REALITANUSANTARA.COM
PADANG - Penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui sektor perikanan budidaya terus mendapat perhatian. Di Teluk Buo, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, kelompok pembudidaya ikan menerima bantuan benih dan pakan ikan kerapu sebagai dukungan untuk meningkatkan produktivitas serta keberlanjutan usaha perikanan.
Bantuan tersebut diserahkan pada Sabtu (12/9/2026) dan dihadiri langsung Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, M.M. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan potensi kelautan sekaligus memperkuat sumber pendapatan masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada sektor perikanan.
Penyerahan bantuan merupakan realisasi alokasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Ketua DPRD Sumbar Muhidi yang dilaksanakan melalui sinergi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu kelompok pembudidaya menghadapi tantangan operasional, terutama kebutuhan benih dan pakan yang menjadi komponen penting dalam kegiatan budidaya ikan kerapu.
Bantuan Diharapkan Tingkatkan Produktivitas
Ikan kerapu merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi dan peluang pengembangan di kawasan pesisir. Namun, keberhasilan budidaya sangat dipengaruhi oleh ketersediaan benih berkualitas, pakan yang memadai, pengelolaan kolam atau keramba, serta pemeliharaan yang berkelanjutan.
Melalui bantuan benih, kelompok pembudidaya memperoleh dukungan untuk mengembangkan siklus produksi. Sementara itu, bantuan pakan diharapkan dapat meringankan sebagian beban biaya operasional yang harus ditanggung selama proses pemeliharaan ikan hingga masa panen.
Muhidi berharap bantuan tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan produksi jangka pendek, tetapi juga mampu menjadi pemicu tumbuhnya usaha perikanan yang lebih mandiri. Peningkatan produktivitas diharapkan dapat berdampak pada pendapatan pembudidaya dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan pesisir.
“Kelola bantuan ini dengan baik, transparan dan penuh kekompakan. Mudah-mudahan budidaya ikan kerapu ini menghasilkan panen yang baik dan memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” pesan Muhidi.
Muhidi Tekankan Pengelolaan Bantuan Secara Bersama
Dalam pemanfaatannya, kelompok pembudidaya diharapkan mengelola bantuan secara optimal, transparan, dan bertanggung jawab. Kekompakan antaranggota dinilai penting agar bantuan yang diterima dapat digunakan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat maksimal.
Pengelolaan kelompok yang baik juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan kegiatan budidaya. Selain memastikan bantuan digunakan secara tepat, kerja sama antaranggota dapat mendukung pembagian tugas, pemeliharaan ikan, serta pengawasan terhadap perkembangan usaha.
Dengan demikian, bantuan benih dan pakan tidak hanya dipandang sebagai dukungan material, tetapi juga sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat agar mampu mengembangkan usaha perikanan secara lebih terarah.
DPRD Sumbar Dorong Penguatan Sektor Kelautan
Muhidi menegaskan, DPRD Sumatera Barat akan terus mengawal aspirasi masyarakat, termasuk nelayan dan pembudidaya ikan. Menurutnya, sektor kelautan dan perikanan memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Dukungan terhadap sektor perikanan budidaya juga dinilai sejalan dengan upaya mengoptimalkan potensi sumber daya bahari Sumatera Barat. Apabila dikelola secara berkelanjutan, sektor ini dapat membuka peluang usaha, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dan mendorong kemandirian masyarakat pesisir.
Sinergi antara DPRD Sumbar, pemerintah daerah, DKP, dan kelompok pembudidaya menjadi bagian penting dalam memastikan program bantuan memberikan dampak nyata. Tidak hanya meningkatkan produksi, pengembangan budidaya ikan kerapu juga diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan.
Melalui bantuan tersebut, Teluk Buo diharapkan dapat terus mengembangkan potensi perikanan budidaya sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal. Program ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap masyarakat pesisir agar mampu mengelola sumber daya kelautan secara produktif, bertanggung jawab, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan.(Ayu)


Posting Komentar