Evaluasi Program 2026, Pemko Padang Matangkan Persiapan Pembangunan 2027.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Pemerintah Kota Padang memperkuat evaluasi pelaksanaan program pembangunan tahun 2026 sekaligus mematangkan persiapan perencanaan pembangunan untuk tahun anggaran 2027.

Langkah tersebut dibahas dalam Monthly Meeting Pemerintah Kota Padang yang dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran di Balai Kota Padang, Senin (14/9/2026).

Rapat tersebut menjadi forum evaluasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meninjau perkembangan pelaksanaan program, mengidentifikasi kendala, serta memastikan berbagai kegiatan pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Sejumlah agenda strategis menjadi perhatian dalam pertemuan itu, antara lain evaluasi realisasi fisik dan keuangan pembangunan tahun 2026, penguatan program Smart Surau, rehabilitasi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pascabencana, serta percepatan digitalisasi bantuan sosial.

Evaluasi realisasi fisik dan keuangan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah daerah perlu memastikan kesesuaian antara progres pekerjaan di lapangan, penyerapan anggaran, serta target keluaran yang telah direncanakan.

Dalam rapat tersebut, Fadly Amran menekankan pentingnya koordinasi antar-OPD agar pelaksanaan program tidak berjalan secara sektoral. Menurutnya, sinergi perangkat daerah menjadi faktor penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

Selain mengevaluasi program berjalan, Pemko Padang juga mulai mengarahkan perhatian pada penyusunan rencana pembangunan 2027. Perencanaan tersebut diharapkan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat, kemampuan fiskal daerah, serta hasil evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan sepanjang 2026.

Fadly meminta setiap OPD menyiapkan program yang realistis, tepat sasaran, dan inovatif. Penyusunan anggaran, kata dia, harus didukung perencanaan yang matang sehingga program yang ditetapkan benar-benar dapat dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Program Smart Surau turut menjadi salah satu agenda yang dibahas. Program ini diarahkan untuk memperkuat pemanfaatan teknologi dalam mendukung kegiatan keagamaan, pendidikan karakter, serta pembinaan generasi muda di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, rehabilitasi UMKM pascabencana menjadi perhatian karena sektor usaha masyarakat membutuhkan dukungan agar dapat kembali beraktivitas dan memulihkan perekonomian. Pemerintah daerah perlu memastikan penanganan dilakukan secara terarah, sesuai kebutuhan pelaku usaha terdampak.

Agenda digitalisasi bantuan sosial juga dinilai penting untuk memperkuat akurasi data, ketepatan sasaran, serta efektivitas penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penguatan sistem digital diharapkan dapat mendukung transparansi dan meminimalkan potensi kesalahan dalam pelaksanaan program perlindungan sosial.

Melalui Monthly Meeting tersebut, Pemko Padang menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih terukur, responsif, dan berorientasi pada hasil.

Evaluasi program 2026 dan persiapan pembangunan 2027 diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Kota Padang sebagai kota yang smart dan sehat, dengan pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang semakin berkualitas.(Ayu)

Label:

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.