REALITANUSANTARA.COM
Padang - Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat menggelar lomba tradisional “Pasan Buruang” bagi pelajar tingkat SMA dan SMK se-Sumatera Barat, Senin (25/5/2026), di Aula Gubernuran Sumatera Barat. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar.
Ajang budaya yang mengusung tema “Generasi Muda Peduli Lingkungan” ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Ari Yosuandi. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkenalkan kembali tradisi lokal kepada generasi muda di tengah perkembangan era digital dan modernisasi.
Dalam sambutannya, Ari Yosuandi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan budaya tersebut. Menurutnya, lomba “Pasan Buruang” bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi, literasi budaya, dan pembentukan karakter generasi muda agar tetap mencintai tradisi daerah.
Ia menegaskan bahwa budaya lokal merupakan identitas masyarakat Minangkabau yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Karena itu, keterlibatan pelajar SMA dan SMK dinilai sangat penting dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya daerah.
“Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan mampu memahami pentingnya melestarikan budaya sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Tradisi seperti ‘Pasan Buruang’ harus tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar Ari Yosuandi.
Sementara itu, Ketua Panitia, Hardison, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pelestarian budaya tradisional yang menyasar kalangan pelajar di Sumatera Barat.
Menurutnya, lomba yang digelar tahun ini memasuki tahap semifinal dengan jumlah peserta mencapai 50 orang dari berbagai daerah. Dari seluruh peserta tersebut, nantinya akan dipilih 10 peserta terbaik untuk melaju ke babak final.
“Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya di kalangan generasi muda. Pada semifinal ini terdapat 50 peserta, dan nantinya akan dipilih 10 besar untuk mengikuti babak selanjutnya,” jelas Hardison kepada media.
Ia juga menyebutkan bahwa para pemenang nantinya akan mendapatkan penghargaan berupa piala yang rencananya diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat. Selain itu, panitia juga tengah mempersiapkan sejumlah hadiah dan bentuk apresiasi lainnya bagi para peserta terbaik.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para peserta tampil menunjukkan kemampuan serta pemahaman mereka terhadap tradisi “Pasan Buruang”, yang merupakan salah satu budaya lokal yang memiliki nilai edukatif dan kearifan lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap budaya tradisional tidak hanya dikenal sebagai warisan masa lalu, tetapi juga mampu menjadi bagian dari kehidupan generasi muda di masa kini dan mendatang.
Reporter : Ayu


Posting Komentar