Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Polisi Gelar Edukasi Keselamatan Lalu Lintas bagi Pelajar di Padang Pariaman
REALITANUSANTARA. COM
Padang Pariaman — Upaya menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan pelajar terus diperkuat oleh kepolisian di Sumatera Barat. Melalui program edukasi langsung ke sekolah, para siswa diajak memahami pentingnya keselamatan berkendara sejak usia dini.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada Rabu, 3 Maret 2026, di sejumlah sekolah di wilayah Padang Pariaman dan Kota Pariaman. Sekolah yang menjadi lokasi kegiatan antara lain SMAN 1 Lubuk Alung, SMAN 1 Pariaman, SMKN 1 Sintoga, dan SMKN 3 Pariaman.
Program edukasi tersebut dipimpin oleh KOMPOL Rosita Imelda Ifadi, S.H., M.H., didampingi IPTU Undra Putra, S.H., M.H., serta Brigadir Affivri Jaya, S.H., bersama jajaran Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Padang Pariaman dan Satlantas Polres Pariaman.
Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan keselamatan lalu lintas. Di antaranya Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat beserta tim, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Sumbar, serta perwakilan Jasa Raharja Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman.
Edukasi Disiplin Berlalu Lintas Sejak Dini
Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada guru dan siswa mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas serta keselamatan berkendara di jalan raya. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong agar materi keselamatan lalu lintas dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran di sekolah.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, perwakilan sekolah menyampaikan apresiasi atas kepedulian kepolisian dan instansi terkait yang terus berupaya meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan pelajar.
Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat dalam pemaparannya menekankan pentingnya menanamkan nilai disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari pendidikan karakter. Menurutnya, pengetahuan tentang keselamatan berkendara perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi kebiasaan positif bagi para siswa.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Sumatera Barat yang menegaskan bahwa pembentukan budaya tertib berlalu lintas membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari sekolah, orang tua, hingga aparat penegak hukum.
Pemahaman Risiko dan Keselamatan Berkendara
Sementara itu, perwakilan Jasa Raharja Kabupaten Pariaman memberikan penjelasan mengenai risiko kecelakaan lalu lintas serta pentingnya perlindungan dan kesadaran dalam berkendara secara aman.
Dalam sesi utama, KOMPOL Rosita Imelda Ifadi menegaskan bahwa para pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang perlu memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan di jalan raya.
Ia menjelaskan berbagai hal mendasar yang harus dipahami oleh pelajar, mulai dari pengenalan rambu lalu lintas, marka jalan, hingga tata cara berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
Para siswa juga diingatkan tentang kewajiban menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara serta larangan menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Selain itu, bahaya balap liar dan penggunaan telepon genggam saat berkendara juga menjadi perhatian khusus dalam materi yang disampaikan.
Menurutnya, sebagian besar kecelakaan lalu lintas terjadi akibat kelalaian dan rendahnya disiplin pengguna jalan dalam mematuhi aturan.
Antusiasme Pelajar
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara narasumber dan para siswa. Banyak siswa yang mengajukan pertanyaan mengenai aturan berkendara, keselamatan di jalan, hingga cara berperan aktif dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
Melalui kegiatan ini, para guru juga memperoleh pemahaman tambahan mengenai konsep keselamatan berlalu lintas yang dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.
Diharapkan para guru dan siswa dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing serta berkontribusi dalam menciptakan budaya berkendara yang aman di tengah masyarakat.
Program edukasi ini sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, dunia pendidikan, dan berbagai pihak terkait dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Sumatera Barat.
Editor : (RF)


Posting Komentar