PADANG - Dalam upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Padang melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan jajaran Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang. Pertemuan yang berlangsung baru-baru ini menjadi momentum strategis bagi kedua pihak untuk membangun sinergi, memperluas jejaring, dan mendorong terciptanya ekosistem usaha yang berkelanjutan di Kota Padang.
Kegiatan tersebut tidak sebatas menjadi agenda formal, melainkan berkembang menjadi ruang dialog terbuka yang memungkinkan pertukaran gagasan antara para pengusaha muda dan institusi publik. Melalui forum ini, kedua organisasi sepakat memperkuat kerja sama dalam menerapkan konsep green business dan eco-innovation. Pendekatan ini diyakini mampu menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang tetap selaras dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Ketua Umum HIPMI Kota Padang menegaskan bahwa pengusaha muda saat ini dituntut untuk tampil sebagai agen perubahan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan.
“Kami ingin para pengusaha muda bergerak dengan visi yang lebih luas. Keuntungan penting, namun keberlanjutan lingkungan harus menjadi bagian dari strategi bisnis modern,” ujarnya.
Menurut HIPMI, dunia usaha memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga sumber daya alam, termasuk air, yang merupakan sumber kehidupan sekaligus komponen penting dalam dunia usaha. Karena itu, HIPMI bersama Perumda Air Minum Kota Padang akan mengembangkan sejumlah program kolaboratif yang bersifat konkret dan berdampak jangka panjang.
Beberapa bentuk kerja sama yang direncanakan antara lain kegiatan penghijauan di wilayah tangkapan air, penanaman pohon di kawasan hulu, serta kampanye edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya melindungi sumber air baku. Program-program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan di Kota Padang.
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyambut baik inisiatif yang digagas HIPMI. Ia menilai bahwa kemitraan antara dunia usaha dan lembaga publik merupakan bentuk sinergi ideal untuk mengawal pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami mendukung penuh langkah HIPMI. Dunia usaha dan instansi publik perlu bergerak sejalan agar tercipta keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan,” jelas Hendra.
Hendra juga menambahkan bahwa penerapan praktik bisnis berwawasan lingkungan merupakan investasi sosial jangka panjang. Selain memberikan dampak positif terhadap kondisi lingkungan, pendekatan ini juga dapat memperkuat citra perusahaan sebagai pelaku usaha yang bertanggung jawab.
Melalui kolaborasi ini, HIPMI dan Perumda Air Minum Kota Padang berharap dapat membangun kesadaran kolektif di kalangan pelaku usaha agar lebih aktif berpartisipasi dalam menjaga sumber daya air. Kesadaran ini penting untuk memastikan keberlanjutan pasokan air dan kualitas lingkungan di wilayah Kota Padang.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal yang signifikan bagi penguatan gerakan ekonomi hijau di Kota Padang. Dengan kerja sama yang terarah dan berkesinambungan, kedua pihak optimistis dapat mewujudkan ekosistem bisnis yang tangguh secara ekonomi, sekaligus ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi generasi yang akan datang.

Posting Komentar