REALITANUSANTARA.COM
PADANG - Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Padang, H. Yakub, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Padang, Fadly Amran, atas peluncuran program Smart Surau yang dinilai memberikan dampak positif bagi pembinaan karakter religius peserta didik.
Menurut H. Yakub, program tersebut telah menggerakkan siswa untuk lebih aktif melaksanakan salat Subuh berjamaah, tidak hanya sebagai kewajiban, tetapi mulai tumbuh menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota atas gagasan dan program Smart Surau ini. Anak-anak kini mulai bergerak dan terbiasa salat Subuh berjamaah. Ini langkah besar dalam pembinaan karakter,” unkapnya kepada media realita-nusantara.com saat di temui di ruang kerjanya pada Jum'at, 23 Januari 2026.
Sebagai bentuk dukungan nyata, MTsN 06 Padang menerapkan sistem absen digital berbasis barcode yang terhubung dengan pemantauan madrasah. Setiap pagi, data kehadiran siswa dalam kegiatan Subuh berjamaah dapat dipantau langsung oleh pihak sekolah.
Dalam dua pekan pelaksanaan, tingkat partisipasi siswa telah mencapai sekitar 52 persen, dan pihak madrasah optimis angka tersebut akan terus meningkat seiring dengan penyempurnaan sistem dan keterlibatan semua wali kelas.
“Kami libatkan seluruh wali kelas, bahkan dibuat juga motivasi antarkelas. Kelas dengan kehadiran terbanyak kami apresiasi. Orang tua pun kami ajak berperan melalui grup kelas untuk ikut memantau anak-anak mereka,” jelasnya.
Tak hanya siswa, para guru juga ikut memberi teladan dengan hadir ke masjid untuk salat Subuh berjamaah. Hal ini dilakukan agar siswa tidak merasa sendiri, sekaligus memperkuat pembinaan melalui contoh nyata.
Lebih jauh, H. Yakub menegaskan bahwa tujuan utama program ini bukan sekadar mengejar kehadiran melalui sistem absen, melainkan membentuk kepribadian religius yang tumbuh dari kesadaran.
“Awalnya mungkin terasa seperti paksaan, tetapi harapan kita, ujungnya menjadi kebiasaan. Jika sudah terbiasa sejak remaja, insyaAllah akan terbawa sampai dewasa, bahkan menjadi teladan bagi keluarga dan generasi berikutnya,” tambahnya.
Ia juga mengaitkan gerakan ini dengan pembentukan karakter pelajar, di mana salah satu kebiasaan positif anak adalah bangun lebih awal dan melaksanakan salat berjamaah. Menurutnya, masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang yang menghadirkan ketenangan dan kedamaian batin.
Program ini mulai menunjukkan dampak nyata. Sejumlah masjid dan musala di sekitar lingkungan sekolah dan tempat tinggal siswa kini terlihat semakin ramai oleh jamaah, terutama kalangan pelajar.
Saat ini, jumlah peserta didik MTsN 6 Padang tercatat sebanyak 1.237 siswa, dan seluruhnya menjadi sasaran pembinaan melalui program ini.
Pihak madrasah menyatakan komitmen penuh mendukung program Smart Surau, karena sejalan dengan visi pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah.
Reporter : Ayu

Posting Komentar