REALITANUSANTARA.COM
PADANG – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima audiensi jajaran Pengurus Bundo Kanduang Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Sumatera Barat di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (23/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari persiapan menjelang pengukuhan Pengurus Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat periode 2026–2031.
Dalam audiensi itu, pengurus menyampaikan susunan kepengurusan yang akan dikukuhkan sekaligus memaparkan sejumlah program kerja yang akan dijalankan selama masa bakti lima tahun ke depan. Program tersebut difokuskan pada penguatan peran perempuan Minangkabau dalam keluarga, pelestarian adat dan budaya, pemberdayaan generasi muda, serta peningkatan kontribusi organisasi terhadap pembangunan sosial di Sumatera Barat.
Fadly Amran yang juga menjabat sebagai Ketua Umum IKTD Sumatera Barat menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru Bundo Kanduang IKTD. Menurutnya, organisasi perempuan berbasis adat memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga nilai-nilai luhur Minangkabau agar tetap hidup dan berkembang di tengah dinamika masyarakat modern.
Ia menegaskan bahwa Bundo Kanduang bukan hanya simbol adat, tetapi juga memiliki peran penting sebagai penjaga moral, pendidikan karakter, serta pembina generasi penerus di lingkungan keluarga. Karena itu, keberadaan Bundo Kanduang IKTD diharapkan mampu menjadi motor penggerak berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Peran perempuan dalam budaya Minangkabau sangatlah penting. Melalui Bundo Kanduang IKTD, kita berharap nilai-nilai adat, kebersamaan, dan pendidikan karakter dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sehingga identitas budaya tetap terjaga di tengah perkembangan zaman," ujar Fadly.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pengurus yang akan dikukuhkan untuk membangun sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga adat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat dalam menjalankan program-program organisasi. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci untuk menghadirkan kegiatan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.
Fadly juga berharap kepengurusan baru dapat menghadirkan inovasi melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga pelestarian seni dan budaya Minangkabau. Dengan demikian, organisasi tidak hanya berperan menjaga tradisi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat.
Sementara itu, jajaran Pengurus Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan sebaik-baiknya. Selain memperkuat silaturahmi antaranggota IKTD, mereka juga bertekad meningkatkan kontribusi perempuan dalam bidang sosial, budaya, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.
Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menghasilkan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Padang dengan keluarga besar IKTD Sumatera Barat. Diharapkan, pengukuhan pengurus Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat periode 2026–2031 menjadi momentum memperkuat eksistensi perempuan Minangkabau sebagai penjaga adat, pelestari budaya, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.
Editor : Ayu


Posting Komentar