REALITANUSANTARA.COM
PADANG – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyatakan dukungan penuh terhadap pengukuhan pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Padang periode 2026–2031. Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam pemberdayaan masyarakat serta pembangunan Kota Padang.
Komitmen tersebut dibahas dalam rapat persiapan pengukuhan pengurus LKAAM Kota Padang yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa, bersama Ketua LKAAM Kota Padang terpilih, Irwan Basir Dt. Rajo Alam, di Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (19/10/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk mematangkan persiapan pengukuhan sekaligus memperkuat koordinasi antara Pemko Padang dan jajaran pengurus LKAAM dalam menjalankan peran strategis lembaga adat di tengah masyarakat.
Dukungan Pemko Padang tersebut juga sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Sinergi Nagari yang menekankan pentingnya kolaborasi berbagai unsur masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai adat serta budaya Minangkabau.
Perkuat Peran Ninik Mamak dalam Pembangunan
Keberadaan LKAAM memiliki posisi strategis dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Minangkabau. Sebagai lembaga yang menaungi peran para pemangku adat, LKAAM diharapkan mampu memperkuat fungsi ninik mamak dalam membimbing anak kemenakan, menjaga keharmonisan sosial, serta menanamkan nilai-nilai adat dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui pengukuhan kepengurusan periode 2026–2031, LKAAM Kota Padang diharapkan semakin optimal dalam menjalankan fungsi pembinaan adat, memperkuat persatuan masyarakat, serta berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial melalui pendekatan musyawarah dan kearifan lokal.
Peran ninik mamak juga dinilai penting dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan kedekatan sosial serta pemahaman terhadap nilai-nilai adat, para pemangku adat dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan program pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai program pembangunan, sehingga kebijakan yang dijalankan pemerintah dapat berjalan selaras dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat setempat.
Sinergi Nagari sebagai Landasan Pembangunan
Progul Sinergi Nagari menjadi salah satu upaya Pemko Padang untuk memperkuat kolaborasi dengan unsur adat, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam konteks tersebut, LKAAM diharapkan dapat mengambil bagian aktif dalam mendukung pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga memperhatikan pelestarian budaya, penguatan karakter masyarakat, serta keberlanjutan nilai-nilai adat Minangkabau.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga adat juga menjadi penting dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat perkotaan. Perubahan sosial dan perkembangan zaman perlu diimbangi dengan penguatan nilai-nilai budaya agar identitas masyarakat Minangkabau tetap terjaga.
Melalui kerja sama yang berkesinambungan, pemerintah dan lembaga adat diharapkan dapat membangun lingkungan masyarakat yang harmonis, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung kemajuan daerah.
Harapan untuk Kepengurusan Periode 2026–2031
Kepengurusan LKAAM Kota Padang periode 2026–2031 diharapkan mampu menghadirkan program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memperkuat eksistensi lembaga adat di tengah perkembangan Kota Padang.
Selain menjaga dan melestarikan adat istiadat, LKAAM diharapkan dapat memperluas peran dalam pembinaan generasi muda, penguatan hubungan antarkelompok masyarakat, serta penanaman nilai-nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Keterlibatan generasi muda menjadi salah satu aspek penting agar pengetahuan adat dan tradisi Minangkabau dapat diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi berikutnya.
Dengan dukungan Pemko Padang dan koordinasi yang baik bersama seluruh pemangku kepentingan, LKAAM diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berakar pada nilai-nilai adat dan budaya lokal.
Pengukuhan pengurus LKAAM Kota Padang periode 2026–2031 pun diharapkan tidak sekadar menjadi agenda kelembagaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga marwah adat Minangkabau, memberdayakan masyarakat, dan mendukung terwujudnya Kota Padang yang maju, sejahtera, serta berlandaskan agama dan budaya.
Melalui semangat Sinergi Nagari, Pemko Padang berharap kolaborasi dengan LKAAM semakin solid, sehingga nilai-nilai adat tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat sekaligus menjadi fondasi dalam mendukung pembangunan Kota Padang ke depan.(Ayu)


Posting Komentar