Tak Main-main! Kombes Reza Tegur Perwira Usai Insiden Viral di Sitinjau Lauik
REALITANUSANTARA. COM
Padang - Nama Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq menjadi sorotan setelah viralnya peristiwa sejumlah warga berfoto di kawasan tanjakan Sitinjau Lauik, Padang, Sumatera Barat.
Aksi tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur yang dikenal curam dan berbahaya itu. Beberapa kendaraan terpaksa berhenti karena aktivitas yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Peristiwa ini langsung mendapat perhatian dari Polda Sumatera Barat. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar sepekan sebelum viral di media sosial.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya memberikan teguran kepada jajaran yang bertugas melakukan pengawalan.
“Kapolres Solok Kota dan Kasatlantas Polres Solok Kota sudah saya tegur dan arahkan untuk evaluasi pelaksanaan tugas pengawalan berikutnya,” ujarnya.
Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq merupakan perwira menengah Polri yang saat ini menjabat sebagai Dirlantas Polda Sumatera Barat. Ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan terkait manajemen lalu lintas, keselamatan berkendara, hingga pelayanan publik di bidang transportasi jalan.
Sebelum menjabat posisi tersebut, ia juga pernah bertugas sebagai Kapolres Mandailing Natal (Madina). Dalam perjalanannya, ia dipercaya memimpin berbagai upaya pengamanan arus lalu lintas, termasuk saat momen mudik dan kondisi darurat di wilayah Sumatera Barat.
Terkait insiden di Sitinjau Lauik, ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali karena dapat membahayakan pengguna jalan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas,” tegasnya.
Sementara itu, jajaran Ditlantas Polda Sumbar juga telah mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas secara profesional serta menjaga nama baik institusi kepolisian.
Kawasan Sitinjau Lauik sendiri dikenal sebagai salah satu jalur ekstrem di Sumatera Barat dengan tingkat kesulitan tinggi. Jalur ini kerap mengalami kepadatan, terutama saat aktivitas kendaraan berat meningkat atau ketika terjadi penyempitan jalan.
Karena kondisi tersebut, pengawasan dan pengaturan lalu lintas di kawasan ini menjadi perhatian penting guna memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan.
Editor : (Rf)


Posting Komentar