REALITANUSANTARA.COM
PADANG – Semangat perjuangan Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan dinilai tetap relevan sebagai inspirasi dalam membangun Kota Padang, meski telah 79 tahun berlalu sejak gugurnya tokoh yang dikenal sebagai pejuang mempertahankan kemerdekaan sekaligus mantan Wali Kota Padang tersebut.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat memimpin Upacara Peringatan Gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan ke-79 yang berlangsung di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Aie Pacah, Minggu (19/7/2026) pagi. Upacara diikuti unsur Forkopimda, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
Peringatan tahun ini mengangkat tema "Satu Tujuan Menghidupkan Kembali Nilai Perjuangan Bagindo Aziz Chan untuk Menuju Padang sebagai Kota Gastronomi." Tema tersebut menjadi refleksi bahwa nilai-nilai perjuangan, keberanian, integritas, dan kecintaan terhadap daerah harus terus diwariskan sebagai fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Dalam amanatnya, Maigus Nasir menegaskan bahwa perjuangan Bagindo Aziz Chan bukan sekadar catatan sejarah, tetapi merupakan teladan yang harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan saat ini.
Menurutnya, Bagindo Aziz Chan telah menunjukkan keberanian luar biasa dengan mempertaruhkan jiwa dan raganya demi mempertahankan kehormatan bangsa serta Kota Padang di tengah situasi perjuangan kemerdekaan. Semangat pengabdian tersebut, katanya, harus menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus bekerja keras membangun daerah.
"Perjuangan Bagindo Aziz Chan mengajarkan kita tentang keberanian, pengabdian, kejujuran, dan kecintaan terhadap tanah air. Nilai-nilai itu harus terus hidup dalam setiap langkah pembangunan Kota Padang," ujar Maigus Nasir.
Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi saat ini memang berbeda dengan masa perjuangan fisik mempertahankan kemerdekaan. Namun, semangat pantang menyerah, persatuan, serta gotong royong tetap menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pengembangan sektor pariwisata dan kebudayaan.
Maigus juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum peringatan gugurnya Bagindo Aziz Chan sebagai penguat komitmen untuk terus bersinergi membangun Kota Padang yang maju, inklusif, dan berdaya saing.
Ia menilai cita-cita menjadikan Padang sebagai Kota Gastronomi tidak hanya berbicara mengenai kekayaan kuliner, tetapi juga bagaimana seluruh potensi budaya, sejarah, tradisi, serta kreativitas masyarakat dapat diintegrasikan menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga.
"Keberhasilan pembangunan tidak bisa diwujudkan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dengan semangat perjuangan yang diwariskan Bagindo Aziz Chan," katanya.
Peringatan Gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan ke-79 berlangsung dengan khidmat. Selain menjadi bentuk penghormatan kepada jasa pahlawan, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa semangat nasionalisme, persatuan, serta pengabdian kepada bangsa harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Melalui peringatan ini, Pemerintah Kota Padang berharap nilai-nilai perjuangan Bagindo Aziz Chan terus menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Kota Padang yang semakin maju, berbudaya, dan mampu dikenal dunia sebagai kota dengan kekayaan gastronomi yang berbasis pada sejarah, budaya, dan kearifan lokal.
Editor : Ayu


Posting Komentar