KEMENDIKSAINTEK BERIKAN DANA HIBAH KEPADA FAKULTAS PERTANIAN UNES.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Kementerian Pendidikan Tinggi Sain dan Teknologi (Kemendiksaintek) berikan dana hibah program mahasiswa berdampak kepada Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti sebesar Rp. 89 juta berupa barang yaitu 2 unit Hand tractor, 3 unit mesin potong rumput, spryer Listrik serta paket budidaya maggot dan pupuk organik kata Ketua Tim Program Mahasiswa Berdampak Ir. Gusriati, M.Si didampingi Wawan Sumarno, S.P, M.Si di ruang kerjanya Senin (16/3).    


 Peralatan Program Mahasiswa Berdampak itu diserahkan  kepada para petani  melalui Wali Nagari IV Koto Mudik Zainil Idrus oleh ketua tim, Ir. Gusriati, M.Si  dihadiri para Petani, tokoh masyarakat dan perangkat nagari IV Koto Mudik, Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan dan Anggota Tim Program Mahasiswa Berdampak  Wawan Sumarno, S.P., M.Si dan Dr. Ir. Murnita, M.P., serta 50 orang mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Unes.

 

Bantuan ini direspon positif oleh para petani, yang merasakan perubahan positif dalam pendekatan pertanian berkelanjutan pasca bencana terhadap pembangunan pertanian secara umum. Inisiatif mahasiswa berdampak ini juga fokus pada penggunaan teknologi yang mudah diterapkan (teknologi tepat guna) agar dapat dioperasikan secara mandiri oleh warga, sekaligus modernisasi pertanian di nagari.


inovasi dan bantuan ini diharapkan menjadi langkah awal modernisasi pertanian menuju smart village, di mana mahasiswa berperan langsung dalam memberikan solusi teknis, bukan hanya teori, kepada para petani,

Ketua kelompok mahasiswa berdampak Yolan Argumantara mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari dukungan mahasiswa dalam meningkatkan efisiensi dan keamanan kerja petani. "Dengan alat ini, petani tidak perlu lagi bekerja dengan posisi membungkuk terlalu lama," ujarnya

Wawan Sumarno, S.P, M.Si menegaskan “Pembangunan pertanian tidak dapat lagi mengandalkan cara-cara tradisional. Kita membutuhkan percepatan, efisiensi, dan produktivitas yang lebih tinggi. Oleh karena itu, dukungan alsintan merupakan langkah strategis untuk mendorong mekanisme pertanian pasca bencana, mengurangi biaya produksi, mempercepat pengolahan lahan, serta mendukung peningkatan produksi pertanian di Nagri IV Koto Mudik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Ir. Murnita, M.P, meminta para petani dan masyarakat bersama seluruh perangkat nagari untuk memastikan bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran, khususnya bagi wilayah yang selama ini terdampak bencana. (Rel/Syaf).

Label:

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.