REALITA NUSANTARA.COM
PADANG — Lebih dari 4.000 pelari dari berbagai daerah di Sumatera Barat, sejumlah provinsi di Indonesia, hingga peserta mancanegara ambil bagian dalam Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 yang digelar di Kota Padang, Minggu (9/8/2026) pagi.
Kegiatan olahraga tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. Pelaksanaan BOM Run 2026 tidak hanya diarahkan sebagai ajang olahraga dan rekreasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi Kota Padang melalui konsep Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City.
BOM Run 2026 diinisiasi oleh Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri 3 (Ikasmantri) Padang. Ribuan peserta memadati kawasan Pantai Cimpago sejak pagi hari untuk mengikuti perlombaan sekaligus menikmati suasana kawasan pesisir Kota Padang.
Kegiatan mengambil titik start dan finis di kawasan Pantai Cimpago dan dilepas langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir.
Antusiasme peserta terlihat sejak sebelum perlombaan dimulai. Para pelari tidak hanya berasal dari Kota Padang dan kabupaten/kota di Sumatera Barat, tetapi juga datang dari luar provinsi serta sejumlah peserta dari mancanegara.
Kehadiran ribuan peserta tersebut sekaligus memberikan warna tersendiri bagi rangkaian HJK Padang ke-357. Ajang lari menjadi ruang pertemuan masyarakat dari berbagai daerah sekaligus sarana untuk memperkenalkan wajah Kota Padang kepada peserta dan pengunjung dari luar daerah.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, BOM Run tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan olahraga. Menurutnya, event tersebut merupakan bagian dari strategi memperkenalkan Kota Padang melalui pengalaman yang menggabungkan berbagai potensi daerah.
Konsep tersebut diwujudkan melalui pendekatan Taste of Padang Experience, yang mengintegrasikan olahraga dengan budaya, tradisi, kebersamaan, pariwisata, serta kekayaan kuliner khas Minangkabau.
“BOM Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan Kota Padang melalui konsep Taste of Padang Experience,” ujar Fadly.
Ia menilai, kegiatan yang melibatkan ribuan orang seperti BOM Run memiliki dampak yang lebih luas karena mampu menggerakkan berbagai sektor, mulai dari pariwisata, ekonomi kreatif, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga sektor kuliner.
Menurutnya, peserta yang datang dari luar daerah memiliki kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai potensi yang dimiliki Kota Padang. Tidak hanya menikmati kegiatan olahraga, mereka juga dapat merasakan suasana kota, melihat destinasi wisata, mengenal budaya Minangkabau, serta mencicipi beragam kuliner khas daerah.
Fadly menyebut pendekatan tersebut sejalan dengan arah pengembangan Kota Padang sebagai kota yang mampu mengoptimalkan kekayaan budaya dan gastronomi sebagai bagian dari daya tarik pariwisata.
Karena itu, penyelenggaraan event berskala besar dinilai penting untuk membangun citra Kota Padang sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata secara utuh.
“Olahraga, budaya, tradisi, kebersamaan dan gastronomi kita satukan menjadi sebuah pengalaman yang bisa dirasakan masyarakat maupun wisatawan ketika berada di Kota Padang,” katanya.
BOM Run 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam perayaan HJK Padang ke-357. Ribuan peserta dari berbagai latar belakang berbaur dalam satu kegiatan yang mengedepankan gaya hidup sehat sekaligus promosi potensi daerah.
Pemilihan kawasan Pantai Cimpago sebagai lokasi start dan finis turut memberikan nilai tambah terhadap pelaksanaan event. Kawasan pesisir tersebut merupakan salah satu ruang publik yang menjadi bagian dari wajah pariwisata Kota Padang.
Dengan melibatkan peserta dari dalam dan luar daerah hingga mancanegara, BOM Run 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan olahraga. Event tersebut juga diharapkan berkembang menjadi salah satu daya tarik wisata olahraga (sport tourism) yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Rangkaian HJK Padang ke-357 sendiri menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Padang untuk memperkenalkan berbagai potensi kota kepada masyarakat luas. Tema Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City menjadi benang merah dalam berbagai kegiatan yang digelar, dengan mengangkat kekayaan kuliner, budaya, tradisi, kreativitas, serta karakter masyarakat Kota Padang.
Melalui kegiatan seperti BOM Run, Kota Padang berupaya membangun pengalaman wisata yang tidak hanya mengandalkan destinasi, tetapi juga menghadirkan interaksi langsung dengan budaya dan kehidupan masyarakat.
Keikutsertaan lebih dari 4.000 pelari dalam BOM Run 2026 menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi medium efektif untuk memperkuat promosi daerah. Di saat yang sama, event tersebut memperlihatkan potensi Kota Padang dalam menggelar kegiatan berskala besar yang menggabungkan olahraga, pariwisata, budaya dan ekonomi kreatif.
Pemerintah Kota Padang berharap berbagai event dalam rangkaian HJK ke-357 dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat serta semakin memperkuat posisi Padang sebagai salah satu destinasi wisata dan kuliner unggulan di Indonesia.
Editor : Ayu


Posting Komentar