Laporan Warga via Call Center 110, Tim Klewang Amankan Pria Bawa Parang di Padang.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG — Laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 membantu kepolisian bergerak cepat mengamankan seorang pria yang diduga membuat keresahan dengan membawa senjata tajam jenis parang di kawasan Gunung Panggilun, Kota Padang, Sumatera Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (4/9/2026) sore. Warga sebelumnya melaporkan keberadaan seorang pria yang diduga mengamuk sambil membawa parang. Pria tersebut juga disebut-sebut mengacungkan senjata tajam kepada masyarakat di sekitar lokasi.

Informasi yang disampaikan warga tidak hanya berupa laporan lisan. Petugas juga menerima gambar dan video yang memperlihatkan situasi terkait keberadaan pria tersebut.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti jajaran Polresta Padang dengan mengerahkan Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang ke lokasi. Tim yang berada di bawah komando Katim Klewang Aiptu David WW bergerak untuk memastikan situasi tetap terkendali sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan terhadap warga.

Setibanya di lokasi, petugas berhasil menemukan dan mengamankan pria yang diketahui bernama Andi tersebut. Pengamanan berlangsung tanpa adanya perlawanan berarti.

Polisi turut mengamankan satu bilah parang yang diduga dibawa oleh pria tersebut. Senjata tajam itu kemudian dibawa sebagai barang bukti untuk kepentingan pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut.

Situasi berbeda terjadi ketika petugas hendak membawa Andi ke Mapolresta Padang. Pria tersebut terlihat menangis dan meminta agar dirinya tidak dibawa oleh polisi.

Meski demikian, petugas tetap membawa yang bersangkutan ke Mapolresta Padang untuk menjalani pemeriksaan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendalami kronologi kejadian, termasuk memastikan motif dan tindakan yang dilakukan sebelum pengamanan.

Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo membenarkan adanya laporan masyarakat mengenai seorang pria yang diduga mengamuk sambil membawa senjata tajam di kawasan Gunung Panggilun.

"Memang tadi Jumat sore ada laporan dari masyarakat Gunung Panggilun ke Call Center 110, lengkap dengan gambar dan video," ujar Apri Wibowo.

Menurut Apri, berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, pria tersebut diduga membuat keresahan dengan membawa parang dan mengacungkan senjata tajam itu kepada masyarakat.

"Jadi, ada diduga preman kampung ngamuk sambil bawa parang dan mengacungkan parang itu ke masyarakat," katanya.

Setelah laporan diterima, kepolisian langsung mengambil langkah dengan menerjunkan Tim Klewang ke lokasi. Tim kemudian berhasil mengamankan pria yang dilaporkan masyarakat tersebut beserta satu bilah parang.

Apri mengatakan, kejadian tersebut menjadi contoh pentingnya peran masyarakat dalam membantu kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban. Informasi yang disampaikan secara cepat dapat membantu petugas melakukan tindakan sebelum situasi berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

Kapolresta Padang juga mengapresiasi langkah masyarakat yang memilih menggunakan saluran resmi kepolisian untuk menyampaikan laporan.

Ia mengimbau warga agar tidak ragu menghubungi Call Center 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau kejadian yang berpotensi mengancam keamanan masyarakat.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, kalau ada yang mencurigakan, sudah benar langsung telepon Call Center kami di 110. Kami siap memberikan pelayanan selama 24 jam," tegas Apri.

Menurutnya, partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman. Polisi membutuhkan informasi dari masyarakat agar setiap potensi gangguan dapat segera ditangani.

Saat ini, Andi bersama satu bilah parang telah diamankan di Mapolresta Padang. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap secara lebih lengkap kronologi kejadian serta menentukan langkah hukum berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh.

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan orang yang diduga membawa senjata tajam atau melakukan tindakan yang mengancam keamanan. Warga diharapkan segera melaporkan kejadian tersebut melalui saluran resmi kepolisian agar dapat ditangani petugas secara profesional dan terukur.(Ayu)

This is the most recent post.
Posting Lama

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.