REALITANUSANTARA.COM
PADANG - Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah melalui peningkatan literasi aparatur sipil negara (ASN). Upaya tersebut dinilai penting untuk membangun pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah sekaligus memperluas edukasi kepada masyarakat.
Penguatan literasi tersebut dilakukan melalui kegiatan yang digelar pada Rabu (9/9/2026). Kegiatan ini memberikan pembekalan kepada ASN mengenai berbagai aspek ekonomi dan keuangan syariah, mulai dari pemahaman tentang perbankan syariah, pengelolaan zakat dan wakaf, hingga instrumen investasi yang memenuhi prinsip halal.
Materi tersebut diharapkan tidak hanya menambah wawasan ASN dalam mengelola keuangan secara bijak, tetapi juga memperkuat kapasitas aparatur sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sistem ekonomi syariah.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan, literasi ekonomi dan keuangan syariah perlu terus diperkuat karena pemahaman masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong berkembangnya sektor tersebut.
Menurutnya, ASN memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam menjalankan berbagai pelayanan pemerintahan. Dengan pemahaman yang memadai, ASN diharapkan mampu menjadi agen perubahan sekaligus ikut memberikan edukasi mengenai manfaat dan prinsip-prinsip keuangan syariah.
“ASN diharapkan tidak hanya memahami ekonomi dan keuangan syariah untuk kepentingan pribadi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar Maigus.
Ia menilai, pemahaman mengenai perbankan syariah, zakat, wakaf dan investasi halal perlu dikenalkan secara lebih luas. Dengan literasi yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat mengambil keputusan keuangan secara lebih terencana serta mempertimbangkan aspek kemaslahatan dan kepatuhan terhadap prinsip syariah.
Penguatan literasi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi syariah yang tidak hanya bertumpu pada lembaga keuangan, tetapi melibatkan pemerintah, aparatur, dunia usaha, lembaga sosial keagamaan dan masyarakat.
Pemko Padang berharap peningkatan kapasitas ASN tersebut dapat memberikan dampak lebih luas terhadap masyarakat. ASN yang memiliki pemahaman tentang ekonomi dan keuangan syariah diharapkan mampu meneruskan pengetahuan tersebut melalui pelayanan publik dan interaksi sosial di tengah masyarakat.
Langkah tersebut sekaligus mempertegas komitmen Pemko Padang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan dan selaras dengan nilai-nilai syariah.
Dengan semakin kuatnya literasi di kalangan aparatur, pemerintah daerah optimistis pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan syariah dapat terus berkembang dan pada akhirnya ikut mendukung penguatan ekonomi daerah.(Ayu)


Posting Komentar