REALITANUSANTARA.COM
PADANG - Pemerintah Kota Padang terus menunjukkan komitmennya dalam membuka peluang investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu langkah konkret tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait rencana kerja sama investasi dan pembangunan Kawasan Wisata Terpadu Padang Sarai di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama sejumlah pihak investor dan pemilik lahan yang akan terlibat dalam pengembangan kawasan wisata tersebut.
MoU ditandatangani oleh pemilik lahan Fauzi Bahar bersama Direktur PT Tasake Indo Service (DAP 69) Dede Mulyana, Direktur PT Nusa Indah Permata Muhammad Yunus, serta Direktur PT Win Sekawan Utama Syafri.
Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang siap memberikan berbagai kemudahan bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di ibu kota Provinsi Sumatera Barat tersebut.
Menurutnya, sektor investasi memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian lokal.
“Kami membuka peluang investasi seluas-luasnya bagi para investor yang ingin berinvestasi di Kota Padang. Pemerintah daerah siap memberikan dukungan dan kemudahan sesuai aturan yang berlaku demi terciptanya iklim investasi yang sehat dan produktif,” ujar Fadly Amran.
Ia menambahkan, hadirnya investasi di sektor pariwisata diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru, khususnya di kawasan Padang Sarai dan Kecamatan Koto Tangah secara umum.
Selain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembangunan kawasan wisata terpadu tersebut juga diyakini mampu membuka lapangan pekerjaan baru, mengurangi angka pengangguran, serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.
Fadly Amran juga berharap proyek pengembangan kawasan wisata tersebut dapat menjadi destinasi unggulan baru di Kota Padang yang mampu menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Sementara itu, pihak investor menyampaikan komitmennya untuk mendukung pembangunan kawasan wisata yang terintegrasi dengan konsep modern, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi daerah.
Rencana pembangunan Kawasan Wisata Terpadu Padang Sarai tersebut diharapkan menjadi salah satu proyek strategis yang dapat memperkuat posisi Kota Padang sebagai destinasi wisata dan pusat investasi di wilayah Sumatera Barat.
Editor : Ayu


Posting Komentar