengancam wilayah tersebut.
Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Yusuf Abit juga membagikan ratusan kain sarung kepada jamaah yang hadir untuk melaksanakan salat tarawih di Masjid Da’watul Iman.
Kegiatan itu turut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Provinsi Sumatera Barat, Wali Nagari Air Haji Barat, serta penceramah Buya Sihar dari Pasar Bukit Air Haji.
Masyarakat dan pengurus masjid yang hadir menyambut baik kehadiran Yusuf Abit dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut. Mereka berharap dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah serta kegiatan keagamaan di wilayah mereka dapat terus berlanjut sehingga masjid dan musala semakin memberikan manfaat bagi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan.
Editor : Deviana

Posting Komentar